Suara.com - Oklin Fia kembali dengan cerita sedih soal kehilangan uang. Total kerugian Oklin yang pernah dilaporkan karena dugaan pelecehan agama ini mencapai belasan juta rupiah.
Semua berawal dari Oklin Fia memesan di salah satu platform booking hotel online berinisial A. Oklin menegaskan tidak berniat menjelekkan aplikasi tersebut, melainkan mengedukasi followers-nya.
"Kronologinya berawal dari aku pesen tiket untuk ke Paris, tiket hotel. Aku ada keperluan buat visa," cerita Oklin Fia melalui unggahannya di Instagram pada Rabu (5/6/2024).
Oklin Fia rupanya jarang pesan di aplikasi A tersebut. Namun Oklin juga tak pikir panjang menyambungkan pembayaran aplikasi A ke kartu debit miliknya.
Harga hotel yang dipesan Oklin Fia adalah Rp16,8 juta dengan keterangan free cancellation atau bebas untuk dibatalkan. Oklin akhirnya membatalkan karena menekan tanda bayar.
Beda dengan aplikasi yang biasa dipakai Oklin Fia, aplikasi A tidak mengirimkan kode untuk konfirmasi ulang. Alhasil uang Oklin Fia langsung terpotong.
"Aku kesel sama tanganku juga sih. Kepencet payment, dan ternyata aplikasinya nyambung dengan debit card aku," imbuh Oklin Fia.
Selanjutnya karena terpencet, Oklin Fia membatalkan pemesanannya. Aplikasi A pun mengiyakan permintaan Oklin untuk membatalkan pesanan tersebut.
"Tapi kalian tahu? Enggak di-refund sama sekali, Rp16 juta itu melayang gitu aja," ucap Oklin Fia.
Saat Oklin Fia menanyakan, pihak aplikasi A mengatakan pengembalian dana tergantung pihak hotel. Oklin lantas menelepon pihak telepon, tetapi kembali dilempar ke aplikasi A.
"Makanya guys, jangan sekali-kali nyambungin debit card kalian untuk aplikasi ini," ujar selebgram dengan 471 ribu followers Instagram tersebut.

Konten Oklin Fia di aplikasi sebelah, diduga TikTok, pun terus hilang. Oleh sebab itu, Oklin memilih mengedukasi followers-nya di Instagram.
"Dan teruntuk perusahaan kalian seharusnya bisa memperbaiki permasalahan yang ada dan memberikan solusi yang terbaik untuk para customer bukannya malah mengabaikan ataupun membuat para customer merasa rugi terkait hal itu," tutur Oklin Fia di caption.
Kolom komentar Oklin Fia rupanya dipenuhi cerita pengalaman serupa dari warganet. Meski namanya disensor Oklin, warganet berani terang-terangan menyebut aplikasi A.
"Memang A sering kasus. Temanku juga ada yang kena klin," komentar akun @rezhaanind***.