Orangtua TikToker Arra Terancam Diadukan ke KPAI, Buntut Eksploitasi Anak Lewat Konten Buruh Pabrik

Yazir F, Rosiana Chozanah

Senin, 24 Maret 2025 | 20:10 WIB
Orangtua TikToker Arra Terancam Diadukan ke KPAI, Buntut Eksploitasi Anak Lewat Konten Buruh Pabrik
Arra dan Lita Gading (Instagram)

Suara.com - Psikolog Lita Gading kembali mengkritik orangtua TikToker kecil Arra, yang akrab disapa Baba (Ayah) dan Bubu (Ibu).

Kritik ini muncul usai Baba dan Bubu mengunggah konten sang anak menghina para pekerja pabrik.

Lita Gading heran bagaimana anak berusia lima tahun dapat berpikiran untuk menghina pekerja pabrik. Terlebih, Baba dan Bubu juga sama sekali tidak menegurnya.

"Ampun anak kecil udah bisa ngomong begitu. Ampun, anak kecil udah bisa ngomong begitu, ya. Yang ngajarin siapa? Orangtuanya malah ketawa dan malah merespons hal tersebut," kata Lita Gading, dikutip dari postingan TikTok-nya pada Senin (24/3/2025).

Lita Gading menambahkan, "Harusnya kasih tau sama anaknya, itu nggak boleh ya. Itu namanya merendahkan orang. Kok anak sekecil itu bisa ya ngomong seperti itu, yang nggak tersaring sama orang tuanya? Orang tuanya malah mendukung."

Menurut Lita Gading, seharusnya orangtua bisa memfilter konten terlebih dulu sebelum diunggah ke akun media sosial mereka.

Psikolog Lita Gading menegur orang tua selebgran cilik Arra karena menghina pekerja pabrik (Instagram)
Psikolog Lita Gading menegur orang tua selebgran cilik Arra karena menghina pekerja pabrik (Instagram)

"Harusnya sebelum memposting, harus memperhatikan dulu ada nggak bahasanya yang bikin resah? Ada nggak bahasanya yang menyinggung perasaan orang atau sebagainya? Harusnya orangtuanya yang ngontrol," ujar Lita Gading. 

Lita Gading menganggap hal itu sebagai eksploitasi anak. Sebab, orangtua mendapatkan engagement sehingga dipanggil ke podcast hingga program televisi dan tentu menerima bayaran. 

Sang psikolog tidak segan-segan melaporkan mereka ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bila terus-menerus menjadikan Arra bahan kontennya.

baca juga

"Sekali lagi ya, kalau sampe orangtuanya seperti ini terus, saya akan laporkan ke perlindungan anak. Ini sudah sebuah eksploitasi anak yang tidak benar," sambungnya.

Bila orangtuanya ingin mendapatkan penghasilan, Lita Gading mengimbau untuk melakukannya atas nama sendiri. Jangan sampai anak dijadikan korban.

"Apalagi untuk konsumsi publik dan untuk meningkatkan engagement-nya. Itu jangan sampai kayak begitu. Ini orang tuanya mau cari duit, tapi melalui jalurnya Arra. Anda mendapatkan uang dari Arra," katanya. 

"Kalau mau meningkatkan follower Anda, ya pake nama Anda sendiri lah. Jangan pakai naa Arra, Arra 'dijual' untuk mendapatkan penghasilan untuk Anda," ujarnya lagi. 

Lita Gading berpesan kepada orangtua di luar sana untuk tidak mencontoh Baba dan Bubu. Sebab, apa yang dilakukan oleh mereka tidak dapat dibenarkan.

"Orangtua seperti ini tidak patut menjadi contoh semua orang, apalagi ini mengekploitasi anak. Jangan sampai Anda berdalih uang itu untuk kebutuhan Arra, tapi itu untuk kebutuhan Anda sendiri," katanya.

Arra dan kedua orang tuanya. (Instagram/megavallentina)
Arra dan kedua orang tuanya. (Instagram/megavallentina)

Dalam kontennya itu, Lita Gading sampai menandai akun media sosial Komisi Perlindungan Anak hingga Seto Mulyadi.

