Angkat Kisah Patriarki di Yordania, Film InshaAllah a Boy Tayang di Jakarta World Cinema Week 2023

Rena Pangesti Suara.Com
Minggu, 12 November 2023 | 07:31 WIB
Angkat Kisah Patriarki di Yordania, Film InshaAllah a Boy Tayang di Jakarta World Cinema Week 2023
Muhammad Al Jizawi bersama perwakilan Jakarta World Cinema Week, Daniel Irawan saat diskusi film InshaAllah Boy di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Sabtu (11/11/2023) [Suara.com/Rena Pangesti]

Suara.com - Jakarta World Cinema Week (JWCW) kembali digelar pada 11-19 November 2023. Ini merupakan Festival film internasional yang menghadirkan sekitar 90 film dari 54 negara.

Salah satu film yang tayang dalam Jakarta World Cinema Week adalah InshaAllah a Boy. Film tersebut berasal dari Yordania yang mengangkat soal patriarki di negara Timur Tengah.

"InshaAllah a Boy, tentang sebuah masalah yang relevan di negara mayoritas Islam. Menekankan perjuangan seorang perempuan," kata Daniel Irawan, Manajer program JWCW 2023 dalam diskusi film tersebut di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Sabtu (11/11/2023).

Muhammad Al Jizawi bersama perwakilan Jakarta World Cinema Week, Daniel Irawan saat diskusi film InshaAllah Boy di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Sabtu (11/11/2023) [Suara.com/Rena Pangesti]
Muhammad Al Jizawi bersama perwakilan Jakarta World Cinema Week, Daniel Irawan saat diskusi film InshaAllah Boy di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Sabtu (11/11/2023) [Suara.com/Rena Pangesti]

Daniel Irawan kagum, isu sensitif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari bisa dibidik sineas Yordania. Nyatanya, hal inilah yang memang tengah mau disorot soal kesenjangan antara perempuan dan laki-laki.

"Banyak hal yang tidak bisa diutarakan karena mereka takut dan lain sebagainya. Tapi lewat film, kami ingin menyuarakan ini dan didengar dunia," kata Muhammad Al Jizawi, salah satu aktor di film ini.

Sebagai gambaran, InshaAllah a Boy berfokus pada perempuan bernama Nawal. Ia adalah ibu rumah tangga yang suaminya tiba-tiba meninggal dunia.

Hidup sebagai janda dengan satu anak perempuan, Nawal harus berjuang mendapatkan warisan sang suami. 

Sebab dalam hukum warisan, keluarga suami berhak atas sebagian harta tersebut jika si perempuan tidak memiliki anak laki-laki. Bahkan harta tersebut termasuk rumah yang sebenarnya ia bayar sendiri.

Di tengah perjuangannya ini, Nawal ternyata sedang hamil. Ia pun berharap anak yang lahir berjenis kelamin laki-laki.

Baca Juga: Film Pertama Garapan Prisia Nasution Tentang Sisi Lain Glodok Tayang di Festival Film Internasional

Lalu, bagaimana akhir dari kisah ini? Bisa kah Nawal melawan hukum tersebut atau pasrah dengan keadaan? Saksikan film InshaAllah a Boy di JWCW 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI