Dari Rangga ke Dilan, Arus Balik 'Laki-Laki Baru' Film Indonesia

Reza Gunadha

Sabtu, 03 Maret 2018 | 15:51 WIB
Dari Rangga ke Dilan, Arus Balik 'Laki-Laki Baru' Film Indonesia
Dilan, tokoh sentral film "Dilan 1990" (kiri) dan Rangga, tokoh film "Ada Apa dengan Cinta" (kanan). {Miles Film/Falcon Pictures dan Max Pictures]

Suara.com - Kaum perempuan masih rentan menjadi korban budaya patriarki di tengah belantara kehidupan kosmopolitan banyak kota-kota besar Indonesia.

Setidaknya, hal itu ditunjukkan oleh masih maraknya kasus kekerasan dalam rumah tangga, diskriminasi dunia kerja, maupun bahasa seperti penciptaan diksi "pelakor" (pengambil laki orang). 

Bahkan, Nelly Martin, linguis Auckland University of Technology, Selandia Baru, menyebut istilah "pelakor" sebagai aksi ujaran kebencian terhadap perempuan.

Lantas, bagaimana posisi subordinasi kaum perempuan terus langgeng dalam masyarakat Indonesia?

Evi Eliyanah, dosen Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Negeri Malang, mengajukan penggambaran tokoh utama laki-laki dalam "film" sebagai salah satu sarana melanggengkan budaya patriarkis tersebut.

Dalam artikelnya yang dipublikasikan The Conversation, Evi menilai terdapat perubahan penggambarkan laki-laki pada film-film produksi nasional sejak era Orde Baru hingga kekinian.

Perubahan itu juga menggambarkan adanya tarik-menarik kekuataan wacana mengenai bagaimana penggambaran ideal perempuan Indonesia.

"Sebelum tahun 2000-an tokoh utama pria di sinema Indonesia ditampilkan sebagai kepala rumah tangga, pemberi nafkah, pengayom, dan pelindung," tulisnya.

Tapi, sejak tahun 2000-an, tokoh utama laki-laki dalam perfilman nasional mulai digambarkan bersifat lembut, sensitif, ekspresif secara emosional, egalitarian, terlibat dalam pengasuhan, mau berkompromi soal karier demi mendukung pasangannya dan terlibat dalam pekerjaan rumah tangga.

baca juga

Ia menilai, pergeseran sifat tokoh utama laki-laki dalam film itu menunjukkan perubahan penggambaran maskulinitas ideal, yakni adanya "laki-laki baru" di Indonesia.

Setidaknya, tonggak perubahan tersebut dimulai sejak film "Ada Apa dengan Cinta" (2002).

Selain sebagai pertanda kebangkitan film nasional, "A2DC" menyajikan "laki-laki tipe baru" yang dikiaskan dalam sosok Rangga.

Rangga, tulis Evi, tidak seperti Boy—peran utama film “Catatan Si Boy”—idola remaja Indonesia pada 1980-1990an.

"Boy kaya, supel, suka olahraga, fisiknya kekar, dan populer. Rangga pendiam, intelektual, tidak agresif, lembut, puitis, dan bisa memasak," terangnya.

Meskipun tetap mempertahankan persona otoriter dan kurang sensitif—yang dilawan tokoh utama perempuan Cinta—Rangga adalah "proto-laki-laki baru".

Setelah A2DC, film-film nasional banyak menampilkan tipologi maskulinitas baru, yang mengikuti persona Rangga.

Misalnya, kata Evi, tokoh Sakti dalam film "Arisan" (2003), yang digambarkan sebagai homoseksual sensitif, suportif terhadap perempuan, sehingga menjadi teladan bagi laki-laki heteroseksual.

Puncaknya, dalam film “Perempuan Berkalung Sorban” (2008), terdapat tokoh Khudori  sebagai sosok yang terdidik, alim, non-agresif, lemah lembut, mau mengerjakan aktivitas rumah tangga serta pengasuhan, plus mendukung sang istri menuntut ilmu dan menjadi perempuan mandiri secara ekonomi.

Dilan dan Bapakisme

Lantas, bagaimana film terbaru berjudul "Dilan 1990" (2018) yang juga mengandalkan sosok laki-laki sebagai tokoh utamanya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ajak Puteri dan Menantunya, Jokowi Nonton Film Dilan 1990

Ajak Puteri dan Menantunya, Jokowi Nonton Film Dilan 1990

Entertainment | Senin, 26 Februari 2018 | 00:15 WIB

Jokowi Nonton 'Dilan 1990', Jadi Ingat Zaman Remaja

Jokowi Nonton 'Dilan 1990', Jadi Ingat Zaman Remaja

News | Minggu, 25 Februari 2018 | 19:45 WIB

Untuk Sekuel Dilan, Putra Farhat Abbas Ikut Sekolah Akting

Untuk Sekuel Dilan, Putra Farhat Abbas Ikut Sekolah Akting

Entertainment | Rabu, 07 Februari 2018 | 11:55 WIB

Kocak, Polisi Tilang Dilan Lewat Meme

Kocak, Polisi Tilang Dilan Lewat Meme

Tekno | Rabu, 07 Februari 2018 | 06:30 WIB

Dilan 1990 Capai 4 Juta Penonton, Para Pemain Lakukan Ini

Dilan 1990 Capai 4 Juta Penonton, Para Pemain Lakukan Ini

Entertainment | Rabu, 07 Februari 2018 | 00:15 WIB

Terkini

[LIVE] Komjen Suyudi Jalani Uji Kelayakan Calon Kapolri di Komisi III DPR RI

[LIVE] Komjen Suyudi Jalani Uji Kelayakan Calon Kapolri di Komisi III DPR RI

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Gaji di Bawah Rp10 Juta Bakal Dapat Keringanan Pajak dari Prabowo

Gaji di Bawah Rp10 Juta Bakal Dapat Keringanan Pajak dari Prabowo

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Enlit Asia dan Electricity Connect 2026 di ICE BSD City Jadi Hub Kolaborasi Energi ASEAN

Enlit Asia dan Electricity Connect 2026 di ICE BSD City Jadi Hub Kolaborasi Energi ASEAN

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha

Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Listyo Sigit Dicopot, Kapan Masa Jabatan Kapolri Seharusnya Berakhir?

Listyo Sigit Dicopot, Kapan Masa Jabatan Kapolri Seharusnya Berakhir?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Disetujui DPR, Komjen Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Siang Ini

Disetujui DPR, Komjen Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Siang Ini

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Bukan Cuma Main Game: Mengapa Anak SD Sekarang Lebih Betah di Roblox?

Bukan Cuma Main Game: Mengapa Anak SD Sekarang Lebih Betah di Roblox?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:28 WIB

John Herdman Buka Suara soal Mental Thom Haye Usai Kartu Merah Lawan Malaysia

John Herdman Buka Suara soal Mental Thom Haye Usai Kartu Merah Lawan Malaysia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:27 WIB

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Gaji Masuk Langsung Habis: Bisakah Sukses Self-Reward Tanpa Nabung Air Mata?

Gaji Masuk Langsung Habis: Bisakah Sukses Self-Reward Tanpa Nabung Air Mata?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:25 WIB

×