"Orangtua yang nebeng popularitas anak ini mah @LPAI @KPAI @setomulyadi96," tulis Lita Gading dalam captionnya.

Teguran yang diberikan Lita Gading pun didukung oleh banyak warganet. Bahkan, mereka setuju bila orangtua Arra dilaporkan ke KPAI.

"Laporin nggak sih kak orangtuanya, soalnya bikin sakit hati. Katanya, 'Teteh teteh bubaran pabrik'," kata seorang warganet.

"Dihimbau orang tuanya Arra, sedang ktar-ketir bingung," sindir warganet yang lain.

"Anak sekecil itu sudah tau bubaran pabrik. Tau dari mana mukanya teteh bubaran pabrik? Saya tuh kemarin bingung bubaran pabrik tuh apa, baru ngeh juga waktu baca komentar," ujar warganet lainnya.

Jadi kontroversi

Video Arra diunggah ke akun TikTok bababubuarra milik kedua orangtuanya, Billi Sandi Pratama dan Mega Vallentina. Tapi kini video tersebut sudah dihapus.

Kendati begitu, video Arra masih bisa dilihat oleh netizen sebab sudah dibagikan ulang oleh beberapa akun media sosial. Ucapan Arra pun terus menjadi perbincangan di kalangan netizen.

Dalam video tersebut, Arra yang sedang berada di dalam mobil bersama ayah dan ibunya meminta pelembap. Sang ibu pun menuruti permintaan Arra.

Bocah cantik itu nampak mengaplikasikan pelembapnya ke wajah tanpa bantuan orang tuanya. Ia juga mengaku rajin memakai pelembap agarnya wajahnya tidak seperti buruh pabrik.

"Apa itu Sayang?" tanya Billi Sandi Pratama kepada Arra.

"Pelembap, biar kulitnya enggak hinay," celetuk Arra.

"Hinay itu kayak gimana?" tanya sang ayah lagi.

"Biar enggak kayak teteh-teteh bubaran pabrik, Ba," lanjut Arra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikolog Lita Gading Dukung Jennifer Coppen Laporkan Hater ke Polisi: Bagian dari Kesehatan Mental

Psikolog Lita Gading Dukung Jennifer Coppen Laporkan Hater ke Polisi: Bagian dari Kesehatan Mental

Entertainment | Minggu, 23 Maret 2025 | 10:53 WIB

Arra Si Bocah Viral Kembali Panen Kritik, Diduga Hina Fisik Buruh Pabrik

Arra Si Bocah Viral Kembali Panen Kritik, Diduga Hina Fisik Buruh Pabrik

Entertainment | Sabtu, 22 Maret 2025 | 13:50 WIB

Psikolog Lita Gading Sebut Hotman Paris Turun Level karena Terus Ladeni Firdaus Oiwobo

Psikolog Lita Gading Sebut Hotman Paris Turun Level karena Terus Ladeni Firdaus Oiwobo

Entertainment | Jum'at, 21 Maret 2025 | 21:25 WIB

Lita Gading Puji Cara Syahrini dan Reino Barack Jaga Privasi Princess R: Jangan Eksploitasi Anak!

Lita Gading Puji Cara Syahrini dan Reino Barack Jaga Privasi Princess R: Jangan Eksploitasi Anak!

Entertainment | Rabu, 19 Maret 2025 | 15:33 WIB

Psikolog Lita Gading Ungkap Pelajaran dari Kisah Hidup Nunung: Tidak Usah Pikirkan Orang Lain

Psikolog Lita Gading Ungkap Pelajaran dari Kisah Hidup Nunung: Tidak Usah Pikirkan Orang Lain

Entertainment | Rabu, 19 Maret 2025 | 08:56 WIB

Jatuh Miskin Nafkahi 50 Orang Keluarga, Nunung Dapat Pesan Menohok dari Psikolog

Jatuh Miskin Nafkahi 50 Orang Keluarga, Nunung Dapat Pesan Menohok dari Psikolog

Entertainment | Selasa, 18 Maret 2025 | 19:58 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×