"Sami-sami Mbak MJ," balasnya ngakak.
Dari komentar Ari Lasso itu, banyak netizen yang jadi tahu kalau Mulan Jameela juga turut mengendalikan akun sosial media Ahmad Dhani.
Bahkan ada yang sudah tahu sejak Ahmad Dhani dipenjara beberapa tahun lalu karena kasus penistaan agama.
"IG bosse udah dikuasai MJ sejak adp dipanggil MKD," komentar netizen.
"Sudah dari zaman dia dipenjara dulu adminnya MJ," beber lainnya.
Persahabatan Ari Lasso dan Ahmad Dhani
Di tengah banyak kasus pencipta lagu dan penyanyi berseteru gara-gara royalti lagu, Ari Lasso dan Ahmad Dhani punya contoh berbeda.
Dhani mengungkapkan jika Ari Lasso sangat menghargai pencipta lagu.
Ari yang masih sering membawakan lagu-lagu Dewi 19 ciptaan Ahmad Dhani disebut selalu membayar royalti secara pribadi ke Dhani setiap bulannya.
Bukan jumlah yang kecil, Dhani menyebut setiap bulannya mendapatkan uang royalti lagu dari Ari Lasso sebesar Rp50 juta.
"Dari Ari Lasso pribadi saya dapat royalti Rp50 juta per bulan. Itu tanpa ada WAMI, tanpa ada siapa-siapa. Hanya gentleman agreement saja," ucap Dhani menyanjung sikap sahabatnya yang sangat mementingkan sikap tenggang rasa.
Gara-gara pernyataan Dhani itu, Ari Lasso sempat menanggapi tentang royalti Rp50 juta perbulan.
Sambil bercanda, dia meminta netizen tak mempercayai Ahmad Dhani karena terkadarng yang diberikan nominalnya lebih.
"Halaaahhh, Dhani koq dipercayaaaa @ahmaddhaniofficial. Kadang luwih cuukk," tulisnya di postingan Instagramnya pada 8 Maret 2025.
Terlepas dari hubungan profesional, banyak netizen yang menyanjung Ari dan Dhani karena persahabatannya.
Seperti diketahui, Ari Lasso dan Ahmad Dhani sudah berteman sejak SMA. Mereka bersama-sama membuat Dewa 19 saat itu. Meski Ari Lasso akhirnya memilih untuk solo karier.
Sampai sekarang mereka tetap berteman baik, bahkan Ahmad Dhani dengan Dewa 19 kerap mengajak Ari Lasso untuk menjadi vokalis di banyak konser.
"Dhani Lasso... Sahabat Sejati tidak terpisahkan," komentar netizen.
"Sahabat tak terpisahkan dari jaman SMA sampai sekarang," tambah lainnya.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah