Dianggap Kasar, Begini Kronologi Penangkapan CEO Promotor Konser K-Pop We All Are One

Sumarni, Rena Pangesti

Rabu, 23 November 2022 | 11:20 WIB
Dianggap Kasar, Begini Kronologi Penangkapan CEO Promotor Konser K-Pop We All Are One
Konser We All Are One K-Pop [Instagram/@weallareone_official]

Suara.com - Promotor konser K-Pop We All Are One, Park Jai Hyun ditangkap pihak imigrasi. Pengamanan ini lantaran ia diduga melakukan penipuan atas konser tersebut.

Park Jai Hyun ditangkap di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan pada Selasa (22/11/2022) siang. Proses penangkapan ini sempat heboh di TikTok karena berlangsung secara dramatis.

"Katanya yang sedang viral, penangkapan itu kasar dan tidak humanis," ujar Fritz Hutapea, konsultan hukum dari vendor konser K-Pop We All Are di Dirjen Imigrasi, Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Selasa (22/11/2022).

Terkait klaim tersebut, Fritz Hutapea justru mempertanyakan, "Tidak humanis dari mana? Mereka kan orang yang melakukan pidana, kalau ada polisi misalnya lihat pencuri, harus ditangkap dengan cara apapun."

Apalagi katanya, Park Jai Hyun bak buron yang sedang diburu. Sebab paspor warga Korea ini saja sudah ditahan pihak imigrasi.

"Ini kan yang ditangkap, bahasanya buronan. Paspornya saja ditahan. Berarti pihak imigrasi berhak dong menahan mereka," jelas Fritz Hutapea.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu seseorang bernama Derpita Gultom melaporkan Park Jai Hyun ke Polsek Tamansari, Jakarta Barat pada 10 November 2022.

Peristiwa bermula saat Derpita Gultom mentransfer Rp 340.748.000 ke rekening PT Caution Live pada 7 Oktober 2022. Tujuannya untuk menyelenggarakan konser K-Pop We All Are One.

Namun, karena konser tersebut batal digelar, maka pelapor meminta uangnya kembali kepada Park Jai Hyun selaku terlapor. Bos dari promotor acara tersebut seolah menunda pembayaran hingga laporan dengan pasal 378 KUHP ini tidak bisa dihindarkan lagi.

baca juga

Kerugian bukan hanya dialami Derpita Gultom, tetapi juga PT Visi Musik Asia yang menjadi vendor acara tersebut.

PT Visi Musik Asia awalnya diminta mengelola urusan lapangan untuk konser. Janjinya, vendor ini akan dibayar dalam bentuk komisi persentase dari total nilai produksi dan telah disetujui Direktur Park.

"PT Visi Musik Asia menagih pembayaran untuk jasa kerja lapangan. Tapi tidak ditanggapi dengan baik oleh Direktur Park dan tidak dibayarkan," kata Rizky Triadi, Direktur PT Visi Musik Asia.

Ia menambahkan, "Sudah (ada upaya mediasi) tapi digantung terus. Sampai sekarang tidak dibayar sama sekali dan (panggilan) telepon tidak dijawab." 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEO Promotor Konser We All Are One K-Pop Dilaporkan atas Dugaan Penipuan Rp 340 Juta

CEO Promotor Konser We All Are One K-Pop Dilaporkan atas Dugaan Penipuan Rp 340 Juta

Entertainment | Sabtu, 19 November 2022 | 10:10 WIB

Para Pembeli Tiket Konser We All Are One K-Pop Minta Agar Uangnya Segera dikembalikan

Para Pembeli Tiket Konser We All Are One K-Pop Minta Agar Uangnya Segera dikembalikan

Sukabumi | Sabtu, 12 November 2022 | 19:15 WIB

Nasib Konser We All Are One K-Pop Sama Batal  Lebih Parah dari Fosfen Musik Fest, CEO Diduga Kabur Bawa Uang

Nasib Konser We All Are One K-Pop Sama Batal Lebih Parah dari Fosfen Musik Fest, CEO Diduga Kabur Bawa Uang

Cianjur | Sabtu, 12 November 2022 | 12:29 WIB

Konser We All Are One Dibatalkan, K-Popers Laporkan Park Jaihyun Atas Dugaan Penipuan

Konser We All Are One Dibatalkan, K-Popers Laporkan Park Jaihyun Atas Dugaan Penipuan

Indotnesia | Sabtu, 12 November 2022 | 11:53 WIB

Penyelenggara Diduga Kabur, Penonton Konser We All Are One K-Pop Ngamuk Minta Refund Tiket

Penyelenggara Diduga Kabur, Penonton Konser We All Are One K-Pop Ngamuk Minta Refund Tiket

Entertainment | Sabtu, 12 November 2022 | 11:11 WIB

Mengecewakan! Fans sudah Pesan Tiket Hotel dan Transportasi, Konser K-Pop We All Are One Lets Love Malah Batal H-7

Mengecewakan! Fans sudah Pesan Tiket Hotel dan Transportasi, Konser K-Pop We All Are One Lets Love Malah Batal H-7

Bandungbarat | Minggu, 06 November 2022 | 15:34 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×