Suara.com - Para personel grup band The Rolling Stones kembali dibikin gerah oleh calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump. Pasalnya, hingga sekarang Trump masih menggunakan lagu-lagu mereka di tiap acara kampanye yang digelar.
Dalam pernyataan resminya seperti dilansir Mirror, Kamis (5/5/2016), band ini kembali menegaskan agar Trump berhenti menggunakan lagunya.
"The Rolling Stones tidak pernah memberikan izin menggunakan lagu-lagu mereka untuk kampanye Trump. Dan meminta agar mereka segera menghentikan semua penggunaan lagu-lagu tersebut," begitu bunyi pernyataannya.
Lagu klasik Rolling Stones yang berjudul You Can't Always Get What You Want sudah begitu populer di acara kampanye Trump. Tim kampanye Trump juga memutar lagu Start Me Up di acara yang berlangsung pada Selasa lalu.
Rolling Stones bukan lah satu-satunya musisi yang melayangkan protes kepada Trump soal penggunaan lagu. Sebelumnya juga ada Adele dan band Aerosmith yang keberatan dengan alasan serupa.