Usai Diperiksa soal Tuduhan Simpanan Bos Garuda, Adik Kriss Hatta Nangis

Ferry Noviandi, Evi Ariska

Senin, 27 Januari 2020 | 18:25 WIB
Usai Diperiksa soal Tuduhan Simpanan Bos Garuda, Adik Kriss Hatta Nangis
Adik Kriss Hatta, Cyndyana Lorens (tengah) usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (27/1/2020) terkait tuduhan simpanan bos Garuda Indonesia. [Evi Ariska/Suara.com]

Suara.com - Adik Kriss Hatta, Cyndyana Lorens menjalani pemeriksaan terkait kasus tuduhan jadi simpanan bos Garuda Indonesia, Ari Ashkara. Cyndy mengaku diperiksa 43 pertanyaan oleh penyidik.

Cyndyana Lorens mengaku diperiksa seputar profesinya sebagai pramugari di maskapai Garuda Indonesia. Pemeriksaan ini sendiri terkait dengan laporan Siwi Sidi, pramugari Indonesia yang dituduh jadi gundik Ari Askhara, terhadap akun Twitter @digeeembok. Cyndyana Lorens sendiri mengaku tak mengenal Siwi Sidi.

Cyndyana Lorens mengaku sangat dirugikan nama baiknya karena dikaitkan dalam kasus ini. Saat cerita kepada wartawan, perempuan berparas cantik ini pun sangat emosional hingga menangis.

"Saya juga merasa dirugikan karena akun ini kan sifatnya anonim. Jadi saya juga cari tahu, hukumnya seperti apa kalau saya melaporkan dan itu akan memakan waktu yang lama. Jadi saya memutuskan untuk tidak menghabiskan waktu aja sih," ujar Cyndyana Lorens, usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (27/1/2020).

Gara-gara merebak kasus dugaan hubungan gelap dengan Ari Askhara, Cyndyana Lorens rupanya mendapat hukuman dari Garuda Indonesia. Cyndy dirumahkan sejak Maret hingga Agustus 2019. Selain itu, kontrak Cyndy di Garuda Indonesia pun tak diperpanjang.

Adik Kriss Hatta, Cyndyana Lorens. [Instagram]
Adik Kriss Hatta, Cyndyana Lorens. [Instagram]

"Patut diketahui di sini klien saya dì grounded maskapai perusahaannya dari Maret hingga Agustus terkena hukuman di rumahkan. Jadi tidak melaksanakan tugasnya sebagai pramugari. Lalu oktober dia dipindahkan dari Jakarta ke Makassar dan sampai 18 Januari 2020 kontrak Laurens telah berakhir dan tidak diperpanjang. Jadi saya juga mempertanyakan kalau akun @digeeembok menyebut nama Laurens, karena tidak ada pengakuan yang istimewa," ungkap pengacara Cyndy Laurens, Machi Achmad di tempat yang sama.

Saat pengacara menceritakan soal kondisi kontrak kerja kliennya, Cyndyana Lorens menangis. Cyndy juga mengaku tak mengenal sosok Siwi Sidi, meski sama-sama bekerja sebagai pramugari Garuda Indonesia. Ia pun heran namanya disebut-sebut dalam laporan Siwi Sidi.

"Saya nggak tahu sama sekali (dengan Siwi Sidi) sampai disebut sama akun itu. Saya enggak tahu dia siapa. Itu maksudnya saya nggak kenal. Kenapa ini anak dimasukin di dalam klarifikasi. Ini aja sih kadang kami sekeluarga bingung," tutur Cyndyana Lorens.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bandara Soetta Tutup, Ini Cara Refund Tiket Garuda Indonesia, Citilink hingga Lion Air

Bandara Soetta Tutup, Ini Cara Refund Tiket Garuda Indonesia, Citilink hingga Lion Air

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 10:28 WIB

Kronologi Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Saat Lepas Landas

Kronologi Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Saat Lepas Landas

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 14:54 WIB

Ban Pecah Saat Terbang, Pesawat Garuda Jakarta-Makassar Mendarat Darurat di Sultan Hasanuddin

Ban Pecah Saat Terbang, Pesawat Garuda Jakarta-Makassar Mendarat Darurat di Sultan Hasanuddin

News | Kamis, 03 September 2026 | 13:55 WIB

InJourney Group Dorong Pengalaman Wisata Terintegrasi di Garuda Indonesia Travel Fair 2026

InJourney Group Dorong Pengalaman Wisata Terintegrasi di Garuda Indonesia Travel Fair 2026

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia

Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:07 WIB

Prabowo: Garuda Indonesia (GIAA) Bakal Untung di Awal 2027, 20 Pesawat Reaktivasi!

Prabowo: Garuda Indonesia (GIAA) Bakal Untung di Awal 2027, 20 Pesawat Reaktivasi!

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Bandara Husein Sastranegara Bandung Kembali Layani Pesawat Jet Komersial

Bandara Husein Sastranegara Bandung Kembali Layani Pesawat Jet Komersial

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Profil Reza Aulia Hakim, Direktur Niaga Garuda Indonesia yang Mendadak Dicopot

Profil Reza Aulia Hakim, Direktur Niaga Garuda Indonesia yang Mendadak Dicopot

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Ada Apa dengan Garuda Indonesia, Reza Aulia Diberhentikan Sementara dari Direksi

Ada Apa dengan Garuda Indonesia, Reza Aulia Diberhentikan Sementara dari Direksi

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:55 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×