Film Dokumenter Of Many, Ajarkan Kerukunan Umat Beragama di AS

Dythia Novianty, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 31 Mei 2018 | 07:30 WIB
Film Dokumenter Of Many, Ajarkan Kerukunan Umat Beragama di AS
Direktur Riset MAARIF Institute Moh. Shofan saat nonton bareng film dokumenter 'Of Many' di Jakarta, Rabu (30/5/2018). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Hadassah of Indonesia dan Maarif Institute menggelar nonton film dokumenter "Of Many" bersama di Maarif Institute, Jalan Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan pada Rabu (30/5/2018). Film itu memperlihatkan persahabatan seorang Muslim dengan seorang Yahudi yang mampu meredam konflik dan mengurangi penyebaran kebencian antar agama.

Monique Rijkers, Founder of Hadassah of Indonesia mengatakan bahwa film tersebut memperlihatkan sebuah dialog mampu meredam kesalahpahaman serta kesenggangan antar umat beragama.

"Bagaimana caranya mempertemukan atau memperkenalkan iman masing-masing? Cara yang paling mudah tentu dialog. Kita merasa banyak konflik menurut saya disebabkan ketidaktahuan, kesalahpahaman, tidak saling mengenal. Padahal kalau sudah kenal, kita akan mengerti, oh, ternyata orang Hindu tradisi ritualnya seperti ini, oh, orang Kristen ibadahnya seperti ini," kata Monique kepada Suara.com.

Monique menjelaskan, apabila dialog tidak berhasil dilakukan, seseorang harus banyak membaca buku dari sumber yang terpercaya atau melakukan sebuah perjalanan jauh ke tempat-tempat yang memiliki budaya keagamaan berbeda.

"Kita pergi ke suatu tempat, Thailand misalkan, kita akan ketemunya pagoda dimana-mana. Kalau kita perginya ke Yerussalem misalkan, kita akan menemukan, oh, orang Yahudi berdoanya ke arah tembok ratapan, sebaliknya kalau kita ke Roma kita akan melihat tradisi Kristen Katolik disana. Jadi pengalaman-pengalaman inilah yang dibutuhkan banyak orang sebetulnya kita gak bisa hidup merasa bahwa kita sendirian aja, nih," jelas Monique.

Ia pun melihat masyarakat Indonesia yang notabene tinggal dengan bermacam-macam agama, suku, etnis, dan bahasa seharusnya bisa memahami akan adanya perbedaan.

"Begitu banyak perbedaan dan kita tidak bisa berharap semua orang sama dengan kita, tetapi kita bisa berharap setiap orang punya penerimaan terhadap perbedaan kalau tidak bisa nerima tidak akan bisa ada perdamaian. Kalau tidak bisa tahan dengan perbedaan akan ada konflik terus," bebernya.

Selain itu, Direktur Riset Maarif Institute Moh. Shofan, sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan nonton film dokumenter tersebut. Pasalnya, ia melihat metode ceramah tidak terlalu efektif bagi para anak-anak muda yang mudah terdoktrin dengan paham-paham radikalisme.

"Salah satu strategi yang harus kita lakukan kepada anak-anak didik kita masayarakat secara umum dengan cara menonton film, tidak cukup dengan ceramah. Tapi kalau kita ajak nonton film lalu kita tanya satu persatu, merefleksikan apa yang mereka tonton, refleksikan apa yang mereka alami dalam kehidupan mereka sehari-hari, walaupun mereka berangkat dari satu agama yang sama atau berbeda namun secara kultural itu berbeda, punya interaksi sosial yang berbeda," jelas Shofan.

baca juga

Ia pun menambahkan bahwa film tersebut harus diproyeksikan kepada masyarakat terutama kepada kelompok-kelompok yang terpapar radikalisme.

"Saya bilang radikalisme itu bukan hanya di sekolah. Bisa jadi di masyarakat, bisa jadi di keluarga, di intistusi pendidikan. Paling tidak, dengan film ini kita mulai merajut lagi kebhinekaan merajut lagi kemajemukan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Maarif Award 2018, Mencari Sosok Pejuang Kemanusiaan di Pelosok

Maarif Award 2018, Mencari Sosok Pejuang Kemanusiaan di Pelosok

News | Kamis, 08 Februari 2018 | 20:45 WIB

Gandeng Maarif Institute, YouTube Ajak Netizen Cerdas di Medsos

Gandeng Maarif Institute, YouTube Ajak Netizen Cerdas di Medsos

Tekno | Jum'at, 08 Desember 2017 | 17:26 WIB

Maarif Institute: Pancasila Sudah Mencerminkan Islam

Maarif Institute: Pancasila Sudah Mencerminkan Islam

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 06:06 WIB

Terkini

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup

Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:54 WIB

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh

Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Bikin Meleleh, Ini 5 Pasangan Paling Cocok untuk Zodiak Pisces yang Romantis

Bikin Meleleh, Ini 5 Pasangan Paling Cocok untuk Zodiak Pisces yang Romantis

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×