facebook

Rara Pawang Hujan Banjir Hujatan Lantaran Meramal Nasib Anak Ridwan Kamil

Ferry Noviandi
Rara Pawang Hujan Banjir Hujatan Lantaran Meramal Nasib Anak Ridwan Kamil
Rara Si Pawang Hujan [Instagram]

Rara pawang hujan banjir hujatan di media sosial.

Suara.com - Aksi Rara Istiati Wulandari meramal nasib Emmeril Khan Mumtaz atau Eril, anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang hilang setelah terseret arus Sungai Aare, Swiss mendulang protes.  Ramalan Rara pawang hujan Mandalika dianggap tak berempati dengan keluarga Ridwan Kamil yang tengah ditimpa musibah.  

Putra sulung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dikarbarkan hilang saat berenang di Sungai Aare, Swiss. (Instagram/@emmerilkahn)
Putra sulung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dikarbarkan hilang saat berenang di Sungai Aare, Swiss. (Instagram/@emmerilkahn)

Netizen kesal dengan ulah Rara pawang hujan dan menghujatnya di media sosial.

"Rara itu bisa di proses hukum loh, dia dengan sengaja menyebarkan berita hoax. tolong harus ada orang yang laporin Rara perihal informasi mengenai Eril. Nol empati begitu g usah dikasih panggung, jgn sampai ada endorse buat rara"

"Bakda subuh barusan bahas kitab Riyadus Shalihin Bab tentang Haramnya mendatangi & mempercayai dukun dan peramal. Eh, ada berita dukun di TL "

Baca Juga: Heboh Kabar Anak Ridwan Kamil Emmeril Khan Mumtadz Ditemukan Selamat, Begini Faktanya

Rara Istiati Wulandari atau Mbak Rara sebelumnya dikenal sebagai pawang hujan yang viral karena aksinya menghalau hujan selama gelaran MotoGP Mandalika 2022.

Rara Si Pawang Hujan [YouTube]
Rara Si Pawang Hujan [YouTube]

Emmeril Khan Mumtadz hilang setelah terseret arus Sungai Aare ketika berenang. Ridwan Kamil langsung bertolak dari Inggris menuju Kota Bern setelah mendengar tentang musibah tersebut.

Eril dinyatakan hilang pada 26 Mei 2022 pukul 11.00 waktu Bern. KBRI Bern dan pihak kepolisian mengerahkan tim SAR untuk proses pencarian Eril yang hingga kini masih berlangsung.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Baca Juga: Buka Luka Lama, Zaskia Adya Mecca Nyaris Terseret Arus Sungai seperti Anak Ridwan Kamil

Komentar