Eksistensi Hantu di Film Jumbo jadi Polemik, Disebut Ancaman Akidah Anak

Sumarni

Kamis, 17 April 2025 | 08:33 WIB
Eksistensi Hantu di Film Jumbo jadi Polemik, Disebut Ancaman Akidah Anak
Eksistensi Hantu di Film Jumbo jadi Polemik [Instagram]

Suara.com - Demam "Jumbo" masih berlangsung di Tanah Air. Film animasi Indonesia terlaris itu telah menarik empat juta penonton sejak dirilis pada 31 Maret 2025.

Disutradarai oleh Ryan Adriandhy, "Jumbo" menjadi tontonan berkualitas untuk anak, baik dari segi visual maupun cerita.

Sayangnya, di tengah antusiasme pemirsa terhadap film produksi Visinema Studios, muncul kritik terkait eksistensi Meri.

Meri adalah hantu anak perempuan yang meminta bantuan Don untuk mencari orangtuanya.

Don setuju, asal Meri bersedia membantu mereka untuk mempersiapkan penampilan di pentas.

Dengan bantuan Meri, Don dan kawan-kawan berhasil mempersembahkan aksi panggung yang sangat berkesan, bahkan keluar sebagai pemenang.

Sebelumnya, seorang konten kreator Muslimah bernama Afifah menyoroti karakter Meri, serta keterkaitannya dengan perjanjian gaib bersama Don.

Menurut Afifah, penggambaran perjanjian antara manusia dan makhluk gaib dalam konteks ke-Islaman bisa disebut sebagai syirik.

Afifah menganggap hal tersebut perlu diwaspadai, terlebih dalam tayangan yang dikonsumsi oleh anak-anak.

baca juga

Meski begitu, Afifah tidak menutup mata terhadap kualitas produksi film "Jumbo" dan tetap mengapresiasi kerja keras para kreator di baliknya.

Dia hanya merasa berkewajiban untuk menyampaikan pandangan dari sudut seorang ibu Muslim yang peduli dengan nilai-nilai yang diserap anak-anak.

Selain karakter Meri, keberadaan radio yang bisa menangkap makhluk halus dalam "Jumbo" juga dipermasalahkan.

Melalui radio tersebut, Don bisa berkomunikasi dengan kedua orangtuanya yang telah meninggal.

Terasa mengharukan bagi pemirsa, terutama mereka yang sangat merindukan orang-orang terkasih yang sudah tidak ada lagi di dunia ini.

Sayangnya, bagi segelintir pemirsa, sangat tidak bijak menampilkan radio sebagai media untuk berkomunikasi dengan orang yang sudah meninggal.

Seorang netizen mengkritik bagian tersebut dengan alasan anak jadi bertanya-tanya, apakah kita bisa berkomunikasi dengan orang meninggal melalui radio.

Oleh karena itu, netizen merasa "Jumbo" bukan film yang cocok ditonton oleh anak-anak, terutama berusia enam tahun ke bawah.

"Pendapat saya (film Jumbo) nggak cocok (ditonton anak-anak). Anak saya jadi bertanya" kita bisa komunikasi dengan orang meninggal lewat radio?" kritik netizen dengan akun @hrs***.

Beberapa kritik terkait eksistensi makhluk halus dalam film "Jumbo" sontak memicu pro dan kontra di kalangan netizen.

Sebagian menganggap kritiknya berlebihan dan membandingkan dengan karya-karya lain yang juga mengandung unsur makhluk halus dan sihir.

Sebut saja Casper, Harry Potter, hingga Scooby Doo, yang sangat dekat dengan kehidupan anak-anak milenial.

Unsur fantasi tidak serta-merta mengganggu akidah anak-anak karena mereka tentunya dapat menyadari bahwa kejadian dalam film hanya fiksi belaka.

Oleh karena itu, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk membimbing anak-anak memahami cerita-cerita fiksi, tanpa harus mematikan daya imajinasi mereka.

"Percaya deh, anak yang sejak kecil tumbuh dengan cerita-cerita fantasi akan punya cara berpikir yang lebih luas. Justru di situlah peran orang tua untuk memberikan pengertian," tulis seorang pengguna media sosial.

Poster Film Jumbo
Poster Film Jumbo

"Ceritanya tinggal dijelaskan saja. Dulu kita tumbuh dengan cerita rakyat seperti Sangkuriang dan Timun Mas yang imajinasinya juga tinggi. Mungkin sekarang cerita seperti itu sudah jarang dikenalkan ke anak-anak?" tambah netizen lain.

Ada juga yang menyuarakan pentingnya keterbukaan informasi sejak dini yang dilakukan oleh orang tua.

"Daripada anak-anak disterilkan dari hal-hal seperti ini, lalu saat dewasa mereka menemukannya sendiri tanpa pembekalan dari orang tua, bukankah itu lebih berbahaya? Sama seperti edukasi seks, lebih baik dimulai dari rumah," ujar netizen.

Beberapa komentar bahkan menyebut contoh tokoh-tokoh ikonik seperti Doraemon, Ninja Hattori, hingga Tsubasa yang semuanya hidup dalam dunia fantasi.

"Doraemon itu robot kucing dari masa depan, si Entong punya kaos kaki ajaib, Tsubasa bisa menendang bola dengan efek magis. Semua itu adalah bagian dari dunia imajinasi. Jangan bunuh imajinasi anak-anak," sahut netizen.

Film "Jumbo" jelas membuka diskusi yang lebih luas mengenai batas antara edukasi dan hiburan dalam tayangan anak, serta peran orang tua dalam menjembatani keduanya.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Menarik Lagu Selalu Ada di Nadimu, OST Menyentuh Film Jumbo

5 Fakta Menarik Lagu Selalu Ada di Nadimu, OST Menyentuh Film Jumbo

Entertainment | Minggu, 13 April 2025 | 10:23 WIB

Pesan Inspiratif dari Film 'Jumbo' Sampai ke Hati Anak-anak Yatim Piatu

Pesan Inspiratif dari Film 'Jumbo' Sampai ke Hati Anak-anak Yatim Piatu

Lifestyle | Sabtu, 12 April 2025 | 17:29 WIB

Melihat Don dari Film Jumbo Hadir dalam Bentuk Balon Raksasa 10 Meter, Spot Wajib Foto!

Melihat Don dari Film Jumbo Hadir dalam Bentuk Balon Raksasa 10 Meter, Spot Wajib Foto!

Lifestyle | Sabtu, 12 April 2025 | 11:49 WIB

Ingat Noah, Tangisan BCL Tumpah saat Rekaman OST Jumbo

Ingat Noah, Tangisan BCL Tumpah saat Rekaman OST Jumbo

Entertainment | Sabtu, 12 April 2025 | 10:41 WIB

Fakta Karakter Nurman di Film Jumbo, Terinspirasi dari Tokoh Mahar di Film Laskar Pelangi

Fakta Karakter Nurman di Film Jumbo, Terinspirasi dari Tokoh Mahar di Film Laskar Pelangi

Entertainment | Kamis, 10 April 2025 | 16:37 WIB

Kebetulan Tak Terduga, Ternyata Ada Pabrik Gula di Film Jumbo

Kebetulan Tak Terduga, Ternyata Ada Pabrik Gula di Film Jumbo

Entertainment | Kamis, 10 April 2025 | 07:23 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×