Suara.com - Ayah Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin, mengakui bahwa ia adalah orang yang memberi uang kepada ahli psikologi forensik Reza Indragiri.Namun, Edi Darmawan membantah memberikannya sebagai uang tutup mulut.
"Membungkam masa berapa juta perak, gila kali. Nggak, lah. Sekarang begini, kalau membungkam, dia bisa apa?" kata Edi Darmawan, dikutip dari tayangan TVOne pada Selasa (10/10/2023).

Edi Darmawan tidak merasa dirugikan atas pernyataan Reza di media yang meragukan kalau Jessica Wongso orang yang membunuh putrinya, Mirna, menggunakan racun. Dia cuma merasa analisa Reza kurang tepat.
"Dia cuma bilang, 'Ya soalnya kalau membunuh itu harus dari deket', eh, 'dari jauh, nggak mungkin dari deket'. Kira-kira ngomong begitu doang. Saya pikir, 'lu bawel amat sih'," ujarnya.
Edi Darmawan berdalih uang tersebut diberikan pada Reza untuk ongkos pulang usai mereka sama-sama jadi narasumber di TV One. Dia menganggap Reza tak punya uang.
"Itu om jamin dengan jiwa om, tidak ada ngasih apa-apa. Cuman kalo narasumber seperti ahli-ahli, itu ya tiket kita yang beli, lah. Ya, mau siapa yang bayar? Polisi? Ya udah nggak mungkin, lah," katanya.
"Saya memang tangannya itu berbuka untuk orang yang nggak punya duit, untuk dia pulang," ujarnya lagi.
Pernyataan Edi Darmawan justru dinilai sombong dan arogan oleh netizen.
"Yang saya kesal, komentar ED itu penghinaan. Reza Indragiri itu bukan orang pengangguran. Beliau terhormat, dosen, pengajar, ahli," komentar @rudik***.
"Terlepas dari semuanya, ayah Mirna terlihat sombong dan arogan. Semoga kebenaran cepat terungkap," imbuh @cahaya***.
"Istighfar banget setiap liat ED ini berkomentar, orang kok sombong sekali dan merasa paling benar sedunia," kata @astrid***.