Ibadah Kebudayaan Indonesia Kita ke-43: Semangat Gotong Royong Demi Putra Sang Maestro

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 11 November 2024 | 16:08 WIB
Ibadah Kebudayaan Indonesia Kita ke-43: Semangat Gotong Royong Demi Putra Sang Maestro
“Putra Sang Maestro” akan dipentaskan di Teater Besar Taman Ismail Marzuki Jakarta pada Kamis (14 November 2024) dan Jumat (15 November 2024) (Dok. Indonesia Kita)

Suara.com - Semangat untuk merawat Indonesia melalui kebudayaan, menjadi motivasi bagi seluruh tim Indonesia Kita dalam pementasan ke-43. Untuk itulah, ketiadaan dukungan di pentas yang menjadi pengujung tahun 2024 ini, tidak mengurangi niatan para pendukung Indonesia Kita untuk tetap menyapa penonton setianya. Keinginan untuk menampilkan sebuah ikhtiar merawat kebangsaan melalui pertunjukan seni, ternyata menjadi komitmen bersama seluruh tim Indonesia Kita, sehingga ketika pementasan yang didirikan oleh Butet Kartaredjasa, almarhum Djaduk Ferianto, dan Agus Noor ini tidak mendapatkan dukungan produksi dari pihak mana pun, seluruh pekerja seni yang terlibat bersepakat untuk tetap “manggung”.

Pertunjukan ke-43 kali ini, Indonesia Kita menampilkan lakon berjudul “Putra Sang Maestro” yang naskahnya ditulis oleh Agus Noor. Lakon ini akan dipentaskan di Teater Besar Taman Ismail Marzuki Jakarta pada Kamis (14 November 2024) dan Jumat (15 November 2024). Disutradarai oleh Agus Noor, pertunjukan ini akan menampilkan para pemain Butet Kartaredjasa, Cak Lontong, Akbar Kobar, Endah Laras, Oppie Andaresta, Sri Krishna Encik, Mucle Katulistiwa, Marwoto, Susilo Nugroho, Wisben, dan Joened. Penampilan para aktor dan aktris ini akan diiringi musik yang diaransemen oleh Arie Pekar dan dimeriahkan gerak tari yang dikoreografi oleh Siti Alisa.

“Putra Sang Maestro” akan dipentaskan di Teater Besar Taman Ismail Marzuki Jakarta pada Kamis (14 November 2024) dan Jumat (15 November 2024) (Dok. Indonesia Kita)
“Putra Sang Maestro” akan dipentaskan di Teater Besar Taman Ismail Marzuki Jakarta pada Kamis (14 November 2024) dan Jumat (15 November 2024) (Dok. Indonesia Kita)

Kisah “Putra Sang Maestro” menceritakan seorang seniman badut tua yang akan diberi gelar Sang Maestro. Baginya, gelar maestro tidak layak diterima oleh badut seperti dirinya. Masih banyak seniman atau tokoh lain yang menurutnya lebih pantas menyandang gelar ini. Namun pimpinan kota yang hendak memberikan gelar ini, bersikeras supaya badut senior ini mau menerima gelar Maestro. Alasan si pimpinan, badut selama ini terpinggirkan dan direndahkan sehingga gelar ini merupakan upaya untuk mengangkat profesi ini. Karena bimbang
dan ragu, sosok Sang Badut jadi viral karena banyak pendapat yang pro dan kontra. Satu sisi ada yang menilainya sombong, namun pihak lain ada yang menilainya punya sikap. Sejatinya ada alasan tersendiri bagi Pimpinan Kota untuk memberikan gelar ini, yaitu karena anaknya sering
dianggap badut. Jika badut jadi profesi terhormat dengan pemberian gelar ini, maka anaknya setidaknya bisa dianggap sebagai badut terhormat.

Menanggapi tantangan yang dihadapi Indonesia Kita di pentas terakhir di tahun 2024 ini, Agus Noor menyatakan rasa terharunya akan semangat rekan-rekan seniman yang terlibat di pentas kali ini.

“Saya sangat tersentuh dengan semangat para pendukung pentas kali ini saat
menerima kabar dari tim produksi bahwa sponsor yang tadinya akan mendukung, tiba-tiba mundur. Teman-teman seniman di pentas ini tiba-tiba sepakat untuk sama-sama saweran untuk menambah dana produksi supaya pentas tetap terlaksana. Semua tim sama-sama berupaya dengan caranya masing-masing. Misalnya tim artistik mencoba menyesuaikan bujet, dan tim produksi mencoba menghubungi penonton loyal Indonesia Kita untuk membeli tiket donasi. Begitulah, dengan segala upaya dan semangat memperjuangkan gagasan, kami mencoba terus
mewujudkan pementasan ini,” ujar Agus Noor.

