Array

Kasus Pelecehan Seksual yang Menjerat Elton John Dihentikan

Yazir Farouk Suara.Com
Sabtu, 19 November 2016 | 07:45 WIB
Kasus Pelecehan Seksual yang Menjerat Elton John Dihentikan
shutterstock_168030176

Suara.com - Kasus pelecehan seksual yang menjerat penyanyi Elton John telah dihentikan. Sebelumnya, John digugat oleh mantan pengawalnya, Jeffrey Wenninger atas tuduhan pelecehan seksual pada Maret lalu.

"Kasus itu sudah dicabut tanpa pembayaran yang dilakukan," kata juru bicara John dilansir dari laman Mirror.

Menurut si juru bicara, kasus ini dihentikan lantaran tak ada bukti yang kuat. Kata dia, gugatan itu cuma sebagai bentuk ketidakpuasan atas gaji yang diterima penggugat saat masih bekerja sebagai pengawal John.

Di dalam gugatan, Wenninger mengaku John memasukan tangan ke dalam celananya saat mereka berada di dalam mobil pada 2014. Bahkan, dia menyatakan John menggoda dan mengajaknya melakukan tindakan seksual.

Ajakan mesum John menurut Wenninger terjadi dua kali. Jengah dengan hal itu, Wenninger memutuskan untuk berhenti bekerja pada September 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI