Interview: Teuku Rifnu Wikana Ternyata Jago Menulis Naskah Teater

Yazir Farouk, Wahyu Tri Laksono

Sabtu, 29 April 2017 | 09:02 WIB
Interview: Teuku Rifnu Wikana Ternyata Jago Menulis Naskah Teater
Teuku Rifnu Wikana. [Suara.com/Ismail]

Suara.com - Teuku Rifnu Wikana ternyata punya kesibukan lain, selain menjadi aktor seni peran. Rifnu ternyata menjadi produser film Night Bus bersama Darius Sinarthrya yang tayang awal bulan April 2017.

Selain menjadi produser, Rifnu juga menulis skenario dan cerita untuk film yang dibintangi Edward Akbar, Alex Abbad, dan Yayu Unru itu. Ternyata perkenalan Rifnu dalam dunia tulis menulis sudah berlangsung lama saat dirinya bermain bersama teman-temannya di Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Rifnu punya banyak kenalan sastrawan hebat yang kerap nongkrong di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM). Karyanya juga sering dipentaskan di panggung TIM.

Untuk lebih lengkapnya, berikut wawancara Suara.com bersama Rifnu soal dunia tulis menulis yang digelutinya:

Film Night Bus terinspirasi dari cerpen Anda?

Iya betul, sebenarnya kalau nulis itu udah dari 2008 saya nulis naskah drama, dan itu jadi naskah terbaik di Festival Teater Jakarta. Jadi nulis itu sudah cukup lama. Jadi proses menulis naskah untuk monolog sendiri, yang tadinya mau dipentasin. Nah yang dijadiin skenario film Night Bus ini judulnya Selamat. Ini tuh tadinya karya monolog saya yang mau dipentasin, eh malah saya tulis jadi cerpen.

Bisa diceritakan proses dari dikenalnya cerpen Anda hingga dijadikan film?

Pas udah jadi cerpen akhirnya ada satu senior saya, seorang sastrawan, namanya Martin Aleida, bilang ini boleh ngggak saya bawa ke Lentera Timur.com. Terus saya bilang yaudah bawa aja, itu langsung dipublish di situs itu. Nah di situs itu banyak sekali yang komentar, salah satunya Ratna Sarumpaet pembacanya. Yang bilang ini harus difilmkan, saya memang sebelumnya sudah terpikir hal itu. Saya berterima kasih juga sama bang Martin, karena jadi banyak yang tahu dan membaca karya saya.

Pengalaman tulis menulis Anda sebelum main film bagaimana?

baca juga

Bersamaan sih sebenarnya, ketika saya menjalani seni peran, saya kan bukan anak sekolahan jadi kebetulan saya tinggal dan kos main bareng anak-anak IKJ. Yang memang semua bukunya, tugasnya saya ambil dan saya perbanyak. Saya pikir daripada bayar uang kuliah mending saya foto kopi belajar sendiri. Saya bikin naskah teater yang terinspirasi dari buku-buku yang saya baca.

Sebelum-sebelumnya saya juga sudah nulis puisi, cerpen-cerpen juga tapi nggak banyak. Karena memang saya nggak bisa nulis bentuknya pesanan. Semua karya saya itu berdasarkan endapan yang kemudian membatu.

Jenis tulisannya seperti apa?

Saya lebih sisi humanis yang saya angkat. Soalnya dari dulu arah saya membaca buku sukanya karya Iwan simatupang. Kan karyanya beliau nggak jauh-jauh dari soal manusia. Mempertanyakan keberadaan manusia, aku ini siapa sih.

Kayak karya saya yang Selamat ini terus dijadikan film Night Bus ini kan dimetaforakan seperti suatu negara. Tapi konflik menyudutkan mereka, yang akhirnya membuat manusia saling bersatu dan membantu, dan jadi manusiawi banget.

Situs Lentera Timur itu lebih kekir-kirian ya kalau tidak salah?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yang Suka Teater Musikal, Yuk Gabung di Komunitas Ini!

Yang Suka Teater Musikal, Yuk Gabung di Komunitas Ini!

Lifestyle | Sabtu, 08 April 2017 | 11:53 WIB

Teater Ternyata Bisa Jadi Terapi Penyembuh Jiwa

Teater Ternyata Bisa Jadi Terapi Penyembuh Jiwa

Health | Senin, 06 Maret 2017 | 17:52 WIB

Menari Dalam Gelap, Seniman Ini Sukses Bikin Penonton Terkesima

Menari Dalam Gelap, Seniman Ini Sukses Bikin Penonton Terkesima

Lifestyle | Senin, 06 Maret 2017 | 07:58 WIB

Anies Baswedan Dukung Film Mars

Anies Baswedan Dukung Film Mars

Entertainment | Minggu, 08 Mei 2016 | 07:58 WIB

Rifnu Wikana Ingin Jual "Night Bus" ke Festival Internasional

Rifnu Wikana Ingin Jual "Night Bus" ke Festival Internasional

Entertainment | Selasa, 08 September 2015 | 21:12 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×