Temui Jamaah yang Gagal Berangkat, Bos Hanania Travel Tawarkan Refund Bertahap Selama 2 Tahun

Sumarni

Senin, 01 Juni 2026 | 17:58 WIB
Temui Jamaah yang Gagal Berangkat, Bos Hanania Travel Tawarkan Refund Bertahap Selama 2 Tahun
Mediasi Hanania Travel dan para calon jemaah umrah pada April 2026. (Instagram/@hananiagroup.id)
baca 10 detik
  • Hanania Travel gagal memberangkatkan ribuan jamaah umrah yang dijadwalkan berangkat pada bulan Juni dan Juli lalu.
  • Pimpinan perusahaan, Ahmad Syah Farhan, menawarkan opsi penjadwalan ulang dengan biaya tambahan atau pengembalian dana selama dua tahun.
  • Ahmad Syah Farhan kini ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penipuan dengan total kerugian mencapai puluhan miliar rupiah.

Suara.com - Perusahaan perjalanan umrah Hanania Travel menjadi sorotan publik setelah gagal memberangkatkan ribuan jamaah yang telah melakukan pemesanan sejak jauh hari. 

Dalam video yang viral, bos Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan, menyampaikan permohonan maaf sekaligus penjelasan terkait ketidakmampuan perusahaan memberangkatkan jamaah sesuai jadwal yang telah ditentukan, khususnya untuk keberangkatan bulan Juni dan Juli.

"Untuk keberangkatan bulan Juni dan Juli belum dapatkan kami berangkatkan sesuai jadwalnya," kata Ahmad Syah Farhan dalam video tersebut.

Meski demikian, Ahmad Syah Farhan mencoba menawarkan sejumlah opsi sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap para jamaah yang terdampak.

"Kami memahami kekecewaan, rasa lelah menunggu dan marah dari bapak ibu. Tetapi saya hadir di sini menjelaskan secara perusahaan apa yang akan kami lakukan sebagai opsi pertanggungjawaban kami," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya hadir bukan untuk menghindari masalah, melainkan untuk memberikan penjelasan dan mencari jalan keluar atas situasi yang terjadi.

"Saya pribadi hadir di sini tidak untuk melarikan diri dari masalah, tapi bertatapan dengan bapak dan ibu untuk menawarkan opsi dan solusi," tambahnya.

Dalam penjelasannya, terdapat dua opsi yang ditawarkan kepada para jamaah. Opsi pertama adalah penjadwalan ulang keberangkatan secara bertahap dalam waktu enam bulan ke depan dengan skema kerja sama bersama travel lain.

Namun, opsi ini disertai dengan penyesuaian harga akibat berbagai faktor biaya operasional, termasuk kenaikan harga avtur.

baca juga

"Yang pertama opsinya dari kami menjadwalkan ulang dengan memberangkatkan secara berkala selama enam bulan ke depan dengan penyesuaian harga. Yang mana dengan ini, Hanania bekerja sama dengan travel lain," jelasnya.

"Dikarenakan ada penyesuaian dari avtur dan lain-lain, jadi bagi bapak dan ibu yang mengambil opsi ini akan ada penyesuaian harga," lanjutnya.

Sementara itu, opsi kedua yang ditawarkan adalah pengajuan refund atau pengembalian dana kepada jamaah. Namun, proses pengembalian dana tersebut disebutkan membutuhkan waktu hingga dua tahun.

"Yang kedua adalah bapak ibu yang memilih refund. Kami menawarkan refund dengan kompensasi hingga dua tahun," ungkapnya.

Ahmad Syah Farhan juga menambahkan bahwa pihaknya telah berupaya mengoptimalkan aset yang ada untuk membantu proses pengembalian dana tersebut, termasuk dengan mengajukan skema pinjaman ke pihak perbankan.

Ia menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk tetap membuka komunikasi secara transparan kepada para jamaah yang terdampak.

"Saya memahami situasi ini tidak mudah. Kami berkomitmen untuk selalu membuka komunikasi, mencoba transparan kepada bapak dan ibu. Saya pribadi insya Allah akan siap dengan konsekuensinya," jelasnya.

Namun, di tengah upaya klarifikasi tersebut, kasus ini berkembang lebih jauh setelah Ahmad Syah Farhan dilaporkan dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan ini berkaitan dengan dugaan kerugian yang dialami ribuan jamaah yang nilainya ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawapos TV Resmi Hentikan Siaran di Usia ke-19, Video Studio Sepi Viral

Jawapos TV Resmi Hentikan Siaran di Usia ke-19, Video Studio Sepi Viral

Entertainment | Senin, 01 Juni 2026 | 14:24 WIB

Video Mensos Rela Menunggu Demi Bertemu Seskab Teddy Viral, Warganet Soroti Tata Birokrasi

Video Mensos Rela Menunggu Demi Bertemu Seskab Teddy Viral, Warganet Soroti Tata Birokrasi

Entertainment | Senin, 01 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pernah Ditolak Paspampres Masuk Istana, Penampilan Nyentrik Inayah Wahid Saat Remaja Bikin Kaget

Pernah Ditolak Paspampres Masuk Istana, Penampilan Nyentrik Inayah Wahid Saat Remaja Bikin Kaget

Entertainment | Senin, 01 Juni 2026 | 09:24 WIB

Lawan Maling dengan Gunting, Pria Penjaga Kambing Ini Malah Dijebloskan ke Penjara

Lawan Maling dengan Gunting, Pria Penjaga Kambing Ini Malah Dijebloskan ke Penjara

Entertainment | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:00 WIB

Viral Oknum Hakim Terima Suap Rp1 M, Uangnya Dipakai Buat Main Judol dan Bisnis Umrah

Viral Oknum Hakim Terima Suap Rp1 M, Uangnya Dipakai Buat Main Judol dan Bisnis Umrah

Entertainment | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:40 WIB

Bupati Pandeglang Tuai Kontroversi Usai Lantik Tersangka Kasus Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli

Bupati Pandeglang Tuai Kontroversi Usai Lantik Tersangka Kasus Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli

Entertainment | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:06 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×