Suara.com - Honor ustaz Maulana sempat ramai dibicarakan beberapa waktu lalu akibat terlibat polemik es teh Gus Miftah. Dia disebut-sebut mengantongi honor Rp25 juta untuk satu kali tampil di acara televisi.
Seiring santernya isu mematok honor Rp25 juta, ustaz Maulana pun angkat bicara. Dalam acara 'Rumpi' yang dipandu Feni Rose pada Senin (3/3/2025), eks suami Nur Aliah itu mengungkap tidak pernah mematok tarif untuk berdakwah.
"Semenjak saya berdakwah tahun 88, saya tidak pernah membicarakan materi. Kalau ada yang bicara materi, saya tidak akan layani," ujar ustaz Maulana.
Pasalnya, ustaz Maulana enggan niatnya berdakwah tercampuri urusan duniawi. Dia mengaku, khawatir niatnya menyiarkan Islam ternodai hasrat harta.
"Karena jangan sampai pada posisi berdakwah itu kita tidak ikhlas," sambung ustaz Maulana, ditilik dari akun @rumpi_ttv pada Senin (3/3/2025).
Meski begitu, ustaz Maulana tidak cuma-cuma mengisi acara pengajian. Dia menilai, berdakwah itu tidak gratis karena membutuhkan pengetahuan yang mahal.
"Saya tidak mau bicara materi. Kalau dikasih Alhamdulillah, kalau tidak dikasih kelewatan. Karena ilmu itu tidak bisa dipatokan berapa, ilmu itu mahal," ucap ustaz Maulana.
Semenjak berdakwah pada 1988, ustaz Maulana mengaku tidak pernah membuka honor yang diterimanya. Dia acap kali menyerahkan honor itu kepada sang ibunda.

"Semua amplop itu saya gak pernah saya buka, selalu saya kasih ibu. Tahun 1988 sampai 2000, saya sudah menggunakan kendaraan bermotor. Sudah ada cicilan," kata ustaz Maulana.
Selang 20 tahun kemudian, ustaz Maulana berumah tangga dengan Nur Aliah. Honor ceramah kemudian dibagi menjadi tiga bagian.
"Tahun 2008, kata ibu saya bagi tiga. Tiga puluh (saya), tiga puluh (istri), tiga puluh (ibu). Sepuluh sedekah," tutur ustaz Maulana.