Freddy Budiman Diduga Gabung ISIS, Farhat: Dia Sudah Masuk Islam

Madinah, Erick Tanjung

Rabu, 20 Januari 2016 | 10:33 WIB
Freddy Budiman Diduga Gabung ISIS, Farhat: Dia Sudah Masuk Islam
Farhat Abbas. [Suara.com/Yazir Farouk]

Suara.com - Farhat Abbas berkomentar soal Freddy Budiman, terpidana mati kasus narkoba yang diduga bergabung dengan organisasi radikal ISIS. Gembong narkoba ini dikabarkan dipengaruhi oleh Aman Abdurrahman, orang yang dibai'at Abu Bakar Al-Baghdadi, pemimpin kelompok Negara Islam dan Suriah (ISIS).

Farhat yang pernah menjadi pengacara Vanny, kekasih Freddy tersebut mengaku memang melihat perubahan drastis dalam diri gembong narkoba itu sejak Februari tahun lalu. Waktu itu, dia bertemu Freddy di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

"Saya bertemu dengan Freddy Budiman sebelum eksekusi terpidana mati tahap dua pada Februari 2015 di Lapas Nusakambangan. ‎Waktu itu dia sudah masuk Islam (mualaf)," kata Farhat kepada suara.com, Rabu (20/1/2016).

Dikisahkan Farhat, kala itu dia datang ke Lapas Nusakambangan untuk bertemu kliennya yang juga terpidana mati narkoba. Di sela kunjungannya, dia bertemu Freddy dan sempat ngobrol. Pada saat itu, Farhat melihat perbedaan mencolok dari Freddy khususnya dalam hal pakaiannya.

"Waktu saya bertemu itu dia sudah pakai baju muslim dan celananya gantung. Tetapi dia gak bilang dukung ISIS, dia cuma bilang sedang mendekatkan diri dengan Tuhan dan mendalami agama," ungkap Farhat.

Sayang, dalam pertemuan tersebut Freddy tak banyak bercerita soal agama yang tengah didalaminya. "Saya tidak banyak ngobrol dengan dia, cuma sekedar itu saja," katanya.

Sumber suara.com mengatakan, Freddy dipengaruhi Aman Abdurrahman. Aman ini disebut orang yang dibaiat Abu Bakar Al-Baghdadi, pemimpin kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Freddy Budiman yang gembong narkoba, sudah gabung ke ISIS," kata sumber itu, Selasa (19/1/2016) malam.

Sumber juga mengatakan jika dana pergerakan ISIS di Indonesia salah satunya didapatkan dari kartel narkoba jaringan Freddy.

Sebelumnya, Aman ditangkap di Tangerang pada 2010 karena terlibat pelatihan militer di Aceh. Dia divonis 9 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat 20 Desember 2010 lalu karena terbukti membantu pelatihan militer yang digelar di Pegunungan Jalin Jantho, Aceh Besar. Saat ini, Ustad Oman mendekam di penjara Nusakambangan. Sebelum itu, Aman ditangkap pada 2003 untuk kepemilikan bom Cimanggis dan bebas tahun 2008.

Sementara Freddy merupakan bandar narkoba jaringan internasional. Dia divonis mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada 15 Juli 2013 karena terbukti mengatur peredaran ekstasi sebanyak 1.412.476 butir dari balik penjara.

Ekstasi itu dimasukkan ke dalam sejumlah akuarium di dalam truk kontainer dan diedarkan ke Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, serta Makassar.

Baiat terpidana teroris di dalam penjara bukan hal baru. Tahun 2014 lalu, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menyebutkan ustaz Abu Bakar Baasyir membaiat sejumlah narapidana teroris. Dia membaiat agar mereka ikut dalam gerakan ISIS. Ada 43 orang yang dibaiat saat itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dhani Minta Maaf ke ISIS, Ini Komentar Farhat

Dhani Minta Maaf ke ISIS, Ini Komentar Farhat

Entertainment | Rabu, 20 Januari 2016 | 08:32 WIB

Keluarga Bantah Farhat Terlibat Kisruh Regina Vs Saudara Ipar

Keluarga Bantah Farhat Terlibat Kisruh Regina Vs Saudara Ipar

Entertainment | Selasa, 19 Januari 2016 | 10:03 WIB

Bulan Madu ke Bali, Regina Diejek Farhat

Bulan Madu ke Bali, Regina Diejek Farhat

Entertainment | Rabu, 13 Januari 2016 | 10:20 WIB

Farhat: Saya Berdoa Agar Kesialan Saya Pindah ke Suami Regina

Farhat: Saya Berdoa Agar Kesialan Saya Pindah ke Suami Regina

Entertainment | Rabu, 13 Januari 2016 | 09:51 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×