Indonesia Kita Ke-42 Pentaskan Kisah Penunggu Jembatan Merah

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Selasa, 01 Oktober 2024 | 12:04 WIB
Indonesia Kita Ke-42 Pentaskan Kisah Penunggu Jembatan Merah
Pentas Si Manis Jembatan Merah. (Dok: @matapanggung)

Suara.com - Kegelisahan akan nilai-nilai berbangsa dan bernegara, menjadi tema utama yang diangkat oleh Indonesia Kita dalam pementasannya ke-42.

Uniknya, tema nasionalisme ini mengangkat judul yang menggiring para penonton untuk membayangkan akan mendapatkan sajian cerita horor. Judul lakon kali ini yang ditulis oleh Agus Noor dan Joind Bayuwinanda, adalah “Si Manis Jembatan Merah”.

Disutradarai oleh Agus Noor, pementasan yang didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini ditampilkan di Teater Besar Taman Ismail Marzuki Jakarta pada 27 dan 28 September 2024.

Tampil para aktor dan aktris andalan Indonesia Kita, yaitu Butet Kartaredjasa, Cak Lontong, Akbar Kobar, Abdel Achrian, Inaya Wahid, Sha Ine Febriyanti, Bude Sumiarsih, Marwoto, Susilo Nugroho, Joened, dan Wisben.

Pertunjukan ini diiringi musik dari Orkes Sinten Remen dan dimeriahkan oleh para penari dari DvK Art Movement.

Pertunjukan Si Manis Jembatan Merah ini mengisahkan keberadaan sebuah jembatan di suatu kota yang memiliki nilai sejarah penting bagi penduduk di situ. Ada berbagai kenangan yang melekat di jembatan tersebut.

Dari kenangan veteran perang yang kerap menziarahi jembatan yang pernah dipertahankannya dari serangan musuh, kaum-kaum terpinggirkan yang menggunakan jembatan itu sebagai rumah mereka, hingga keberadaan hantu perempuan yang konon kerap menangis.

Konflik warga terjadi ketika muncul kabar jembatan merah akan dirubuhkan untuk digantikan jembatan lintasan bagi kereta super cepat. Ketika banyak orang mulai jatuh sakit dan bahkan mati, muncul rumor bahwa penunggu jembatan merah meminta tumbal.

Dalam tulisan pengantarnya, Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid menyampaikan bahwa Si Manis Jembatan Merah karya Agus Noor mengajak kita melihat kembali sejarah sebagai cermin untuk melihat kondisi saat ini.

Betapa jauh kesenjangan antara apa yang dibayangkan saat awal kemerdekaan dulu dengan apa yang kita lihat sekarang. Kesenjangan itu menciptakan ruang, dan dalam ruang itulah kita bisa melakukan refleksi tentang apa yang salah dalam perjalanan kita sebagai bangsa.

"Gagal mempertahankan jembatan ini maka seluruh kota akan dikuasai oleh musuh dan cita-cita kemerdekaan terancam kandas. Apakah kita mampu menjaga titik yang penting ini? Dalam refleksi terhadap kehidupan kita sekarang, ada banyak Jembatan Merah yang gagal kita pertahankan, ada banyak Jembatan Merah yang harus kita jaga agar tidak semakin jauh dari cita-cita kemerdekaan,” tulis Hilmar Farid.

Seturut dengan pernyataan Hilmar Farid dalam kata pengantarnya, Agus Noor sebagai penulis naskah dan sutradara, menyatakan bahwa lakon ini memang sengaja mengambil mitos bernuansa horor tentang penunggu sebuah jembatan untuk mengajak penonton memahami makna di balik kisah yang dipertunjukkan.

"Jembatan Merah ini adalah sebuah simbol dari sebuah monumen yang menandai perjuangan rakyat dalam mencapai kemerdekaannya. Di balik tengara (landmark) jembatan ini, ada kisah-kisah di masa lalu yang dinamakan sejarah. Saya rasa saat ini, kita sedikit demi sedikit, secara tidak sadar mulai melupakan atau terlupa akan sejarah republik ini. Bukannya tanpa alasan jika kehadiran sosok si manis yang menangisi jembatan merah ini, adalah perasaan yang tak tersampaikan dan terungkap dari mereka yang telah menyiapkan kehidupan yang kita jalani saat ini,” ujar Agus Noor.

Bagi Butet Kartaredjasa, sebagai salah satu pendiri Indonesia Kita, menyatakan apresiasi dan syukur atas dukungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan pementasan terbaru di tahun 2024 ini.

Sehingga tepat rasanya jika dalam pentas ke-42 ini, tim Indonesia Kita mengangkat kisah yang bertema kebangsaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudy-Ade: Pelestarian Budaya Jadi Prioritas Utama dalam Membangun Bogor

Rudy-Ade: Pelestarian Budaya Jadi Prioritas Utama dalam Membangun Bogor

Kotak Suara | Jum'at, 27 September 2024 | 23:44 WIB

Mengintip Perawatan Monumen Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng

Mengintip Perawatan Monumen Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng

Foto | Kamis, 26 September 2024 | 18:35 WIB

Terpikat Barat: Mengapa Generasi Muda Lebih Suka Gaya Hidup Kebarat-baratan?

Terpikat Barat: Mengapa Generasi Muda Lebih Suka Gaya Hidup Kebarat-baratan?

Your Say | Rabu, 25 September 2024 | 17:37 WIB

Era "Suka-Suka Gua": Ketika Etika dan Sopan Santun di Ruang Publik Kian Tergerus

Era "Suka-Suka Gua": Ketika Etika dan Sopan Santun di Ruang Publik Kian Tergerus

Your Say | Selasa, 24 September 2024 | 15:44 WIB

Desa Karangrejo Bangkit: Kuda Lumping Go Digital, Siap Kuasai Pasar Global!

Desa Karangrejo Bangkit: Kuda Lumping Go Digital, Siap Kuasai Pasar Global!

Your Say | Selasa, 24 September 2024 | 12:56 WIB

Budaya Indonesia Sering Diklaim Negara Lain, Ancaman Identitas Nasional!

Budaya Indonesia Sering Diklaim Negara Lain, Ancaman Identitas Nasional!

Your Say | Minggu, 22 September 2024 | 07:16 WIB

Terkini

Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun

Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 21:40 WIB

Antusias Tinggi, 3 Konser Internasional di Jakarta Ini Tambah Hari

Antusias Tinggi, 3 Konser Internasional di Jakarta Ini Tambah Hari

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 21:20 WIB

Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!

Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 21:00 WIB

Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini

Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 20:40 WIB

Deretan Potret Prewedding 'Old Money Vibes' Ala Syifa Hadju dan El Rumi, Elegan Bikin Baper

Deretan Potret Prewedding 'Old Money Vibes' Ala Syifa Hadju dan El Rumi, Elegan Bikin Baper

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 20:20 WIB

Maut Kembali Mengintai! Warner Bros Resmi Umumkan Tanggal Rilis Final Destination 7

Maut Kembali Mengintai! Warner Bros Resmi Umumkan Tanggal Rilis Final Destination 7

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 20:20 WIB

Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga

Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 20:00 WIB

The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV

The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 19:40 WIB

Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta

Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 19:20 WIB

Sinopsis Sacred Jewel, Ahn Bo Hyun Dapat Misi Berbahaya untuk Mencari Relik Suci

Sinopsis Sacred Jewel, Ahn Bo Hyun Dapat Misi Berbahaya untuk Mencari Relik Suci

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 19:00 WIB