BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB
BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Foto Fadil-Suara.com
baca 10 detik
  • BEI akan melakukan pemeriksaan acak laporan free float dan pihak terafiliasi emiten.
  • BEI telah mengirimkan pengingat kepada seluruh perusahaan tercatat.
  • Direksi terancam tindakan tegas jika terbukti melaporkan data tidak benar.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai memperketat pengawasan terhadap keterbukaan informasi perusahaan tercatat. Tak sekadar mengandalkan laporan emiten, bursa akan melakukan pemeriksaan secara acak (random checking) terhadap data kepemilikan saham publik atau free float serta informasi pihak terafiliasi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan data yang disampaikan perusahaan tercatat benar dan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Pasalnya, informasi mengenai porsi saham beredar di publik dan kepemilikan pihak terafiliasi menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga transparansi serta kredibilitas pasar modal.

IHSG melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026). [Antara]
IHSG melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026). [Antara]

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, pihaknya telah mengirimkan pengingat kepada seluruh perusahaan tercatat agar memenuhi kewajiban pelaporan data free float dan pihak terafiliasi secara benar.

Bahkan, pengingat tersebut kembali disampaikan kepada emiten pada pekan lalu. Setelah itu, BEI akan mulai melakukan pemeriksaan secara acak untuk menguji kebenaran informasi yang dilaporkan.

"Minggu lalu reminder itu kami kirimkan kembali dan setelah ini kami akan melakukan random checking," ujar Jeffrey dalam workshop bersama jurnalis pasar modal di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (31/10/2026).

Jeffrey menegaskan, BEI tidak akan tinggal diam apabila menemukan perusahaan tercatat yang memberikan informasi tidak benar. Bursa bahkan menyiapkan tindakan tegas terhadap jajaran direksi yang bertanggung jawab atas pelaporan tersebut.

"Bila ditemukan ada perusahaan tercatat yang melaporkan free float atau pihak terafiliasi tidak benar, kami akan mengambil tindakan tegas terhadap direksi yang bertanggung jawab," kata dia.

Menurut Jeffrey, penguatan pengawasan ini merupakan bagian dari upaya BEI meningkatkan kualitas transparansi pasar modal Indonesia.

Pemeriksaan tersebut juga menjadi langkah untuk memastikan informasi kepemilikan saham yang beredar di pasar dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, investor memiliki dasar informasi yang lebih akurat dalam mengambil keputusan investasi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Terkini

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:40 WIB

×