Hanya Keren di Layar Lebar? Berikut 6 Film Indonesia tentang Polisi

Yazir F

Jum'at, 21 Februari 2025 | 19:20 WIB
Hanya Keren di Layar Lebar? Berikut 6 Film Indonesia tentang Polisi
Film Indonesia tentang Polisi

Suara.com - Industri perfilman Indonesia telah menghasilkan berbagai macam film dengan tema yang beragam, salah satunya adalah tema kepolisian. Beberapa film Indonesia tentang polisi bahkan mendapat apresiasi yang tinggi dari penonton.

Baru-baru ini, lagu dari band Sukatani berjudul "Bayar Bayar Bayar" menjadi kontroversial lantaran diduga berisi kritik terhadap oknum kepolisian, meski liriknya tidak secara spesifik menyebutkan institusi atau pihak tertentu.

Kontroversi ini kemudian memunculkan perbincangan mengenai representasi polisi di media, termasuk dalam film. Beberapa film menampilkan representasi yang beragam tentang polisi di Indonesia.

Ada yang menampilkan sisi heroik polisi dalam memberantas kejahatan, ada juga yang menggambarkan sisi manusiawi polisi dengan segala permasalahan hidupnya.

Nah, berikut adalah 6 film Indonesia yang mengangkat tema tentang kepolisian.

1. The Raid

The Raid
The Raid

Dibintangi oleh Iko Uwais, "The Raid: Redemption (2011)" mengisahkan tentang seorang polisi bernama Rama yang terjebak dalam sebuah gedung yang dikuasai oleh geng kriminal.

Sekuelnya, "The Raid 2: Berandal" (2014) melanjutkan kisah Rama yang menyamar sebagai narapidana untuk menyusup ke dalam dunia kejahatan yang lebih dalam.

"The Raid" tidak hanya menyajikan hiburan semata, tetapi juga menggambarkan sisi gelap dunia kriminalitas di Jakarta. Konflik antar-geng dan pertempuran brutal membuat film ini semakin membuat penonton merasa tegang.

2. Pohon Terkenal

Pohon Terkenal
Pohon Terkenal

Disutradarai oleh Monty Tiwa dan Annisa Meutia, film yang dirilis pada 2019 ini dibintangi oleh Umay Shahab, Laura Theux, dan Raim Laode. Kisahnya tentang perjuangan para taruna dan taruni dalam menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian.

baca juga

Film ini menyajikan kisah yang inspiratif tentang perjuangan meraih mimpi, persahabatan, cinta, dan pengorbanan dalam memilih jalan hidup.

"Pohon Terkenal" juga memberikan gambaran sekilas tentang kehidupan di balik layar pendidikan kepolisian yang keras dan penuh tantangan.

3. Hanya Manusia

Hanya Manusia
Hanya Manusia

Tayang pada 2019, "Hanya Manusia" disutradarai oleh Tepan Kobain, serta dibintangi oleh Prisia Nasution, Yama Carlos, dan Shenina Cinnamon. Film ini bercerita tentang seorang perwira polisi wanita bernama Annisa yang harus menyeimbangkan antara tugas dan keluarga.

Di sisi lain, Annisa juga harus mengungkap kasus penculikan anak di bawah umur yang meresahkan masyarakat.

"Hanya Manusia" menggambarkan sisi manusiawi polisi dengan segala permasalahan hidupnya, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai individu yang memiliki keluarga dan emosi.

4. Sang Prawira

Sang Prawira
Sang Prawira

Film arahan sutradara Ponti Gea ini dibintangi oleh Anggika Bolsterli. Kisahnya tentang perjuangan seorang pemuda desa dari pinggiran Danau Toba yang bertekad untuk menjadi anggota polisi.

Dirilis tahun 2019, "Sang Prawira" menggambarkan nilai-nilai luhur yang perlu dimiliki oleh seorang anggota kepolisian, seperti kejujuran, keberanian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Tak hanya cerita yang cukup solid, film tentang polisi ini juga menyajikan budaya sekaligus keindahan destinasi wisata lokal.

5. Sayap-Sayap Patah

Sayap-Sayap Patah
Sayap-Sayap Patah

Dibintangi oleh Nicholas Saputra dan Ariel Tatum, film arahan Rudi Soedjarwo ini diadaptasi dari kejadian kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok pada 2018.

"Sayap-Sayap Patah" menggambarkan sisi psikologis seorang prajurit dengan intensitas emosi yang tinggi.

Film yang dirilis pada 2022 ini tidak hanya menampilkan aksi heroik polisi, tetapi juga sisi manusiawi mereka yang penuh dengan ketakutan, kekecewaan, dan keraguan.  

6. Kabut Berduri

Kabut Berduri
Kabut Berduri

"Kabut Berduri" yang disutradarai oleh Edwin dirilis secara eksklusif di Netflix pada 2024. Film ini dibintangi Putri Marino, Yoga Pratama dan Lukman Sardi.

Kisahnya tentang Sanja (Putri Marino), seorang detektif menyelidiki pembunuhan berantai di perbatasan Indonesia–Malaysia. Namun, dia harus menghadapi masa lalunya yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Selain lima film di atas, ada juga film Indonesia lainnya yang mengangkat tema tentang kepolisian, seperti "22 Menit" yang diangkat dari kisah nyata peristiwa bom di Sarinah Thamrin dan "Aku Rindu" yang mengisahkan kehidupan keluarga polisi di tengah-tengah masyarakat Flores Timur.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Melanie Subono, Polisi Tak Perlu Tersinggung Kalau Isi Lirik Lagu Sukatani Keliru

Kata Melanie Subono, Polisi Tak Perlu Tersinggung Kalau Isi Lirik Lagu Sukatani Keliru

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 17:32 WIB

Profil Twister Angel, Vokalis Band Sukatani Ternyata Guru Sekolah Islam

Profil Twister Angel, Vokalis Band Sukatani Ternyata Guru Sekolah Islam

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 17:12 WIB

Melanie Subono Minta Musisi di DPR Ambil Sikap soal Kasus Band Sukatani

Melanie Subono Minta Musisi di DPR Ambil Sikap soal Kasus Band Sukatani

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 16:31 WIB

Band Sukatani Ditelanjangi, Ramalan Mengerikan Wanda Hamidah Terkait Rezim Viral

Band Sukatani Ditelanjangi, Ramalan Mengerikan Wanda Hamidah Terkait Rezim Viral

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 16:44 WIB

Selang Sehari Tanggapi Polemik Lagu Sukatani, Produser Musik Mardial Kena Retas

Selang Sehari Tanggapi Polemik Lagu Sukatani, Produser Musik Mardial Kena Retas

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 16:09 WIB

Riuh Kasus Band Sukatani, Lagu "Polisi yang Baik Hati" dari Slank Kini Ramai Dihujat Lagi

Riuh Kasus Band Sukatani, Lagu "Polisi yang Baik Hati" dari Slank Kini Ramai Dihujat Lagi

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 14:50 WIB

Terkini

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

×