facebook

Usai Giring, Giliran Tina Toon Protes Anies Baswedan Sambil Gebrak Meja

Rena Pangesti
Usai Giring, Giliran Tina Toon Protes Anies Baswedan Sambil Gebrak Meja
Tina Toon [Suara.com/Yuliani]

"Balapan nggak bikin kenyang ketua," ujar Tina Toon.

Suara.com - Penyanyi Tina Toon yang kini menjadi anggota DPRD DKI Jakarta meluapkan emosi di Rapat Paripurna beberapa waktu lalu. Kemarahannya itu lantaran memprotes keputusan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengenai adanya balapan Formula E.

Tina Toon bahkan sampai menggebrak meja membahas keputusan sang gubernur soal kompetisi balap berskala internasional. Ia mengatakan ajang itu tak membuat rakyat makmur di tengah pandemi.

"Tentang balapan Formula E. Balapan nggak bikin kenyang ketua," ujar Tina Toon dalam video yang diunggahnya di Instagram, Selasa (28/9/2021).

Tina Toon protes keputusan Anies Baswedan mengadakan Formula E [Instagram/@tinatoon101]
Tina Toon protes keputusan Anies Baswedan mengadakan Formula E [Instagram/@tinatoon101]

Tina Toon mengatakan masih banyak kepentingan lain yang bisa diurus pemerintah Jakarta ketimbang mengadakan Formula E. Apalagi biayanya mencapai ratusan miliar rupiah.

Baca Juga: Protes Formula E, Tina Toon: Balapan Gak Bikin Kenyang

"Kita juga ini masih Covid-19, banjir," terang pemilik nama asli Agustina Hermanto tersebut.

Tina Toon menganggap balapan Formula E hanya membuang uang rakyat. Padahal saat ini masyarakat menghadapi kesulitan karena pandemi virus corona.

"Kami hanya ingin bertanya untuk program pemprov yang kami nilai tidak pro rakyat. Formula E akan mengeluarkan uang rakyat yangfantastis, triliunan kalau lanjut," ujarnya memberikan gambaran.

Tina Toon. (Instagram)
Tina Toon. (Instagram)

Ketimbang melanjutkan acara tersebut, ada baiknya anggaran itu dialihkan untuk kesejahteraan masyarakat.

"Anggaran diprioritaskan untuk pemulihan Covid-19 dan banjir," tuturnya.

Baca Juga: 5 Kontroversi Giring Ganesha: Serang Anies Baswedan, Putus Kontak dengan Teman Band

Tina Toon mengatakan, rapat paripurna beragendakan interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan nyaris ditunda. Hal itu dikarenakan jumlah yang hadir tidak kuorum.

Namun ia bersikukuh menyampaikan pertanyaan dan sebagai perwakilan rakyat khususnya di DKI Jakarta.

Tina Toon [Suara.com/Yuliani]
Tina Toon [Suara.com/Yuliani]

"Ini hak bertanya kami sebagai wakil rakyat yang disumpah menjaga uang rakyat," terang Tina Toon. Semoga dalam waktu dekat bisa dijadwalkan kembali, sehingga kami bisa bertanya dan pemprov menjawab," ujar Tina mengakhiri caption.

Warganet yang melihat aksi Tina Toon memberikan apresiasi. Mereka berharap, perjuangan tersebut bisa membuahkan hasil.

"Nggak nyangka bolo-bolo sekarang bisa gebrak meja begini. Terharu aku. Semangat ya bolo-boloku," kata @pipitnurcahyaningrum.

"Tepat sasaran, Formula E tidak bikin kenyang, cuma demi gengsi semata," kata @liaw_jimmy.

Video Giring eks Nidji atau Giring Ganesha yang menyebut Anies Baswedan pembohong [Twitter:/@psi_id]
Video Giring eks Nidji atau Giring Ganesha yang menyebut Anies Baswedan pembohong [Twitter:/@psi_id]

Sebelum Tina Toon, hadir Giring Ganesha yang bersuara lantang menentang adanya Formula E. Mantan vokalis band Nidji itu bahkan sampai menyebut Anies Baswedan sebagai sosok pembohong.

"Dia (Anies) mengaku, tidak ada dana untuk mengatasi Covid-19 dan meminta pemerintah pusat mengambil alih penanganan untuk rakyat Jakarta," kata Giring.

Namun disaat Anies Baswedan mengatakan tidak ada dana, ia justru mampu menggelontorkan uang untuk Formula E.

"Uang satu triliun ia keluarkan untuk rencana balapan mobil Formula E. APBD Jakarta yang begitu besar, dia belanjakan untuk kepentingan ego pribadi maju sebagai Calon Presiden 2024," imbuh Giring memaparkan.

Komentar