Bukan Karena Tik Tok, Siswa SMA Ini Sukses Lewat Pencarian Bakat

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 06 Juli 2018 | 17:15 WIB
Bukan Karena Tik Tok, Siswa SMA Ini Sukses Lewat Pencarian Bakat
Pucuk Cool Jam 2018. (Suara,com/Firsta Putri Nodia)

Suara.com - Di tengah fenomena menggapai popularitas instan lewat aplikasi bernama Tik Tok, lima siswa SMA Negeri 4 Tangerang Selatan ini bersiap untuk menapaki karir di industri musik lewat ajang pencarian bakat Pucuk Cool Jam 2018.

Kelima siswa yang terdiri dari Dandy Hendstyo (vokal), Hilmi Gantara (gitar), Abhi Laksana (bass), Kevin Pasha (drum), dan Arrafiu Asyqar (kyeboard), lewat band D’synthetic, berhasil memenangkan Pucuk Cool Jam 2018 kategori band. Mereka juga telah memiliki music video berjudul #staycoolnfresh, yang diaransemen oleh Abenk Alter, seorang musisi nasional, serta disutradarai Aji Yudistira.

"Kita bangga banget bisa menjadi pemenang dan dimentorin orang profesional di Industri musik. Semoga karya kami bisa menginspirasi teman-teman lainnya untuk semangat berkarya dan terus berlatih menggapai mimpi," ujar Dandy mewakili D’synthetic Band dalam temu media di Jakarta, Kamis (5/7/2018).

Dalam kesempatan yang sama, Erick Harijanto selaku Marketing Manager RTD Tea & Juice, PT Mayora Indah Tbk, mengungkap apresiasinya terhadap Band D'synthetic yang telah melalui proses seleksi ketat di ajang Pucuk Cool Jam 2018 hingga menjadi pemenang dan meluncurkan music video. Ia berharap, totalitas para siswa SMA N 4 Tangerang Selatan ini bisa diterima oleh generasi muda dan menjadi inspirasi dalam menggapai cita-cita di industri seni musik.

"Kami berharap dengan kehadiran music video #staycoolnfresh ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi anak muda Indonesia untuk berani menggapai pucuk momen lewat hobi yang dimiliki dan ditekuni," tambah Erick.

Sebagai musisi dan penulis lagu, Abenk Alter pun memberikan tips bagi anak muda yang ingin berkarir di industri seni. Menurut dia, di era media sosial dan beragam aplikasi hiburan yang sedang marak seperti saat ini, sebaiknya dimanfaatkan untuk memaksimalkan potensi, bukan untuk menggapai popularitas secara instan.

"Buat generasi sekarang, medsos itu privilege banget karena bisa membuka ruang potensi individu menjadi apa saja yang mereka mau asal komitmen. Tapi kadang memang ada anak muda yang merasa bisa instan terkenal lewat medsos atau aplikasi yang lagi ngetren. Jadi goal mereka cuma mengejar follower, kemampuan nggak diasah," sambung Abenk.

Untuk itu, ia menasehati para personil D'synthetic Band dan anak-anak muda zaman now agar memanfaatkan era perkembangan teknologi untuk mengasah potensi dan menjadi alat untuk menggapai mimpinya, seperti menggunakannya sebagai portofolio.

"Semua ada plus dan minusnya, medsos bisa dimaksimalkan untuk bikin apa saja, asal jangan dilihat sebagai goals, pengen terkenal, pengen punya follower. Lebih baik jadi alat untuk mempromosikan apa yang kita bisa dan menggali potensi sebenarnya," tutup Abenk.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tik Tok Diblokir, Coba Aplikasi Alternatif Ini

Tik Tok Diblokir, Coba Aplikasi Alternatif Ini

Tekno | Kamis, 05 Juli 2018 | 17:58 WIB

KPAI Minta Kominfo Awasi Aplikasi Sejenis Tik Tok

KPAI Minta Kominfo Awasi Aplikasi Sejenis Tik Tok

Tekno | Kamis, 05 Juli 2018 | 11:31 WIB

Tik Tok Diblokir, Kemal Palevi Kritik Tajam Menteri Rudiantara

Tik Tok Diblokir, Kemal Palevi Kritik Tajam Menteri Rudiantara

Entertainment | Kamis, 05 Juli 2018 | 08:52 WIB

Terkini

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

×