alexametrics

Uki eks NOAH Sebut Musik Haram, Indra Aziz Beri Komentar Menohok

Ferry Noviandi
Uki eks NOAH Sebut Musik Haram, Indra Aziz Beri Komentar Menohok
Indra Aziz [Instagram]

Menurut Indra Aziz, Uki eks NOAH tak bisa membedakan mana musik mana gaya hidup.

Suara.com - Pernyataan Mohammad Kautsar Hikmat alias Uki eks NOAH soal musik yang haram menuai kontroversi. Salah seorang sosok yang keberatan dengan pernyataan Uki adalah musisi sekaligus pelatih vokal Indra Aziz.

Di Twitter, Indra Aziz membalas link berita dari sebuah media online berjudul: "Uki Eks NOAH Tak Bangga Jadi Musisi, Dinilai Pintu Maksiat".

Uki NOAH [Instagram]
Uki NOAH [Instagram]

Bagi Indra Aziz, yang menjadi maksiat dalam bermusik bukan terletak pada musiknya, tapi prilaku musisi itu sendiri.

"Orang nggak bisa beda mana 'musik' mana 'gaya hidup'. Yang jadi pintu maksiat itu gaya hidup mereka sendiri waktu jadi musisi," twit Indra Aziz.

Baca Juga: 7 Gaya Uki Eks NOAH Usai Hijrah, Lebih Syar'i Bareng Istri

Menurut musisi 42 tahun ini, musik tidak selalu identik dengan hal buruk. Tapi juga telah memberikan banyak hal positif, juga membuka lapangan pekerjaan yang halal untuk banyak orang.

Uki eks NOAH Sebut Musik Haram, Indra Aziz Beri Komentar Menohok - 2

"Musisi religi, musisi terapi, guru musik TK, lewat mana pintu maksiatnya? Heran," imbuh Indra Aziz.

Twit Indra Aziz pun mendapat banyak tanggapan dari warganet. Sejumlah mengatakan bahwa pemahaman musik dalam Islam memang berbeda-beda. Tak sedikit yang menyebut haram, namun banyak yang menilai sebaliknya.

"Kang Yukie Pas Band yang bahkan sudah hijrah total dan lebih fokus dalam beribadah sampai sekarang masih tetap berkarya bareng Pas Band. Bahkan di awal tahun ini Pas Band juga baru rilis single baru. Dah gitu sejak hijrah, Kang Yukie tiap manggung bersama Pas Band selalu pakai baju gamis," kata akun @Bintang_Bint.

"Sedih sih dengarnya. Padahal dari musik dia dapatkan kehidupan yang seperti sekarang," ujar akun @justfendi1.

Baca Juga: Heboh Eks Musisi Sebut Musik Haram, Gus Miftah Kutip Kata Jalaluddin Rumi

"Pemahaman terhadap hadits Rasulullah berbeda-beda. Jadi biarkan berpendapat sesuai pemahamannya yang penting nggak saling ganggu," komentar akun @tinitonani.

Komentar