Kisah Pahit Nenek Maarten Paes, 'Terusir' dari Indonesia Hingga Kehilangan Ibu saat PD II

Rabu, 11 September 2024 | 15:42 WIB
Kisah Pahit Nenek Maarten Paes, 'Terusir' dari Indonesia Hingga Kehilangan Ibu saat PD II
Maarten Paes dan neneknya, Nel Appels-van Heyst (Instagram)

Suara.com - Pemain yang baru dinaturalisasi pada April 2024 lalu, Maarten Paes kini menjadi salah satu jagoan di timnas Indonesia. Aksinya dalam membendung gol dari Timnas Australia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia berhasil mendatangkan beragam pujian.

Kehadiran sosok Maarten ini dianggap sebagai hadiah bagi Timnas Indonesia. Padahal di dalam dirinya, tidak ada darah Indonesia yang mengalir secara langsung.

Namun kedekatan Maarten Paes dengan Indonesia dimulai dari sang nenek, seorang perempuan Belanda yang bernama Nel Appels-van Heyst. Neneknya diceritakan pernah hidup dan tinggal di Indonesia.

Kisah nenek dari Maarten Paes ini tak selalu dilingkupi dengan kenangan-kenangan manis. Hidup di antara keruhnya Perang Dunia II menyisakan memori yang pahit dalam benak Nel Appels-van Heyst.

Diceritakan oleh Maarten Paes sebagai cucunya, Nel Appels-van Heyst disebut lahir di Kediri pada tahun 1940. Kemudian Nel Appels-van Heyst hidup di Indonesia selama sekitar lima sampai enam tahun.

"(Nenek saya) lahir dan tinggal di sana (Indonesia) selama lima atau enam tahun," ujar Maarten dalam tayangan milik FC Dallas, dikutip pada Rabu (11/9/2024).

Setelah enam tahun berlalu, pecahnya Perang Dunia II membuat nenek Maarten Paes harus bertahan hidup di kamp Spanyol-Jepang. Tentu saja, itu bukan hal yang mudah baginya yang masih muda saat itu.

"Perang Dunia II pecah kemudian selama beberapa tahun, dia (nenek saya hidup) di kamp-kamp Spanyol-Jepang," sambung Maarten Paes.

Maarten Paes beri reaksi usai debut di Stadion GBK. (Instagram/@fifaworldcup)
Maarten Paes beri reaksi usai debut di Stadion GBK. (Instagram/@fifaworldcup)

Saat waktunya di kamp-kamp Spanyol-Jepang berakhir, nenek Maarten memutuskan untuk kembali ke negerinya, Belanda dengan menaiki sebuah kapal.

Baca Juga: Berpostur 180 Cm, Kekasih Maarten Paes Punya Pekerjaan Gak Kaleng-kaleng

"Setelah beberapa tahun, dia kembali ke Belanda dengan menaiki sebuah kapal," ungkap Maarten Paes.

Walaupun berhasil kembali ke Belanda, Nel Appels-van Heyst yang masih muda harus membayarnya dengan kehilangan sang Ibunda di kamp isolasi.

"Saat perang, dia (nenek saya) kehilangan mamanya di kamp isolasi," jelas Maarten Paes.

Pahitnya kehidupan yang dijalaninya selama perang tak membuat Nel Appels-van Heyst menghilangkan kenangan indah serta rasa hormat kepada Indonesia yang pernah menjadi tempat tinggalnya. Menurut keterangan Maarten, neneknya turut bahagia saat dirinya berbicara mengenai naturalisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI