Diundang Isi Ceramah ke Candi Prambanan, Pengajian Gus Miftah Tuai Pro Kontra

Yohanes Endra, Muhammad Azy Aminullah

Jum'at, 02 Mei 2025 | 09:26 WIB
Diundang Isi Ceramah ke Candi Prambanan, Pengajian Gus Miftah Tuai Pro Kontra
Potret Gus Miftah (Instagram)

Suara.com - Miftah Maulana Habiburrohman alias Gus Miftah kembali tersandung kontroversi. Kali ini, dia disorot karena akan mengisi ceramah di kawasan Candi Prambanan.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, acara bertajuk 'Prambanan Bersholawat' itu akan mengundang Gus Miftah berceramah pada Sabtu, 10 Mei 2025 mendatang.

Akan tetapi, acara pengajian Gus Miftah tersebut tidak mendapat sambutan hangat dari sebagian pihak, di antaranya dari kalangan umat Hindu.

"Selama ini, Mindu kira Prambanan itu candi Hindu. Ternyata bukan, ya?" kata akun Twitter @GlHindu.

Pasalnya, Candi Prambanan diketahui secara historis merupakan candi Hindu dan digunakan sebagai pusat peribadatan umat Hindu Nusantara saat abad ke-9. 

Gus Miftah diundang isi ceramah di kawasan Candi Prambanan (Twitter/@GlHindu)
Gus Miftah diundang isi ceramah di kawasan Candi Prambanan (Twitter/@GlHindu)

"Menurut Mindu nih, ya (1) Prambanan itu Candi Hindu. Harusnya di sana berjapa mantram, kirtanam, seperti beberapa bulan lalu saat ribuan umat Hindu melantunkan 1000 nama Siwa," sambung akun tersebut.

Oleh karena itu, akun Twitter @GlHindu menilai Candi Prambanan digunakan untuk sarana peribadatan agama lain terkesan tidak elok.

"(2) Bila umat lain ingin berdoa di Prambanan, silakan. Doa dalam hati, tapi beramai-ramai dengan branding agama lain, rasanya tidak elok," tutur akun tersebut.

Pemilik akun Twitter tersebut menambahkan, gelaran acara pengajian di Candi Prambanan terkesan tidak menghormati umat Hindu.

baca juga

"Coba gunakan empati: bagaimana kalau umat lain melakukan hal yang sama pada tempat ibadahmu?" ujar akun tersebut.

Pada penutupnya, akun Twitter tersebut berharap pihak panitia membatalkan acara pengajian yang menghadirkan Gus Miftah di kawasan Candi Prambanan.

"(3) Umat Hindu tinggal 1,7 persen. Mbok ben, relakan gitu lho," ucap akun tersebut, dilansir pada Jumat, 2 Mei 2025.

Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam. Sebagian netizen tampak terbelah menjadi kubu pro dan kontra.

"Sebagai pemeluk agama Islam, saya pribadi tidak setuju dengan acara seperti ini. Kenapa tidak dilakukan di tempat yang tidak mengundang polemik?" tulis seorang netizen.

"Itu universal, beda dengan ibadah agama lain," kata netizen lain.

Gus Miftah bersama istri dalam sebuah acara pengajian (Instagram/berita_gosip)
Gus Miftah bersama istri dalam sebuah acara pengajian (Instagram/berita_gosip)

"Gak belain Miftah, tapi gambar candi itu kayaknya buat merepresentasi Kecamatan Prambanannya, seperti ketika bikin brosur Bandung ada gedung satenya. Selama selawatannya gak di dalem candi, ya sah-sah aja," tutur netizen lainnya.

Untuk informasi tambahan, acara pengajian Gus Miftah acap kali mengundang kontroversi. Suami Ning Astuti itu setidaknya pernah 9 kali tersandung kontroversi.

Pada November 2024 lalu, Gus Miftah mengisi acara pengajian di kawasan Magelang. Di tengah-tengah acara, dia mengkritik para pedagang es teh yang mondar-mandir menganggu jalannya pengajian.

Akan tetapi, Gus Miftah menyampaikan kritik kepada penjual es teh dengan bahasa kasar sehingga terkesan menghina dan merendahkan.

Kemudian, kontroversi pengajian Gus Miftah lain adalah ketika berkolaborasi dengan seniman legendaris Yati Pesek. Kala itu, mereka berbicara pasca pertunjukan wayang selesai.

"Es tehmu jik okeh ra? Masih, yo kono didol gob**k (Es teh kamu masih banyak atau tidak? Masih, ya sana dijual gob**k)," tutur Gus Miftah.

Dalam perbincangan tersebut, Gus Miftah mendadak membercandakan fisik Yati Pesek. Dia juga menggunakan diksi tidak senonoh dalam komentarnya.

"Kulo niki bersyukur Bude Yati elek. Nek ayu dadi lonte, to? (Saya bersyukur Bude Yati jelek. Kalau ayu jadi pelacur kan?)" kata Gus Miftah.

Pada 2021, Gus Miftah membuat cara dakwah yang kontroversial di Gereja Bethel Indonesia. Tindakannya ini menuai kritik dari sebagian masyarakat dan menganggap dakwah di tempat ibadah non-Muslim sebagai tindakan yang tidak pantas.

Kontroversi selanjutnya adalah ketika Gus Miftah tertangkap kamera menoyor kepala istrinya, Ning Astuti, di acara Harlah Pondok Pesantren Ora Aji.

Kala itu, Denny Caknan tampil unjuk gigi bernyanyi di acara tersebut. Di tengah-tengah penampilan eks pacar Happy Asmara, Gus Miftah mendadak petakilan dan menoyor kepala istrinya.

Selanjutnya, Gus Miftah tersandung kontroversi usai menyebut Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai partai Wahabi dalam sebuah ceramah di Lampung.

Adapun kontroversi Gus Miftah yang paling membuat heboh adalah soal pementasan wayang mirip pendakwah ustaz Khalid Basalamah.

Dalam lakon bertajuk 'Begawan Lomana Mertobat', seorang dalang bernama Ki Warseno membanting wayang mirip ustaz Khalid Basalamah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Aura Kasih Untuk Dedi Mulyadi: Wilujeung Tepang Taun Kang

Dari Aura Kasih Untuk Dedi Mulyadi: Wilujeung Tepang Taun Kang

Entertainment | Selasa, 15 April 2025 | 15:36 WIB

Dedi Mulyadi Dijodohkan dengan Aura Kasih? Gus Miftah: Siapa Tahu...

Dedi Mulyadi Dijodohkan dengan Aura Kasih? Gus Miftah: Siapa Tahu...

Entertainment | Selasa, 15 April 2025 | 13:41 WIB

Gus Miftah Turun Tangan soal Kisruh Nasab Habib, Ingatkan Bahaya Politik Identitas

Gus Miftah Turun Tangan soal Kisruh Nasab Habib, Ingatkan Bahaya Politik Identitas

Entertainment | Rabu, 09 April 2025 | 19:04 WIB

Beda Adab Letkol Teddy Bertemu Gus Miftah dan Ustaz Adi Hidayat, Ada yang Cium Tangan

Beda Adab Letkol Teddy Bertemu Gus Miftah dan Ustaz Adi Hidayat, Ada yang Cium Tangan

Entertainment | Minggu, 06 April 2025 | 09:49 WIB

Gus Miftah Sentil Fenomena 'Kabur Aja Dulu': Mencintai Negara Itu Bagian dari Iman

Gus Miftah Sentil Fenomena 'Kabur Aja Dulu': Mencintai Negara Itu Bagian dari Iman

Lifestyle | Jum'at, 07 Maret 2025 | 09:18 WIB

Dakwah Soal #KaburAjaDulu, Gus Miftah Malah Dituding Buzzer Pemerintah

Dakwah Soal #KaburAjaDulu, Gus Miftah Malah Dituding Buzzer Pemerintah

Entertainment | Rabu, 05 Maret 2025 | 08:30 WIB

Terkini

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:53 WIB

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

7 Rekomendasi Moisturizer Gel Ringan untuk Naik Motor agar Tidak Kusam Kena Polusi

7 Rekomendasi Moisturizer Gel Ringan untuk Naik Motor agar Tidak Kusam Kena Polusi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

Kenapa Mata Kanan Kedutan? Ini Penyebab Menurut Medis, Waspadai Penyakit Bahaya!

Kenapa Mata Kanan Kedutan? Ini Penyebab Menurut Medis, Waspadai Penyakit Bahaya!

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:44 WIB

Sinopsis I Live In Your Time, Drama Romantis Zhang Ruo Nan dan Wang An Yu

Sinopsis I Live In Your Time, Drama Romantis Zhang Ruo Nan dan Wang An Yu

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:40 WIB

DPRD DKI Dorong ERP Diterapkan 2027, Dananya Akan Dipakai Buat Subsidi MRT hingga Transjakarta

DPRD DKI Dorong ERP Diterapkan 2027, Dananya Akan Dipakai Buat Subsidi MRT hingga Transjakarta

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:39 WIB

UGM Kritik Wacana Pendidikan Gratis Prabowo, Orang Kaya Harus Tetap Berkontribusi

UGM Kritik Wacana Pendidikan Gratis Prabowo, Orang Kaya Harus Tetap Berkontribusi

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:39 WIB

×