Dianggap Menghina Jokowi, Ahmad Dhani Dilaporkan ke Polisi

Adhitya Himawan | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 07 November 2016 | 08:05 WIB
Dianggap Menghina Jokowi, Ahmad Dhani Dilaporkan ke Polisi
Ahmad Dhani dalam jumpa pers di kediamannya Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2016). [suara.com/Nanda]

Relawan pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014 yang tergabung dalam Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) dan Pro Jokowi (Projo) melaporkan musisi Ahmad Dhani ke Polda Metro Jaya pada Senin (7/11/2016) dini hari.

Ketua Umum LRJ Riano Oscha menganggap Dhani telah melakukan penghinaan terhadap Presiden Jokowi saat menyampaikan orasinya terkait aksi demonstrasi besar-besaran pada Jumat (4/11/2016) lalu.

"Kami relawan Jokowi-JK merasa ucapan Ahmad Dhani ini sudah keterlaluan. Ahmad Dhani telah melecehkan dan menghina presiden pada saat dia berorasi di demo 4 November dengan kata-kata tidak senonoh," kata Riano ketika dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya, Dhani yang merupakan publik figur tak pantas melontarkan umpatan kepada Jokowi saat menyampaikan aspirasinya di depan umum. Seharusnya, lanjutnya, Dhani bisa menjadi tauladan yang baik sebagai kaum intelektual sehingga tidak menyampaikan hal-hal yang menghina Jokowi sebagai Kepala Negara.

"Masyarakat bisa menilai sendiri betapa tidak pantas seorang yang mengaku intelektual mengeluarkan kalimat-kalimat seperti itu," kata dia.

Dia juga mengaku telah menyertakan barang bukti berupa rekaman Dhani terkait laporan yang dibuatnya. Tak hanya itu, dia juga mengaku telah membawa beberapa saksi yang melihat orasi yang disampaikan Dhani saat demo di depan Istana Merdeka.

Laporan yang dibuat telah diterima kepolisian dengan nomor LP /5423/XI/2016/PMJ/Dit Reskrimum tertanggal 7 November 2016. Atas laporan tersebut, Dhani dikenakan Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan Terhadap Penguasa.

Seperti diberitakan, Dhani yang maju menjadi calon Wakil Bupati Bekasi diberi kesempatan untuk menyampaikan orasi di tengah ormas Islam yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jumat (4/11/2016) lalu.

"Apa yang terjadi sore ini adalah dua hal, yaitu menyenangkan dan menyedihkan. Menyenang karena eleman bangsa di sini bersatu padu, saat ini kita yang ada di sini adalah bersaudara dalam beragama dan bernegara," kata Dhani.

Sementara hal yang menyedihkan, kata Dhani, karena Presiden Joko Widodo tidak mau menemui perwakilan ormas.

"Ada juga kesedihan luar biasa. Ternyata presiden benar-benar tidak menghargai habaib dan ulama. Saya sangat sedih dan menangis," katanya.

Karena merasa kecewa kepada Presiden Jokowi, Dhani kemudian mengeluarkan kata-kata kasar berupa nama hewan.

"Ingin saya katakan a**ing, tapi tidak boleh. Ingin saya katakan b**i, tapi tidak boleh. Ulama-ulama penerus Nabi Muhammad duduk di sini tidak diterima oleh Presiden. Ingin saya katakan Presidennnya a**ing dan b**i," kata Dhani.

Dhani mengaku terhina dengan sikap Presiden Jokowi.

"Apa salah umat Islam kepada Presiden sehingga menghina kita sedemikian rupa. Kenapa umat Islam begitu banyak, menjadikan istana lautan manusia, tapi presiden tidak menemui kita," kata Dhani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AJI Jakarta Desak Polisi Usut Kekerasan pada Jurnalis Kompas TV

AJI Jakarta Desak Polisi Usut Kekerasan pada Jurnalis Kompas TV

News | Senin, 07 November 2016 | 07:22 WIB

SBY Dituding Danai Demo 4 November, Ini Jawaban Ani

SBY Dituding Danai Demo 4 November, Ini Jawaban Ani

News | Senin, 07 November 2016 | 06:17 WIB

DPR Minta Pemerintah Ungkap Aktor Politik Demonstrasi

DPR Minta Pemerintah Ungkap Aktor Politik Demonstrasi

News | Minggu, 06 November 2016 | 22:13 WIB

Video: Orang-orang Berhati Mulia di Demo 4 November

Video: Orang-orang Berhati Mulia di Demo 4 November

Video | Minggu, 06 November 2016 | 21:36 WIB

Ketum PP Muhammadiyah Ajak Umat Tebar Perdamaian Pascademo

Ketum PP Muhammadiyah Ajak Umat Tebar Perdamaian Pascademo

News | Minggu, 06 November 2016 | 20:00 WIB

Bocoran Gelar Perkara Polri Terkait Kasus Ahok

Bocoran Gelar Perkara Polri Terkait Kasus Ahok

News | Minggu, 06 November 2016 | 17:46 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII: Ahok Pegang Banyak Kartu Mati Jokowi

Wakil Ketua Komisi VIII: Ahok Pegang Banyak Kartu Mati Jokowi

DPR | Minggu, 06 November 2016 | 16:42 WIB

Jurnalis Jadi Sasaran di Demo Ahok, Ini Kata AJI

Jurnalis Jadi Sasaran di Demo Ahok, Ini Kata AJI

News | Minggu, 06 November 2016 | 16:15 WIB

Video: Terungkap! Motivasi Pendemo Ahok di Aksi 4 November

Video: Terungkap! Motivasi Pendemo Ahok di Aksi 4 November

Video | Minggu, 06 November 2016 | 15:38 WIB

Hendardi: Indonesia Akan Hancur Jika Isu SARA Selalu Dimainkan

Hendardi: Indonesia Akan Hancur Jika Isu SARA Selalu Dimainkan

wawancara | Senin, 07 November 2016 | 07:00 WIB

Terkini

DMS Spesial Semarang Ungkap Sosok Nyonya, Perempuan Kaya Raya Penuh Dendam di Villa Singotoro

DMS Spesial Semarang Ungkap Sosok Nyonya, Perempuan Kaya Raya Penuh Dendam di Villa Singotoro

Entertainment | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:44 WIB

Laris Manis, 84 Tas Mewah dan Puluhan Perhiasan Sandra Dewi Laku Dilelang Kejaksaan

Laris Manis, 84 Tas Mewah dan Puluhan Perhiasan Sandra Dewi Laku Dilelang Kejaksaan

Entertainment | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:24 WIB

Iblis Dalam Kandungan 2 Malam Ini: Sajikan Horor Psikologis yang Lebih Kelam dan Penuh Tipu Daya

Iblis Dalam Kandungan 2 Malam Ini: Sajikan Horor Psikologis yang Lebih Kelam dan Penuh Tipu Daya

Entertainment | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:19 WIB

Ahmad Dhani Ngaku Buaya Darat, Ingat Lagi Ucapan Mulan Jameela Pernah Puluhan Kali Diselingkuhi

Ahmad Dhani Ngaku Buaya Darat, Ingat Lagi Ucapan Mulan Jameela Pernah Puluhan Kali Diselingkuhi

Entertainment | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:47 WIB

Prosesi Pemakaman Viral, Pelayat Disuguhkan Aksi Penari Berpakaian Minim

Prosesi Pemakaman Viral, Pelayat Disuguhkan Aksi Penari Berpakaian Minim

Entertainment | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Aksi Heroik Zaskia Adya Mecca: Selamatkan Gadis Misterius yang Menangis di Pinggir Tol

Aksi Heroik Zaskia Adya Mecca: Selamatkan Gadis Misterius yang Menangis di Pinggir Tol

Entertainment | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:08 WIB

Ahmad Dhani Batal Ceraikan Mulan Jameela

Ahmad Dhani Batal Ceraikan Mulan Jameela

Entertainment | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:43 WIB

Koleksi Perhiasan Sandra Dewi Siap Dilelang Kejaksaan, Mobil Harvey Moeis Masih Tahap Penilaian

Koleksi Perhiasan Sandra Dewi Siap Dilelang Kejaksaan, Mobil Harvey Moeis Masih Tahap Penilaian

Entertainment | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:15 WIB

Tak Bisa Dihubungi Selama 3 Minggu, Rahmat Khawatir Nasib Istrinya yang Masih Jadi ART Erin Taulany

Tak Bisa Dihubungi Selama 3 Minggu, Rahmat Khawatir Nasib Istrinya yang Masih Jadi ART Erin Taulany

Entertainment | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:25 WIB

Jessica Iskandar Syok El Barack Bikin Pricelist Endorse Sendiri, Tarif Syuting Mulai Rp200 Ribu

Jessica Iskandar Syok El Barack Bikin Pricelist Endorse Sendiri, Tarif Syuting Mulai Rp200 Ribu

Entertainment | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:53 WIB