Badai eks Kerispatih Pun Dapat Bayaran Royalti di Bawah Ekspektasi

Yohanes Endra, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 02 April 2025 | 21:00 WIB
Badai eks Kerispatih Pun Dapat Bayaran Royalti di Bawah Ekspektasi
Doadibadai Hollo atau Badai saat datang ke kantor Suara.com, Kamis (23/1/2025) [Suara.com/Hyoga Dewa Murti]

Suara.com - Eks personel Kerispatih, Doadibadai Hollo atau Badai juga mengeluhkan nasib serupa tentang pembayaran royalti performing rights yang di bawah ekspektasi.

Bedanya dari Denny Chasmala, Badai masih bernasib lebih baik karena mendapat kiriman sampai puluhan juta Rupiah dari lembaga manajemen kolektif (LMK).

"Kalau saya, masih lumayan lah. Yang pasti, tidak ratusan juta (Rupiah) ya. Masih puluhan juta," beber Badai di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Selasa (1/4/2025).

Badai juga tidak punya pilihan selain menerima kiriman uang yang ada seperti Denny Chasmala. Tidak ada rincian data yang menyertai bukti pengiriman uang royalti dari LMk.

"Berusaha disesuaikan saja. Ya mau gimana? Kan terus terang, nggak ada laporannya. Transferannya aja nggak ada laporannya, gimana mau tahu?" keluh Badai.

Namun, Badai masih meyakini bahwa hak yang mestinya didapat dari royalti performing rights karya-karya ciptaannya lebih dari yang sudah ia terima saat ini.

"Kalau mau di-collect dari lagu-lagu saya ini, itu nilainya sangat besar, harusnya," klaim Badai.

Pertama, Badai menyinggung pemasukan dari eks bandnya Kerispatih, yang masih rutin membawakan karya-karya ciptaannya semasa masih bergabung dengan mereka.

"Ya mantan band saya aja masih bawain lagu saya sampai sekarang. Itu aja udah ketahuan, berapa yang harus dibayar kalau laporannya bener," kata Badai.

baca juga

Kedua, Badai juga membahas pemasukan dari penyanyi-penyanyi lain yang memakai lagu ciptaannya di setiap konser.

"Penyanyi-penyanyi Indonesia yang saya ciptain lagunya, masih beredar di mana-mana. Itu bisa dicek juga berapa," jelas Badai.

Ketiga, Badai sendiri juga masih sering tampil membawakan lagu-lagu ciptaannya, yang tentu ada nilai performing rights-nya juga dari sana.

"Saya main manggung pribadi, meskipun belum banyak, tapi ada, ada yang bisa di-collect," kata Badai.

Keempat, lagu-lagu ciptaan Badai yang biasa diputar di rumah karaoke mestinya juga dikenakan royalti performing rights.

"Belum lagi di karaoke, YouTube. Belum lagi di mana, harusnya untuk performing rights lagu-lagu saya bisa lebih gede daripada digitalnya," tutur Badai.

Badai di forum diskusi bersama Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) dan perangkat penyelenggara konser di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (28/2/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Badai di forum diskusi bersama Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) dan perangkat penyelenggara konser di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (28/2/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Namun kembali lagi, Badai mau tidak mau harus menerima besaran royalti performing rights yang ia dapat dari LMK saat ini.

"Ya disesuaikan aja, dipuas-puasin aja. Disyukuri intinya," kata Badai.

Satu-satunya cara yang Badai yakini efektif untuk melawan ketidakadilan saat ini adalah dengan tidak mengandalkan LMK lagi sebagai pihak yang selama ini mendistribusikan uang royalti.

"LMK belum punya metode yang memadai untuk penagihan live performance," tegas Badai.

Sebelumnya, Denny Chasmala mendapat sorotan publik gara-gara cuma menerima royalti performing rights sebesar Rp5,2 juta dari seluruh karya ciptaannya.

Padahal, salah satu karya ciptaan Denny Chasmala, Berharap Tak Berpisah sekarang sedang naik daun dan banyak dibawakan oleh penyanyi-penyanyi lain.

"Temen-temen band kafe atau penyanyi yang menyanyikan lagu saya itu banyak. Mereka aja sampai nggak terima saya cuma dapat Rp5,2 juta," kisah Denny Chasmala.

Lagu Berharap Tak Berpisah pun banyak diputar ulang di layanan streaming musik setelah viral lagi di kalangan anak muda. Dari situ, Denny Chasmala harusnya juga mendapat pemasukan.

"Royalti performing rights itu kan sumbernya banyak ya. Ada dari radio, televisi, kafe-kafe, bisa juga dari streaming," jelas Denny Chasmala.

Transparansi LMK dalam mendistribusikan uang royalti performing rights ke para pencipta lagu memang jadi isu lain di balik masalah pemenuhan hak mereka.

Oleh Kunto Aji, LMK bahkan digambarkan layaknya wasit curang dalam sebuah pertandingan sepak bola, yang merugikan salah satu tim.

Masalah utama kisruh perizinan lagu sendiri bermuara dari penerapan dua pasal tumpang tindih dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Tornado AS: 33 Tewas, Ratusan Luka, Bencana Meluas!

Tragedi Tornado AS: 33 Tewas, Ratusan Luka, Bencana Meluas!

News | Minggu, 16 Maret 2025 | 17:39 WIB

Badai Buktikan Mudahnya Penyanyi Izin Bawakan Lagu ke Penciptanya: Didasari Hati Nurani

Badai Buktikan Mudahnya Penyanyi Izin Bawakan Lagu ke Penciptanya: Didasari Hati Nurani

Entertainment | Sabtu, 15 Maret 2025 | 20:20 WIB

Badai Salju AS Tewaskan 3 Orang, Lumpuhkan Listrik Puluhan Ribu Warga

Badai Salju AS Tewaskan 3 Orang, Lumpuhkan Listrik Puluhan Ribu Warga

News | Kamis, 06 Maret 2025 | 16:47 WIB

Gaji Dirut Pertamina Rp1,8 Miliar Masih Korupsi, Badai: Mereka Cari Apa Sih?!

Gaji Dirut Pertamina Rp1,8 Miliar Masih Korupsi, Badai: Mereka Cari Apa Sih?!

Video | Senin, 03 Maret 2025 | 15:00 WIB

Bensin Oplosan Pertamax Bikin Mobil Badai Brebet, Mantan Personel Kerispatih Meradang!

Bensin Oplosan Pertamax Bikin Mobil Badai Brebet, Mantan Personel Kerispatih Meradang!

Video | Senin, 03 Maret 2025 | 12:05 WIB

Terkini

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×