- Ahmad Dhani menentang tindakan Maia Estianty yang membawa Dul Jaelani ke psikiater pascakecelakaan maut tahun 2013 lalu.
- Dhani menganggap Dul tidak membutuhkan bantuan psikiater karena ia merupakan keturunan singa yang memiliki mental kuat.
- Pernyataan lawas Dhani viral kembali dan memicu kritik keras warganet yang menyayangkan sikapnya terhadap kesehatan mental anak.
Suara.com - Netizen tampaknya belum puas menguliti masa lalu Ahmad Dhani, sejak sang musisi rajin membuat unggahan yang menyerang Maia Estianty.
Kali ini, pernyataan lawas Dhani yang tak suka anak bungsunya, Dul Jaelani menjalani perawatan bersama psikiater, usai sebabkan kecelakaan maut yang menewaskan tujuh orang pada 8 September 2013.
Dalam video wawancara dengan Daniel Mananta, Dhani terang-terangan mengaku menentang keputusan Maia yang membawa Dul ke psikiater untuk menyembuhkan trauma.
Menurutnya, hal itu tidak perlu dilakukan karena Dul adalah anaknya, keturunan seorang "singa".
"Saya selalu bilang sama Dul. Ayah itu harimau, ayah itu singa, kamu itu anak singa," kata Ahmad Dhani yang videonya kembali viral, dan salah satunya diunggah ulang akun X @pedas__manis.
"Namamu itu Abdul Qodir Jaelani. Harusnya psikiater ketemu kamu itu malu," ucapnya.
Menurutnya, kejadian tersebut sepenuhnya salah Maia Estianty, karena saat itu Dul tinggal bersama sang ibu.
"Tapi karena dia tinggal sama ibunya, dia ikut psikiater. Kalau aku, aku enggak pernah setuju anakku Dul ke psikiater," imbuh Dhani.
Potongan video ini pun langsung memicu amarah warganet. Banyak yang menilai pandangan Dhani sangat kolot dan menyalahkan Maia Estianty.
Padahal saat itu Dul jelas mengalami trauma berat setelah kecelakaan maut di Tol Jagorawi pada 2013 yang menewaskan tujuh orang.

Sikap Maia yang justru sigap membawa Dul ke profesional dinilai sebagai langkah yang sangat tepat.
"Anaknya kan habis nabrak orang, itu juga merupakan kelalaian dia sebagai ayah, anaknya bisa bawa mobil sendiri sampai kecelakaan, otomatis kan anak ada trauma sebabkan kecelakaan. Enggak mikir kondisi mental dan psikis anaknya, hadeh. Punya bapak macam gini untuk anaknya punya mental baja semua," komentar akun @tan***.
"Trauma habis kecelakaan yang ngelibatin banyak orang tuh bukan hal yang bisa dianggap sepele, bawa anak ke psikiater justru itu bentuk tanggung jawab dari orangtua yang bai," kata warganet lain.
"ADP memframing dirinya itu laki banget ya. Lu ingat enggak video lu nangis di penjara gara-gara anak lu ultah? Artinya laki-laki diciptakan itu sepaket dengan rasa sedih, sakit, dan takut juga. Pada akhirnya juga wajar jika laki-laki merasa takut, sedih dan bisa juga menagis," imbuh yang lain.
Sebagai informasi, viralnya kembali klip lawas ini merupakan buntut dari unggahan kontroversial Ahmad Dhani beberapa waktu lalu.