- Dua pejabat Setjen MPR RI, Dyastasita WB dan Indri Wahyuni, memicu kontroversi saat menjadi juri lomba LCC 2026.
- Juri dinilai tidak objektif karena tetap menyalahkan jawaban benar peserta dalam ajang final Cerdas Cermat tersebut.
- Aksi viral tersebut menuai kritik tajam warganet yang menuntut profesionalisme dan transparansi dari pihak penyelenggara lembaga negara.
Suara.com - Ajang bergengsi Lomba Final Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 yang seharusnya menjadi panggung intelektual siswa, mendadak riuh di media sosial.
Namun, bukan karena prestasi pesertanya, melainkan karena aksi dua orang juri yang memicu gelombang protes dari warganet.
Video cuplikan perlombaan tersebut viral setelah memperlihatkan momen kontroversial saat juri dianggap merugikan salah satu tim peserta.
Meski peserta memberikan jawaban yang dinilai benar secara substansi, kedua juri tersebut justru bersikukuh menyalahkan mereka.
Sikap "ngotot" sang juri, yang tetap pada pendiriannya meski bukti di lapangan menunjukkan sebaliknya, sontak memancing kegeraman publik.
Belakangan, identitas kedua juri tersebut terungkap. Mereka adalah Dyastasita WB dan Indri Wahyuni, dua pejabat penting di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI.
Berikut adalah profil mendalam dua sosok yang tengah menjadi buah bibir tersebut:
1. Dyastasita WB: Pejabat Senior dengan Pangkat Tinggi
Dyastasita WB bukanlah sosok sembarangan di lingkungan birokrasi parlemen. Ia merupakan pejabat eselon yang menduduki posisi strategis sebagai Kepala Biro Pengkajian Konstitusi pada Deputi Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Konstitusi Setjen MPR RI.
Memiliki pangkat Pembina Utama (Golongan IV/e), Dyas merupakan salah satu pilar senior di Setjen MPR.
Dalam kesehariannya, ia memiliki peran krusial untuk turun ke berbagai daerah di Indonesia guna membuka sekaligus memantau jalannya seleksi LCC Empat Pilar.
2. Indri Wahyuni: Sang Penggerak Sosialisasi Empat Pilar
Tak jauh berbeda dengan rekannya, Indri Wahyuni juga memegang peran vital dalam internal Setjen MPR RI. Perempuan yang akrab disapa Indri ini menjabat sebagai Kepala Bagian Badan Sosialisasi.
Indri merupakan salah satu tokoh kunci di balik layar penyelenggaraan LCC Empat Pilar di tingkat nasional.
Tugas utamanya adalah mengoordinasikan pelaksanaan sosialisasi Empat Pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) ke seluruh pelosok negeri.
Ironisnya, ajang lomba yang digagas sebagai metode sosialisasi yang menyenangkan ini justru tercoreng oleh insiden perdebatan antara juri dan peserta yang kini viral.
Hingga saat ini, kolom komentar di berbagai platform media sosial masih dibanjiri kritik.