6 Fakta Menarik Saras Dewi Sang Pelantun Lagu Lembayung Bali

Yohanes Endra

Rabu, 21 Juli 2021 | 15:44 WIB
6 Fakta Menarik Saras Dewi Sang Pelantun Lagu Lembayung Bali
Fakta Saras Dewi (Instagram/@coki_bollemeyer)

Suara.com - Saras Dewi merupakan seorang penyanyi asal Bali yang cukup terkenal karena karyanya yang berjudul ‘Lembayung Bali’. Selain menekuni bidang tarik suara, wanita yang memiliki nama asli L.G. Saraswati Putri ini juga menekuni keilmuan filsafat, loh. Tidak hanya sekadar mempelajarinya, ia juga seorang dosen filsafat, loh! Keren, bukan?

Nah, kalau kalian penasaran lebih jauh tentang penyanyi multitaletna dan berprestasi ini, yuk kepoin fakta Saras Dewi berikut ini!

1 Karier Sebagai Penyanyi

Fakta Saras Dewi (Instagram/@coki_bollemeyer)
Fakta Saras Dewi (Instagram/@coki_bollemeyer)

Saras Dewi telah terjun di dunia musik selama hampir 20 tahun lamanya. Di bawah naungan Bintang Record, wanita yang akrab dipanggil Yayas ini memulai kariernya dengan meluncurkan album pertamanya dengan judul ‘Chrysan’ dengan single ‘Lembayung Bali’. Berbeda dengan penyanyi-penyanyi lain yang selalu tampil glamor dengan riasan yang ciamik, Saras Dewi justru naik ke atas panggung sesuai dengan apa adanya dirinya.

Album tersebut sukses besar hingga terjual 30ribu kopi dan bahkan masuk nominasi Penghargaan AMI (anugerah Musik Indonesia) dalam kategori Best Ballad dan Best Single. Sayangnya, setelah tiga tahun berada di puncak karier, Saras memilih mundur karena tidak terlalu cocok dengan konsep pencitraan seorang penyanyi. Selain itu, jadwal manggung yang terlalu padat berbentrokan dengan tugas kuliah S1 yang sedang dijalaninya saat itu.

2. Pendidikan

Fakta Saras Dewi (Instagram/@coki_bollemeyer)
Fakta Saras Dewi (Instagram/@coki_bollemeyer)

Saar meniti karier sebagai penyanyi, wanita bernama asli L.G. Saraswati Putri itu juga sedang duduk di bangku kuliah di jurusan Filsafat Universitas Indonesia. Seusai mendapatkan gelar strata 1, Saras yang mendapatkan beasiswa dengan ikatan dokter pun melanjutkan pendidikannya ke jenjang pasca sarjana di jurusan. Tidak hanya sampai S2, Saras bahkan menyelesaikan program doktorat di bidang keilmuan Filsafat Lingkungan Hidup di usia yang masih baru menginjak 29 tahun di tahun 2013.

3. Karier Sebagai Dosen

Fakta Saras Dewi (Instagram/@coki_bollemeyer)
Fakta Saras Dewi (Instagram/@coki_bollemeyer)

Memiliki ikatan dinas dengan UI, Saras yang memang suka mengajar pun merintis kariernya sebagai dosen. Pada mulanya, ia menjadi asisten dosen selama dua semester. Di tahun 2006, Saras pun mulai memegang kelasnya sendiri di UI sebagai dosen luar biasa sebelum akhirnya menjadi dosen Pegawai Negeri Sipil di Fakultas Ilmu Budaya UI di tahun 2009. Dengan prestasi cemerlang yang dimilikinya, Saras pun dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Program Studi Ilmu Filsafat UI dari tahun 2010 hingga 2017 sembari menyelesaikan program doktoratnya.

baca juga

Menjadi dosen di usia yang masih terbilang muda, jarak yang terpaut antara dirinya dan mahasiswa pun hanya sedikit sehingga ia kerap dipanggil “Mbak Yayas” ketika mengajar. Bahkan, ada kalanya Saras harus mengajar bapak atau ibu yang usianya lebih tua darinya di program magister atau doktorat. Kini, Saras diketahui memegang peran sebagai dosen Filsafat Timur, Etika Lingkungan, Filsafat dan HAM, Fenomenologi, dan Filsafat Sastra di Universitas Indonesia.

