Interview: Kisah Hidup Joko Anwar, Dulunya Susah Kini Jadi Sutradara Ternama

Sumarni, Rena Pangesti

Minggu, 07 November 2021 | 18:20 WIB
Interview: Kisah Hidup Joko Anwar, Dulunya Susah Kini Jadi Sutradara Ternama
Joko Anwar ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat pada Selasa (2/11/2021) [Suara.com/Rena Pangesti]

Film yang paling disukai apa?

Ada beberapa judul yang masih aku ingat. The Eight Diagram Pole Fighter (1984), 39 Chamber of Shaolin (1978), Shaolin vs Ninja. Film actionnya Strangers of Atlantis, film Indonesia seperti Jaka Sembung.

Sempat cerita kalau nonton tapi nggak punya uang, sampai mengintip di lubang ventilasi. Kalau boleh tau seperti apa latar belakang keluarga?

Aku datang dari keluarga sederhana. Aku nggak TK karena keluargaku nggak mampu, jadi langsung SD saja. Aku umur 6 tahun masuk SD. Namanya, SD Negeri nomor 060823/100.

Kehidupan pas-pasan itu terus berjalan atau gimana?

Sama sih, kebetulan bapak aku lulusan setingkat SMP. Sampai aku usia 5-6 tahun itu narik becak kan, baru setelahnya kerja di bengkel. Ibu aku berjualan kain di pasar tapi nggak punya kios atau toko.

Saya bertiga. Paling besar perempuan, itu usianya 15 tahun lebih tua dari saya, kemudian laki-laki, 8 tahun di atas saya.

Setelah TK, SD, masuk ke kehidupan SMP, SMA seperti apa?

Saya dari kecil selalu berprestasi, juara umum satu dari SD, SMP, SMA. Saya waktu SMP itu dapat 17 piala. Ikut semua perlombaan cerdas cermat, pidato, Baris berbaris dan itu saya sumbangkan ke sekolah. SMA saya masuk SMA 1 Medan, kelas 2 saya terpilih salah satu pelajar yang dikirim ke Amerika untuk pertukaran pelajar.

baca juga
Joko Anwar ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat pada Selasa (2/11/2021) [Suara.com/Rena Pangesti]
Joko Anwar ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat pada Selasa (2/11/2021) [Suara.com/Rena Pangesti]

Saya menghabiskan waktu di sekolah dengan prestasi. Di SMA saya ikut tujuh ekstrakulikuler, dimana saya membuat empat ekskul satu salah satunya sanggar seni.

Kuliah apa langsung masuk ke jurusan film? Karena dari kecil suka nonton film dan bikin sanggar seni
Masuk ke kuliah, ke ITB karena mau masuk ke sekolah film nggak bisa?

Iya tadinya mau masuk sekolah film ke IKJ. Biayanya mahal dan saya nggak sanggup. Lulus kuliah, saya kirim semua lamaran ke PH, tapi nggak ada yang membalas. Akhirnya saya jadi wartawan, kritikus film. Terus sama Nia Dinata dikasih job untuk menulis skenario Arisan!.

Ini jadi film yang dibicarakan, menang penghargaan di luar negeri dan saya bisa jalan-jalan.

Berlanjut ke film Janji Joni yang juga sukses. Itu risetnya gimana?

Saya menulis Janji Joni saat kuliah, masih pake pulpen. Itu karena saya nonton The Devil Own, sempat terputus. Saya pergi ke ruang proyektor. Katanya yang bawa film, kecelakaan. Film dulu itu kan dibagi-bagi, nggak kayak sekarang ya.

Pada 2003-2005 udah merengkuh kesuksesan, tapi sempat riset justru mengalami masa sulit secara finansial. Itu gimana mas?

Aku tinggal di rumah susun pas 2002-2004 sebelum Janji Joni, setelah itu masih pindah-pindah cari kontrakan murah. Karena aku nggak mau terima proyek ngasal. Jadi nggak mau sekadar cari uang tapi juga karier.

Pada 2005 itu aku dapat tawaran komedi seperti Janji Joni, Arisan. Sementara aku tau, nggak boleh bikin film yang sama terus. Jadi aku mau bikin yang beda. Susah kan, makanya itu pas jaman susahnya.

Sutradara Sering Jadi Cameo (Instagram/@jokoanwar)
Sutradara Sering Jadi Cameo (Instagram/@jokoanwar)

2007, 2008 paling sulit, nggak ada film. Saya ngontrak di daerah Cipete, pokoknya dijual dan yang tersisa adalah sofa. Lemari nggak ada, karena kalau nggak ada laptop aku nggak bisa kerja. Dari segi finansial juga sampai sekarang biasa-biasa saja. Aku bikin film kan masih pilih, nggak semua diambil.

Memang untuk kru film apakah pendapatannya tidak sebanding sama artis?

Nggak sih, bayaran untuk pemain dan film nggak jauh beda. Kecuali sinetron karena episode banyak. Tapi kalau film satu, saya biasanya bikin dua tahun sekali. Hanya 2019 saya bikin dua, tapi itu pengerjaan sudah tahun lalu.

Ngomongin sinetron belum tertarik nih untuk menggarapnya?

Nggak. Mungkin karena produk sinetron yang dihasilkan begitu, saya nggak bisa yang terlalu cepat, saya nulis dan bikin prosesnya lama. Kaya Perempuan Tanah Jahanam dari 2012, baru jadi 2019.

Sekarang-sekarang ini atas pencapaian yang luar biasa, masih ada target?

Kalau saya selalu bikin target untuk mencapai. Setelah target itu didapatkan, bikin lagi. Ditanya apa ya masih banyak. Karena saya selalu menggeser target ke depan.

Dalam waktu dekat, 2022 sudah ada rencana apa?

Di kala pandemi saya sudah mencapai bikin tiga skenario untuk film. Genre ada drama, physical thriller, sama thriller juga.

Pengerjaannya kapan?

Potret rumah Joko Anwar. (Instagram/jokoanwar)
Potret rumah Joko Anwar. (Instagram/jokoanwar)

Masih belum tahu kapan dibuat karena mencari waktu untuk pembuatannya.

Terakhir nih mas Joko, tips jadi sineas seperti Joko Anwar?

Harus tahu spesifik mau jadi apa. Produser, sutradara kah? Sama seperti profesi lain harus dipelajari dulu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Film Ghost in the Cell Kini Tayang di 148 Negara, Masa Kamu Nggak Mau Tahu?

Film Ghost in the Cell Kini Tayang di 148 Negara, Masa Kamu Nggak Mau Tahu?

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:04 WIB

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:19 WIB

Anak Emas Joko Anwar di Film: Tara Basro hingga Fachri Albar

Anak Emas Joko Anwar di Film: Tara Basro hingga Fachri Albar

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:00 WIB

Spoiler Alert! Tujuh Seni Kematian yang Dipentaskan Film Ghost in the Cell

Spoiler Alert! Tujuh Seni Kematian yang Dipentaskan Film Ghost in the Cell

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:45 WIB

Tembus 2 Juta Penonton dan Tayang di 86 Negara, 'Ghost in the Cell' Buktikan Magis Joko Anwar

Tembus 2 Juta Penonton dan Tayang di 86 Negara, 'Ghost in the Cell' Buktikan Magis Joko Anwar

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 20:05 WIB

Sinisme Ghost in the Cell, Saat Kematian Disulap Jadi Karya Seni

Sinisme Ghost in the Cell, Saat Kematian Disulap Jadi Karya Seni

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Joko Anwar Beri Sinyal Garap Film 'Ghost In The Cell' Versi Penjara Perempuan

Joko Anwar Beri Sinyal Garap Film 'Ghost In The Cell' Versi Penjara Perempuan

Entertainment | Jum'at, 24 April 2026 | 16:33 WIB

Memaknai Simbol Lagu 'Cicak-Cicak di Dinding' dalam Film Ghost in the Cell

Memaknai Simbol Lagu 'Cicak-Cicak di Dinding' dalam Film Ghost in the Cell

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 16:20 WIB

Ghost in The Cell Tembus 1,3 Juta Penonton, Joko Anwar Beri Respons Menohok soal Isu Keadilan

Ghost in The Cell Tembus 1,3 Juta Penonton, Joko Anwar Beri Respons Menohok soal Isu Keadilan

Entertainment | Jum'at, 24 April 2026 | 14:34 WIB

Film Ghost in the Cell: Horor Penjara yang Menampar Realita

Film Ghost in the Cell: Horor Penjara yang Menampar Realita

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 13:50 WIB

Terkini

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:00 WIB

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

×