Suara.com - Evi Masamba memberikan klarifikasi terkait videonya yang mengaku terdampar di Malili setelah mengisi acara HUT Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, ke-21 pada Minggu (4/5/2024).
Evi Masamba menjelaskan sama sekali tak berniat menjelekkan Kabupaten Luwu Timur. Ia juga menegaskan bahwa permasalahannya adalah dengan pihak EO (Event Organizer).
"Jujur saya tidak ada maksud untuk menjatuhkan pihak Bapak Bupati beserta Manajemen PT Vale dan pemerintah Kabupaten Luwu Timur," ujar Evi Masamba dalam video unggahannya di Instagram pada Senin (5/5/2024).
"Masalah ini sebenarnya masalah miskomunikasi kami dengan pihak saya dan EO. Cuma ada video-video yang berseliweran dan dipelintir ke sana kemari," imbuh jebolan Dangdut Academy musim kedua tersebut.
Ditegaskan pula bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menjamu Evi Masamba dengan sangat baik. Oleh sebab itu, Evi berharap videonya tidak dipelintir ke sana kemari.
BACA JUGA: Ekspresi Sule Saksikan Rizky Febian Jalani Adat Hindu Bali Disorot: Mata Tak Bisa Berbohong
BACA JUGA: Terkuak, Teuku Ryan Ternyata Tak Suka Ria Ricis Bikin Konten Berbahaya Bareng Anak
Nonanu Entertainment selaku EO acara yang menghadirkan Evi Masamba pun sudah angkat bicara. Menurut EO, manajer Evi yang meminta tiket pesawat dicairkan dalam bentuk uang.
Dalam klarifikasinya, Evi Masamba membenarkan bahwa pihaknya berniat membeli tiket sendiri sehingga meminta pihak EO mencairkannya dalam bentuk uang.
Namun menurut Evi Masamba, pihak EO awalnya tidak mengabarkan apabila tiket mereka sudah dipesan. Oleh sebab itu, Evi berniat untuk berkunjung ke rumah ortu serta orang yang berjasa dalam kompetisinya di masa lalu.
"Kalau memang tiket pesawat sudah di-booking oleh pihak EO, kami tidak mungkin berangkat ke Timampu (desa di Sulawesi Selatan) andai kami diberi konfirmasi," jelas Evi Masamba.
Selain itu, pihak EO pun terlambat mentransfer uang tiket Evi Masamba. Alhasil Evi kehabisan tiket menuju Makassar.
"Kami ada bukti transfer dari EO kalo mereka transfer jam 1 siang dan baru dikirim bukti transfernya di jam 2.25 (siang)," ungkap wanita asal Luwu Utara, Sulawesi Selatan tersebut.
"Andaikan kami diberi tahu sudah di-booking kan tiket, kami nggak akan pergi ke mana-mana. Jadi kayak dipelintir ke sana kemari video saya ini," tambahnya.
Evi Masamba pun dibuat heran karena EO menyewa mobil dalam sistem 'paketan' sehingga berakhir tanggal 4 Mei pukul 9 pagi. Evi kala itu nyaris diturunkan di tengah jalan.