Habib Jafar Simpan Kritik untuk Film Jumbo, Kini Sedang Fokus Beri Dukungan

Yohanes Endra

Minggu, 20 April 2025 | 17:48 WIB
Habib Jafar Simpan Kritik untuk Film Jumbo, Kini Sedang Fokus Beri Dukungan
Habib Jafar nonton film Jumbo (Instagram)

Suara.com - Habib Jafar membagikan pengalamannya usai menonton film Jumbo.

Tak sendirian, pendakwah tersebut mengajak para pengikutnya di kampung untuk bersama-sama nonton film animasi terlaris se-Asia Tenggara itu.

"Saya ajak follower saya di kampung untuk ikut nonton bareng. Karena kebetulan film-film Indonesia bagi saya lagi bagus-bagus," kata Habib Jafar dikutip dari akun Instagram pribadinya pada Sabtu (18/4/2025)

Usai menyaksikan Jumbo, Habib Jafar mengaku kagum karena banyak sekali nilai-nilai positif yang bisa diambil dari film produksi Visinema itu.

"Ada setumpuk nilai keren di film animasi anak negeri yang bikin kita bangga ini," imbuhnya

"Ada nilai perlawanan pada bullying yang memang menjadi satu dari tiga dosa besar pendidikan kita, yaitu, bullying, intoleransi, dan kekerasan seksual," katanya menyambung.

Beberapa isu yang ada di Indonesia seperti fatherless juga menjadi salah satu isu yang disorot oleh pendakwah kelahiran Bondowoso itu.

"Juga ada isu fatherless yang juga disorot yang memang salah satu problem di Indonesia," ujarnya.

baca juga

Pelajaran soal moral juga tak luput menjadi nilai-nilai positif dalam Film garapan Ryan Adriandhy itu.

"Ada juga nilai moralitas tentang amanat atas janji agar ketika dewasa nanti anak tak munafik pada janji- janjinya," kata Habib Jafar.

"Terselip juga nilai Jihad Al Akbar (jihad besar) alias kesatriaan melawan ego," ujarnya menyambung.

Momen saat Don yang egois karena tak mau mendengar pendapat para sahabatnya juga tak luput dari sorotan pendakwah tersebut.

"Eh ada juga tentang pentingnya mendengar: karena kita sering diajari dan diapresiasi soal membaca, menulis, menghitung, dan bicara, tapi tidak dengan mendengar," katanya.

Isu-isu sosial hingga mancanegara, menurut Habib Jafar, juga menjadi salah satu pelajaran dalam film Jumbo.

"Juga tentang perlawanan pada mafia tanah yang kita bisa relevansikan ke mana-mana.Baik masalah mafia tanah di negeri ini, hingga perampasan tanah di Palestina oleh musuh kita semua," ujar pria 37 tahun itu.

Ada juga nilai-nilai Islami yang diceritakan saat adegan Don membantu sahabat hantunya, Meri, mempertahankan makam kedua orang tuanya.

"Bagi saya film ini juga beririsan dengan nilai keislaman kita karena ada perjuangan menjaga makam lantaran memang kita meyakini bahwa yang sudah wafat itu bisa masih hidup," kata habib berdarah Madura itu

Film Jumbo

Film Jumbo
Film Jumbo

Apresiasi yang diberikan untuk film Jumbo tak lepas dari sosok di balik film animasi tersebut 

Habib Jafar juga memuji sang sutradara, Ryan Adriandhy, yang berperan memajukan industri Tanah Air.

"Saya juga mengapresiasi karena kayaknya ini satu langkah maju lagi dari stand up comedy Indonesia, yaitu berperan dalam memajukan animasi Indonesia," katanya.

"Setelah komedi, mereka ikut memajukan industri film, televisi, dan lain-lain. Bahkan ikut bantu saya dalam industri nasihat alias dakwah," ujar Habib Jafar.

Terlepas dari pujian yang dilontarkan, Habib Jafar juga mengaku memiliki beberapa kritik yang akan disampaikan untuk film Jumbo.

Namun ia memilih menyimpannya untuk disampaikan nanti di saat yang tepat.

"Terakhir, apakah ada catatan kritikan untuk film Jumbo? Tentu ada! Tapi ceritanya nanti aja buat masukan ke depannya. Sekarang kita fokus mendukung dulu karena ini capaian terbaik bagi animasi Indonesia," tutupnya.

Unggahan Habib Jafar mendapatkan respons beragam dari warganet.

"Saya setuju di slide terakhir. Bukan gak ada kritik untuk film ini, tapi lebih ke mendukung film animasi Indonesia jauh lebih baik, alih-alih menaruh banyak catatan," kata akun @adru***

"Tapi sayangnya gak ada scene warung Madura bib," komen akun @sri1***

"Keren bib, mengapresiasi tanpa menjelekkan," komen akun @went**

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pencipta Lagu Selalu Ada di Nadimu, OST Jumbo yang Menggema di Gereja Katedral Semarang

Pencipta Lagu Selalu Ada di Nadimu, OST Jumbo yang Menggema di Gereja Katedral Semarang

Entertainment | Minggu, 20 April 2025 | 16:59 WIB

Apresiasi Film Jumbo yang Menginspirasi Animasi Indonesia

Apresiasi Film Jumbo yang Menginspirasi Animasi Indonesia

Lifestyle | Minggu, 20 April 2025 | 15:30 WIB

Terus Melesat, Jumbo Masuk 10 Besar Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa

Terus Melesat, Jumbo Masuk 10 Besar Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa

Your Say | Minggu, 20 April 2025 | 07:09 WIB

10 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Urutan Berapa?

10 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Urutan Berapa?

Entertainment | Sabtu, 19 April 2025 | 14:50 WIB

Peringkat Terbaru Film Indonesia yang Tayang saat Lebaran, Norma Makin Tergelincir?

Peringkat Terbaru Film Indonesia yang Tayang saat Lebaran, Norma Makin Tergelincir?

Entertainment | Sabtu, 19 April 2025 | 13:53 WIB

Terkini

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

×