4. Penulis dan Aktivis

Fakta Saras Dewi (Instagram/@coki_bollemeyer)
Fakta Saras Dewi (Instagram/@coki_bollemeyer)

Selain menjadi akademisi, Saras Dewi juga aktif sebagai penulis dan juga aktivis berkat jiwa sosialnya yang tinggi. Bahkan di tahun 2014 lalu, ia bersama kawan-kawan sesama aktivis bernyanyi bersama dan menyuarakan suara yang cukup keras untuk gerakan Bali Tolak Reklamasi. Selain itu, tulisan-tulisan kritisnya juga sering dimuat oleh berbagai media Tanah Air, seperti Jawa Pos, Media Indonesia, Bali Pos, dan lain sebagainya. Ia bahkan telah menerbitkan 4 buku sejak tahun 2004 hingga 2015.

Buku pertama yang diterbitkan di tahun 2004 merupakan kumpulan puisi dengan judul ‘Jiwa Putih’. Berbeda dari sebelumnya, buku kedua Saras merupakan karya nonfiksi tentang Hak Asasi Manusia (HAM) yang diterbitkan oleh Uni Press yang bekerja sama dengan Uni Eropa di tahun 2006. Buku ketiganya diterbitkan di tahun 2010 dengan judul ‘Cinta bukan Coklat’, sementara buku terakhirnya terbit tahun 2015 dengan judul ‘Ekofenomenologi’.

5. Keberagaman Keluarga

Fakta Saras Dewi (Instagram/@coki_bollemeyer)
Fakta Saras Dewi (Instagram/@coki_bollemeyer)

Saras Dewi yang merupakan anak sulung dari 10 bersaudara lahir dan dibesarkan di Bali. Namun, faktanya Saras Dewi berasal dari keluarga yang sebenarnya cukup beragam dalam hal budaya dan agama. Ibunya berasal dari Semarang dan beragam Islam. Dari beliau, Saras mengenal banyak hal Islam dan juga ajaran sufisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Alasan Prancis vs Spanyol Berpotensi Banjir Gol di Semifinal Piala Dunia 2026

5 Alasan Prancis vs Spanyol Berpotensi Banjir Gol di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:40 WIB

Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!

Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 07:26 WIB

Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:30 WIB

Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026

Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:35 WIB

5 Fakta Menarik Inggris Ditahan Ghana, Rekor Penguasaan Bola Tak Berbuah Kemenangan

5 Fakta Menarik Inggris Ditahan Ghana, Rekor Penguasaan Bola Tak Berbuah Kemenangan

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik

Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:00 WIB

Kutukan 24 Tahun Runtuh! 5 Fakta Kemenangan Inggris atas Kroasia di Piala Dunia 2026

Kutukan 24 Tahun Runtuh! 5 Fakta Kemenangan Inggris atas Kroasia di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:29 WIB

Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:09 WIB

5 Fakta Menarik 'Spooky in Love', Ternyata Remake Film 'Spellbound'

5 Fakta Menarik 'Spooky in Love', Ternyata Remake Film 'Spellbound'

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:55 WIB

5 Fakta Gila Aston Villa Juara Liga Europa, Akhiri Penantian 30 Tahun!

5 Fakta Gila Aston Villa Juara Liga Europa, Akhiri Penantian 30 Tahun!

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:51 WIB

Terkini

Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?

Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung

Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK

Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Gelombang Panas 'Panggang' Korea Selatan, 2 Orang Meninggal

Gelombang Panas 'Panggang' Korea Selatan, 2 Orang Meninggal

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor

Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf

Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf

Video | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:35 WIB

ASICS Novablast vs HOKA Clifton untuk Daily Trainer, Mana yang Lebih Unggul?

ASICS Novablast vs HOKA Clifton untuk Daily Trainer, Mana yang Lebih Unggul?

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Sindiran Keras Kebijakan Tukin TNI: Seperti Tahu Bulat, Digoreng Dadakan

Sindiran Keras Kebijakan Tukin TNI: Seperti Tahu Bulat, Digoreng Dadakan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Wardah BB Tint Shade Neutral Fair Cocok untuk Kulit Apa? Ini Review Lengkap dan Keunggulannya!

Wardah BB Tint Shade Neutral Fair Cocok untuk Kulit Apa? Ini Review Lengkap dan Keunggulannya!

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:30 WIB

×