alexametrics

Cerita Haru Syekh Ali Jaber Jadikan Pemulung Sebagai Anak Angkat

Sumarni | Herwanto
Cerita Haru Syekh Ali Jaber Jadikan Pemulung Sebagai Anak Angkat
INFOGRAFIS: Kisah Hidup Syekh Ali Jaber

Bocah pemulung itu viral gara-gara kedapatan mengaji di pinggir jalan.

Suara.com - Sebelum meninggal dunia pendakwah Syekh Ali Jaber sempat menjadikan bocah pemulung bernama Akbar sebagai anak angkat. Hal itu terungkap dalam video yang diunggah kanal YouTube deHakims di YouTube.

Video tersebut menampilkan rekaman suara Syekh Ali Jaber saat memutuskan mengangkat Akbar sebagai anak.

"Pertama saya berkeinginan kalau Akbar terima permohonan saya jadikan ananda Akbar itu anak angkat saya," kata Syekh Ali Jaber melalui rekaman suara yang diputar Senin (18/1/2021).

Baca Juga: Sebelum Wafat, Syekh Ali Jaber Ungkap COVID-19 Bersarang di Paru-paru Kanan

Tak cuma itu, dia juga mau menjadi guru dan membimbing Akbar secara langsung buat hafal Al-Quran.

"Saya ingin menjadi guru langsung untuk ananda Akbar, saya akan pimpin kamu sampai hafal 30 juz Al-Quran. Insya Allah," ujar Syekh Ali Jaber.

Almarhum juga ingin memberangkatkan Akbar ke Tanah Suci bersamanya. Dia mau mengajak bocah itu umrah gratis.

Potret Akbar, Bocah Pemulung yang Viral (Facebook/Pesantren Al Hilal).
Potret Akbar, Bocah Pemulung yang Viral (Facebook/Pesantren Al Hilal).

"Saya sudah cerita ke beberapa guru saya, imam-imam besar masjidil haram dan masjidil nabawi, mereka ikut terharu. Makanya saya ingin ajak di bulan Desember, insya Allah saya ajak umrah," ucapnya.

Sekedar informasi, Syekh Ali Jaber mengangkat Akbar sebagai anak angkat setelah foto bocah itu yang tengah meneduh di pinggir jalan sambil membaca Al Quran beredar di sosial media.

Baca Juga: Belum Pernah Diungkap, Ini Suara Syekh Ali Jaber Terakhir Sebelum Meninggal

Dari situ, Syekh Ali Jaber baru mengetahui bahwa Akbar tengah mencari ibu kandungnya dengan berjalan kaki dari Kampung Sodong, Garut sampai Bandung, Jawa Barat.

Dalam pencariannya, Akbar mengaku tak tahu menahu wajah asli ibundanya. Dia hanya berbekal nama sang ibu yakni Siti Sumiati.

Terlepas dari itu, Syekh Ali Jaber sendiri kini dimakamkan di Pondok Pesantren Daarul Quran milik Yusuf Mansur di Tangerang, Banten.

Pun pihak RS Yarsi menegaskan, bahwa Syekh Ali Jaber meninggal bukan karena positif Covid-19. Almarhum tutup usia akibat komplikasi jantung, paru-paru dan ginjal.

Komentar