Dari Kematian Ashraf Sinclair, Dewi Sandra Ikut Kritik Wartawan

Ferry Noviandi
Dari Kematian Ashraf Sinclair, Dewi Sandra Ikut Kritik Wartawan
Dewi Sandra (Sumarni/Suara.com)

"Dimana etika dan rasa kemanusiaanmu?," tulis Dewi Sandra, terkait sikap beberapa wartawan saat meninggalnya Ashraf Sinclair.

Suara.com - Selain menjadi pemberitaan besar, berita meninggalnya Ashraf Sinclair juga menjadi kritikan terhadap sejumlah wartawan dan media oleh masyarakat. Salah seorangnya adalah artis Dewi Sandra.

Di Instagram Story, Dewi Sandra mengunggah foto beberapa wartawan online yang mencuri-curi kesempatan mengambil gambar tentang kondisi rumah duka. Maklum, saat Ashraf meninggal hingga acara tahlilan, Bunga Citra Lestari memang melarang wartawan masuk ke halaman rumahnya.

Dewi Sandra kritik wartawan dalam kasus meninggalnya Ashraf Sinclair. [instagram]
Dewi Sandra kritik wartawan dalam kasus meninggalnya Ashraf Sinclair. [instagram]

Hal itu rupanya membuat sejumlah wartawan mencari cara agar dapat menggambil gambar. Foto kamera ponsel wartawan yang mencuri gambar pun kemudian diunggah Dewi Sandra di Instagram Story-nya.

Istri Agus Rahman ini pun kemudian menambahkan tulisan, "Dimana etika dan rasa kemanusiaanmu?"

Tak sampai di situ, pada unggahan selanjutnya, Dewi Sandra menuliskan lebih panjang mengenai pengalamannya menghadapi wartawan. Artis 39 tahun ini mengenang pengalamannya ketika dikejar-kejar wartawan setelah bercerai dari Glenn Fredly.

"Dulu banget, aku pun ada di posisi seperti ini. Dengan berita yang berbeda tentunya, soal perceraian. Tapi sesungguhnya media nggak terlalu peduli juga beritanya apa, yang penting berita," tulis Dewi Sandra.

Saat itu, Dewi Sandra mengungkap ada seorang wartawan yang tanpa izin masuk ke pekarangan rumahnya. Si wartawan dengan seenaknya mengambil gambar tanpa izin. Bagi bintang film Ayat-Ayat Cinta 2 ini, hal tersebut sudah keterlaluan.

"Pernah ada teman media yang bahkan masuk ke dalam karangan rumah tanpa izin just to get a shot. Dan di situ aku merasa sudah kelewatan. Mungkin kalau di tempat umum bisa ditolelir, tapi kalau sudah privat, di rumah sendiri masih dicecar lalu batasannya ada di mana?," sambung Dewi Sandra.

"Sadarkah kalau keluarga ini sedang berkabung dan butuh ruang dan waktu untuk melewati fase berat ini. Saya pun mengerti bahwa teman-teman punya pekerjaan. Mungkin ini lebih pas ke redaktur yang memaksakan, tapi sayangnya kebablasan dan lupa adab. Manusia butuh dimanusiakan. Dan nggak semua berita harus dipublikasikan," kata Dewi Sandra mengakhiri tulisannya.

Tulisan Dewi Sandra pun mendapat banyak tanggapan dari warganet. Banyak yang setuju dengan pendapat pelantun "Mati Rasa" ini, tapi tak sedikit pula yang mengkritik sejumlah artis dan memahami beratnya pekerjaan awak media.

"Untung BCL orangnya nggak gimana-gimana. Jadi wartawan begitu masih didiemin aja. Cuma wartawan/para media gitu harusnya tahu diri dong udah didiemin bukannya malah menjadi-jadi," kata akun @niafrida.96.

"Yang gue heran itu teman-teman artis buat apa coba pake foto-foto segla di rumah duka. Biar pada tahu mereka datang. Gila aja menurtku," ujar akun @duyungx.

"Setiap pekerjaan selalu ada risikonya dan memang ini sudah menjadi resiko seorang public figur. Bagaimana coba para paparazi artis-artis Hollywood dan Korea dan artis-artis Hongkong. Mereka hampir nggak tiap hari tiap menit di intai sama paparazi," timpal akun @lheiyna.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS