Dalam pengakuannya, warganet itu menyebut dibully secara verbal, diolok-olok dengan dipanggil babi hingga bau.
Muncul spekulasi bahwa pelaku bullying yang dimaksud adalah Hyeily PROWDMON, berdasarkan dari petunjuk nama dan buku tahunan yang disertakan oleh korban. Namun hal ini belum terbukti hingga kini.
4. Remix suara azan

Street Woman Fighter kini menuai protes warganet usai diduga menggunakan suara remix azan sebagai lagu pembuka.
Kontroversi dugaan remix suara azan ini mencuat seiring beredarnya video pembukaan Street Woman Fighter di media sosial. Muncul spekulasi bahwa musik latar video tersebut merupakan suara azan yang telah diedit sehingga menyerupai musik remix.
Walhasil, Mnet pun dianggap melecehkan agama Islam dengan mempermainkan suara azan. Warganet pun ramai-ramai meminta stasiun televisi itu untuk meminta maaf.
Banjir protes dan hujatan dari warganet, Mnet pun melayangkan permintaan maaf. Lewat unggahan akun Instagram, mereka menjelaskan bahwa lagu tersebut terdaftar di situs streaming resmi. Diketahui, musik latar yang digunakan merupakan lagu berjudul Azan milik grup Losers.
"Atas nama tim produksi Mnet Street Woman Fighter, kami menyampaikan permintaan maaf yang tulus terkait soundtrack yang digunakan dalam pembukaan episode pertama Street Woman Fighter," ujar Mnet.
"Lagu tersebut merupakan soundtrack elektronik yang terdaftar resmi di situs streaming resmi. Tim produksi berpendapat bahwa suara elektronik dari lagu tersebut cocok sebagai musik latar program. Kami tentu tidak memiliki niat lain," imbuhnya.
Pihak Mnet pun berjanji bakal mengganti musik latar yang digunakan dalam video yang telah diunggah.
Itulah sederet kontroversi Street Woman Fighter, acara survival Mnet yang kini banjir kecaman usai diduga menggunakan remix suara azan sebagai latar musik.