16 Tahun Vakum, Lingua Luncurkan Lagu Terbaru

Ririn Indriani

Rabu, 27 Juli 2016 | 07:24 WIB
16 Tahun Vakum, Lingua Luncurkan Lagu Terbaru
Personel Lingua dan Coboy yang bergabung menggarap proyek Colabo. (Suara.com/Yazir Farouk)

Suara.com - Trio vokal Lingua kembali meramaikan belantika musik Indonesia setelah vakum selama 16 tahun dengan meluncurkan lagu terbarunya yang berjudul "Kau Tak Di Sini".

"Lagu tersebut bakal mengisi album teranyar Lingua "Mampu Bertahan" yang rencananya akan diluncurkan pada September," ujar salah seorang personil Lingua, Frans Mohede, di Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Lingua yang beranggotakan Tuwuhadijatesih Amaranggana (Amara), Francois Mohede (Frans) dan Arie Widiawan Riadi (Arie) sempat menjadi pelopor dalam trio vokal di Tanah Air. Trio vokal ini terbentuk pada 1996 dan berhasil menggebrak industri musik dengan lagu andalannya "Bila Ku Ingat" dan "Jangan Kau Henti".

Frans mengatakan, albumnya kali ini melibatkan sejumlah nama besar dalam industri musik seperti pemain harpa, Maya Hasan, Dodi Is (Kahitna) yang menjadi pengarah vokal bagi trio dan Iwan Noorsaid ikut terlibat sebagai penata musik keseluruhan karya terbaru Lingua.

Lagu "Kau Tak Di Sini" mulai digarap pada Maret 2006. Iwan Noorsaid mencoba memberikan aksen aransemen elegan melalui alunan suara harpa, hasil petikan dawai-dawai oleh Maya Hasan.

Frans mengakui pengerjaan aransemen lagu tersebut cukup rumit. Pada pembukaan lagu, Maya Hasan memainkan alat musik mereka dalam tempo bebas (rubato) dan kemudian suara vokal Frans dan Arie membuka sejumlah penggalan lirik dari awal lagu.

Pada sisi aransemen vokal, Dody Is menggunakan ciri khas vokal Lingua sebagai daya tarik terdepan dengan harmoni, kanon dan aransemen yang menarik di telinga pendengar musik Indonesia.

"Bernyanyi adalah juga berbahasa. Kami menuturkan bahasa diiringi musik, maka bahasa kita menjadi universal cakupannya," kata Frans.

Lamanya Lingua vakum dari industri musik karena kesibukan para personelnya. Untuk kembali ke belantika musik Indonesia, Frans sendiri terpaksa harus membuat produk dengan label sendiri yakni Lingua Musik Indonesia.

"Lagu ini diharapkan menjadi obat rindu bagi penggemar kami yang ada di Tanah Air," kata Amara.

Ia mengaku senang bisa hadir lagi di industri musik Indonesia di saat banyak sekali perubahan sistem produksi musik di era digital yang sedang marak, tanpa mengubah karakter Lingua.

Lingua tidak pernah lepas dari tiga hal yang menjadi perhatian khusus yakni pilihan lagu, aransemen vokal dan video klip.

Sementara itu, Maya Hasan mengatakan, baru pertama kali bekerjasama dengan Lingua.

"Saya baru pertama kali bekerja sama dengan Lingua dan saya langsung suka sama lagunya," kata Maya.

Pada 1998 Lingua kembali menelurkan karyanya, album "Bintang" dengan lagu hits "Tak 'kan Habis Cintaku". Kemudian dilanjutkan dengan album "Aku" yang merupakan "repackage" pada 1999 dengan lagu hits "Aku".

Hingga kini, Lingua bertahan dengan format awal, yakni Amara, Frans dan Arie. (Antara)






Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berkolaborasi, Lingua dan Coboy Siap Gelar Konser

Berkolaborasi, Lingua dan Coboy Siap Gelar Konser

Entertainment | Kamis, 24 Desember 2015 | 07:02 WIB

Personel Lingua dan Coboy Menyatu dalam Colabo

Personel Lingua dan Coboy Menyatu dalam Colabo

Press Release | Minggu, 20 Desember 2015 | 22:20 WIB

Terkini

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

×