Melawan Arus, Desain dan Warna Masjid Ivan Gunawan Jadi Beda Sendiri di Uganda

Yazir Farouk Suara.Com
Selasa, 14 Mei 2024 | 10:42 WIB
Melawan Arus, Desain dan Warna Masjid Ivan Gunawan Jadi Beda Sendiri di Uganda
Potret Ivan Gunawan yang bangun masjid di Uganda, Afrika Timur (Instagram/ivan_gunawan)

Suara.com - Ivan Gunawan bersyukur karena masjid yang dibangun di sebuah desa bernama Ruwabarangga, Uganda Barat, telah selesai pembangunannya.

Igun, demikian dia biasa disapa, puas dengan hasilnya. Desain masjid dia percayakan penuh pada seorang sahabat yang pernah mendekor rumahnya di Tanah Air.

"Saya kirim desain dari Indonesia, saya minta sahabat saya yang dekor rumah saya, sebuah desain masjid, jadi saya pakai desain itu," kata Ivan Gunawan saat berbincang di kanal Youtube Eko Patrio, beberapa tahun lalu.

Potret Masjid Ivan Gunawan di Uganda. (Instagram/ivan_gunawan)
Potret Masjid Ivan Gunawan di Uganda. (Instagram/ivan_gunawan)

Menurut Ivan Gunawan, masjid yang dibangun berbeda sendiri dari masjid-masjid di kawasan tersebut. Selain desain, warna juga paling beda.

Ya, Ivan Gunawan memilih cat warna putih untuk mendominasi bangunan tempat ibadah umat Islam tersebut.

Sementara masjid-masjid di sana kata Ivan Gunawan berwarna mencolok.

"Menurut teman saya di Uganda, masjid yang warnanya putih cuma punya saya. Di sana masjid warnanya oranye, hijau, kuning. Kalau saya maunya warna putih," kata Ivan Gunawan.

Karenanya, Ivan Gunawan memutuskan untuk menamai masjid yang dibangunnya di Uganda sebagai Masjid Indonesia.

Pilihan Uganda sebagai lokasi pembangunan masjid dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu alasan utamanya adalah nazar yang pernah diucapkan Ivan untuk memiliki sebuah masjid.

"Saya memang pernah punya nazar ingin punya masjid, tapi saat mencoba membangun di Indonesia, selalu ada kendala," ujar Ivan Gunawan.

Kemudian, Ivan melihat unggahan dari sebuah lembaga amal tentang kesulitan mendapatkan air bersih di Uganda.

Tertarik dengan masalah tersebut, Ivan mulai mencari informasi lebih lanjut dan memutuskan menyumbang untuk pembangunan sumur.

Setelahnya, Ivan mendapat informasi bahwa warga di desa Ruwabarangga mengalami kesulitan untuk beribadah karena kurangnya fasilitas. Banyak dari mereka yang salat di bawah pohon dengan menggunakan daun sebagai alas.

BACA JUGA: Beda dari Ivan Gunawan, Kris Dayanti Lebih Pilih Bangun Gereja di Tanah Kelahiran

BACA JUGA: Jauh Sebelum Ivan Gunawan, Daniel Mananta Bangun Tempat Ibadah Tapi di Negeri Sendiri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI