Suara.com - Selama pandemi Covid-19, Dinar Candy hanya mengandalkan jasa endorsement sebagai pemasukannya. Tapi dari situ saja, dia bisa kantongi Rp 100 juta tiap bulan.
"Kalau sekarang Rp 100 (juta) lah. Kalau dulu dari nge-DJ bisa sampai dapet Rp 300-400 juta," kata Dinar Candy saat ditemui di kawasan Tendean, baru-baru ini.
Tarif endorsement Dinar Candy bervariasi, tergantung apa produknya. Untuk foto dan video berbeda biayanya. Yang jelas, dia mematok mulai dari Rp 2 hingga Rp 20 juta.
Menurut Dinar, produk yang paling bayak dipromosikan adalah skincare. Dia pernah dikontrak selama dua bulan dari sebuah produk jenis itu dan menghasilkan ratusan juta rupiah.
![Dj Dinar Candy saat menjawab pertanyaan awak media di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (4/8). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/08/08/96622-dinar-candy-suaracomalfian-winanto.jpg)
"Tapi (syaratnya) kita nggak boleh terima endors lain gitu," katanya.
Dinar Candy mengadalkan jasa endorsement lantaran jadwal manggungnya di tempat hiburan malam banyak yang dibatalkan akibat pandemi Covid-19.
Padahal, nge-DJ adalah pekerjaan utamanya selama ini karena honor yang didapat cukup besar.