Suara.com - Kasus kematian Wayan Mirna Salihin kembali menjadi perbincangan publik. Hal itu bermula ketika kasusnya diangkat dalam sebuah film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.
Kini banyak yang meragukan bahwa Jessica adala pelaku pembunuhan terhadap Mirna. Bukan tanpa alasan, publik sanyak yang simpati terhadap sosok Jessica yang begitu tenang, hingga menduga ia tak bersalah.
Rupanya, ketenangan sosok Jessica itu juga diakui oleh Edward Omar Syarif atau yang dikenal sebagai Prof Eddy yang dulu dihadirkan sebagai saksi ahli dalam persidangan kasus kopi sianida Mirna Salihin. Bahkan, pria yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) itu mengaku kagum teradap Jessica.
"Ya, karena dia luar biasa. Dia bisa menyembunyikan itu dengan tenang," kata Edward saat hadir dalam Podcast Close The Door, dikutip Selasa (10/10/2023).
Bahkan, menurut Edward, seorang ahli psikiatri forensik mengatakan bahwa Jessica adalah orang yang sangat tenang. Tidak semua orang memiliki karakter yang begitu tenang seperti Jessica.
"Merasa tidak bersalah dan lain sebagainya itu luar biasa lho," kata Edward.
Meski ia yakin bahwa Jessica yang membunuh Mirna, namun hal itu sama sekali tidak terlihat. Sepanjang proses persidangan, Jessica tampak begitu tenang, seolah-olah memang ia bukan pelakunya.
"Itu mungkin satu diantara sekian juta orang, karena Saya yakin dia pelakunya tapi dia bisa menyembunyikan itu," kata Edward.
Sebelumnya, Jessica divonis bersalah atas kematian Mirna. Dia didakwa menjadi pelaku pembunuhan terhadap sahabatnya itu di kafe Olivier, Mall Grand Indonesia, Jakarta.
Peristiwa itu terjadi pada tanggal 6 Januari 2016. Di tahun yang sama, Jessica divonis 20 tahun penjara dan mendekam di rutan Pondok Bambu.