Kondisi prihatin yang tengah dirasakan Indonesia Kita di pementasan ke-43 kali ini, justru dinyatakan oleh Butet Kartaredjasa, sebagai bukti keberhasilan Indonesia Kita dalam membangun ekosistem kebudayaan yang sesungguhnya.

“Baik itu antara sesama pemain, tim artistik, dan kru panggung, sampai mereka yang berada di garda depan dalam penjualan tiket, ternyata memiliki semangat dan kekompakan yang padu untuk mewujudkan pementasan ini. Yang lebih menakjubkan lagi, ternyata keberadaan penonton yang loyal yang turut serta
memberikan donasi, memperlihatkan bahwa Indonesia Kita ternyata telah membangun suatu ekosistem. Dengan keberadaan ekosistem ini, kami optimis bahwa masih banyak pihak-pihak yang mendukung ikhtiar-ikhtiar berkesenian yang menghargai akal sehat dan nurani,” kata Butet Kartaredjasa.


Pentas ke : 43
Judul Pentas : Putra Sang Maestro
Jadwal : 2 kali pentas
Kamis, 14 November 2024, pukul 20.00 WIB
Jumat, 15 November 2024, pukul 20.00 WIB
Tempat : Teater Besar – Taman Ismail Marzuki Jakarta, Jl. Cikini Raya No.73, Jakarta Pusat

Pendiri : Djaduk Ferianto, Butet Kartaredjasa, dan Agus Noor
Naskah : Agus Noor
Sutradara : Agus Noor
Penata Artistik : Bulqini
Pemain : Butet Kartaredjasa | Cak Lontong | Akbar Kobar | Endah Laras |
Sri Krishna Encik | Oppie Andaresta | Marwoto | Susilo Nugroho |
Mucle Katulistiwa | Joened | Wisben
Pemusik : Arie Pekar
Penata Tari : Siti Alisa

baca juga

HTM Putra Sang Maestro
Zona Oranye : Rp. 1.000.000
Zona Hijau : Rp. 750.000
Zona Kuning : Rp. 500.000
Zona Biru : Rp. 350.000
Zona Merah : Rp. 200.000
Reservasi Tiket : 0813 622226 10 | 0813 622226 17

Informasi:
Website : www.kayan.co.id
Instagram : kayanproduction
Twitter : @infoKAYAN
#JanganKapokMenjadiIndonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Latihan Timnas Jepang Tertutup Kain Hitam, Canda Netizen: Segitu Takutnya Sama King Indo

Latihan Timnas Jepang Tertutup Kain Hitam, Canda Netizen: Segitu Takutnya Sama King Indo

Bola | Senin, 11 November 2024 | 15:55 WIB

Jumat Berkah di Tangan Timnas Indonesia! 3 Hal Bikin Jepang Sangat Kesulitan Bermain

Jumat Berkah di Tangan Timnas Indonesia! 3 Hal Bikin Jepang Sangat Kesulitan Bermain

Bola | Senin, 11 November 2024 | 15:50 WIB

5 Contoh Teks Pidato Peringatan Hari Guru Nasional 2024

5 Contoh Teks Pidato Peringatan Hari Guru Nasional 2024

Lifestyle | Senin, 11 November 2024 | 15:49 WIB

Atta Halilintar Gelontorkan Bonus Rp111 Juta Untuk Timnas Indonesia Usai Juara Piala AFF Futsal 2024

Atta Halilintar Gelontorkan Bonus Rp111 Juta Untuk Timnas Indonesia Usai Juara Piala AFF Futsal 2024

Entertainment | Senin, 11 November 2024 | 15:33 WIB

Fotografer FC Utrecht Kirim Sinyal Ole Romeny Segera Salaman, Terbang ke Indoneesia November Ini?

Fotografer FC Utrecht Kirim Sinyal Ole Romeny Segera Salaman, Terbang ke Indoneesia November Ini?

Bola | Senin, 11 November 2024 | 15:29 WIB

Sekelas Bahlil Lahadalia Catut Nama Jatam dalam Disertasinya dan Diuji Guru Besar UI

Sekelas Bahlil Lahadalia Catut Nama Jatam dalam Disertasinya dan Diuji Guru Besar UI

Bisnis | Senin, 11 November 2024 | 15:06 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×