Suara.com - Aldi Taher dicoret dari daftar bacaleg DPRD DKI Jakarta lewat Partai Bulang Bintang (PBB). Pasalnya PBB tak kunjung memberikan kepastian dan perbaikan dokumen mengenai pencalonan Aldi.
Anggota KPU DKI Jakarta Dody Wijaya mengatakan, Aldi Taher awalnya terdaftar sebagai bacaleg dari dua partai yang berbeda, yakni PBB dan Perindo. Jika PBB tak melengkapi berkas, Perindo sebaliknya.
Dengan demikian, Aldi Taher sejauh ini cuma terdaftar sebagai bacaleg DPR RI dari partai Perindo.
"Ketika ada kegandaan pencalonan, ini partai harus klarifikasi ke yang bersangkutan, jadinya milih maju dari partai mana dan dapil mana. Ternyata, di PBB tidak ada surat pernyataan tersebut. Yang ada di partai perindo di DPR RI," kata Dody saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2023).
Kabar yang muncul kemarin, seketika membuat publik heboh. Banyak yang kecewa hingga membandingkan Aldi Taher dengan mantan koruptor.
"Ditunggu rilis single judul KPU," tulis @bol*******.
"Bentar lagi Aldi Taher bikin lagu 'KPU I Love You So Much, KPU Tetap Semangat'," kata @sob******.
"When you try your best but you don't succeed," sahut @den******.
"Giliran yang eks tahanan koruptor, diizinin. Kecewa saya," kata @nex******.
Sejak kabar maju sebagia caleg, Aldi Taher memang sudah bikin heboh. Pasalnya, dia maju dari partai yang berbeda.
Namun, dalam sebuah wawancara, Aldi Taher memastikan mantap maju dari Perindo. Dia mengaku telah mengundurkan diri sebagai bacaleg DPRD Dkai dari DPW PBB DKI.