Suara.com - Heboh keluarga Halilintar di Malaysia, diduga bikin muak karena tak taat aturan protokol kesehatan.
Sebuah unggahan facebook dari Karinda Warsito membeberkannya.
"Di Malaysia banyak yang mulai muak sama kelakuan mertua dan adek-adek iparnya mbak Loli, sampai bikin petisi nyuruh keluarga bledek di banned masuk Malaysia," bunyi tulisan Karinda dikutip dari akun gosip @mak_inpoh, Minggu (6/6/2021).
"Kelakuanya..udah di Malaysia kasus covid lagi tinggi, disuruh ikut aturan SOP malah petentengan," lanjutnya.
Adik-adik dari Atta Halilintar berserta orang tuanya, Lenggogeni Faruk dan Anofial Asmid Halilintar disebut tak mematuhi peraturan social distancing.
Bahkan, karena ngotot membuat konten video di salah satu toko, keluarga tersebut dilarang masuk lagi ke sana.
![Postingan kritik kelularga Halilintar di Malaysia. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/06/06/30412-postingan-kritik-kelularga-halilintar-di-malaysia.jpg)
"Waktu lebaran ngemall nggak pake aturan, masuk bawa cameraman shoot jjga nggak pake izin, udah gitu rame-rame nggak pake jarak, mana berisik kayak mall mereka yang punya..," ungkap Karinda.
Tak hanya itu, keluarga Halilintar itu disebut meminta sponsor hingga diskon dari salah satu band.
Mereka pun membanggakan nama Atta Halilintar yang sudah menjadi YouTuber nomor satu di Asia.
"Beberapa spg brand premium kesel udah masuk seenaknya eh minta disponsorin minta discount sambil pamer 'kami keluarga bledek' abang kami youtuber terkenal Asia gitu lah intinya," sambungnya.
Atas kelakuan tersebut, mereka disebut kerap membayar denda karena melanggar aturan protokol kesehatan di sana.
Di mana tidak boleh keluar rumah dengan menimbulkan keramaian.
"Didenda berkali-kali sebab ngelanggar aturan jarak sosial dan keluar rame-rame demi ngejar content..Itu kali ya makanya si abangnya jadi kayak ngejar setoran buat nutupin rekening bobol sebab kelakuan emak dan adek-adeknya boros ditambah bayar banyak denda," pungkasnya.
Unggahan tersebut pun menuai reaksi keras dari warganet. Mereka menyebut warga Malaysia memang lebih taat aturan dan tidak memandang status sosial dalam pelanggaran.
"Keknya itu di Hrms deh, soalnya udah banyam artis ngonten ga ngotak dk Hrms trus di banned gak boleh masuk store lagi," balas @dustypink08