Suara.com - Artis senior Mpok Atiek terpaksa menjual perhiasannya karena bisnis kulinernya sempat ditutup selama kurang lebih 3 bulan saat pandemi virus corona (Covid-19).
"Banyaklah, masa mau diceritain. Gelang, cincin berlian, giwang semuanya ada beberapa biji. Banda yang nggak keliatan kan. Itu kan jarang dipakai, dipakanya sekali-sekali aja. Ya mau nggak mau," kata Mpok Atiek di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2020).
Pemilik nama asli Atiek Riwayati rela menjual harta bendanya demi menggaji karwayan dan kebutuhan hidupnya. Selama ini dia mengandalkan bisnis kulinernya sebagai penopang hidup.
"Tahu sendirilah usaha tanpa penghasilan, tapi saya harus tetap gaji karyawan, tetap bayar listrik, sopir, pembantu, bayar asisten dan lain-lain. Sedangkan pemasukan sama sekali nggak ada. Mau nggak mau harus berkorban," ujar dia.
Kendati begitu, Mpok Atiek enggan mengeluh ketika dihadapkan dengan kondisi susah. Lantaran sepanjang karirnya, dia sudah diberikan banyak kenikmatan hidup.
"Kita dikasih kenikmatan sama Allah sudah berapa puluh tahun. Happy, bahagia, nggak pernah nggak punya duit terus tiba-tiba dikasih cobaan begini masa ngeluh," ujarnya.
"Kebetulan juga kan kita punya barang, simpenan untuk nolongin diri kita. Nggak jadi masalah buat saya, suatu saat kalau ada striping lagi bisa beli lagi. Jadi ngambil positifnya aja, nggak terlalu stres," kata Mpok Atiek.