Suara.com - Marshanda sempat menerima body shaming dari warganet, gara-gara bentuk badannya yang melebar.
Caca, begitu ia disapa, sempat mencapai bobot tubuh hingga 76 kg.
Namun kini berbeda, Marshanda kembali mendapatkan bentuk tubuh idealnya.
Artis kelahiran 10 Agustus 1989 itu kini memiliki berat badan 55 kg, atau menyusut hingga 21 kg.
Olahraga, memilih makanan makanan yang sehat dan tepat untuk tubuh menjadi salah satu Marshanda memperoleh berat badannya yang sekarang.
![Marshanda saat berkunjung ke kantor Suara.com,Jakarta, Rabu (7/9). [Suara.com/Oke Atmaja]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/09/07/38166-marshanda-di-kantor-suara.jpg)
Namun rupanya, perubahan bentuk tubuh Marshanda karena tuntutan peran dalam film.
Marshanda sempat mencapai berat badan fil 76 karena film berjudul Gendut Siapa Takut?!.
Setelah itu, ibunda Sienna Ameerah Kasyafani ini kembali mendapat tantangan bermain dalam film La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka... di mana Caca diwajibkan menurunkan bobotnya hingga 21 kg.
Tuntutan itu bahkan sampai tertulis resmi di dalam kontrak.
Baca Juga: Bagikan Foto Bersama Putrinya, Penampilan Marshanda dan Sienna Bikin Pangling
"Setahun main karakter gemuk, lalu ditawari karakter yang harus turun 21 kilogram. Itu tertera di kontrak," kata Marshanda, dalam acara Talkshow Trans Fat Free for A Fit Life bersama Forvita Margarin di AEON BSD City, Tangerang, Kamis (29/5/2025).
![Marshanda dan dr Reisa Broto Asmoro di sebuah acara tentang gaya hidup sehat. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/05/31/99124-marshanda-dan-dr-reisa-broto-asmoro.jpg)
"Pressure, tapi justru jadi alasan untuk hidup sehat," kata Caca menyambung.
Untuk mencapai target berat badan ideal, Marshanda pun mulai mebulakatkan tekad dan niatnya.
Bintang series Induk Gajah ini memperbaiki gaya hidup, memperhatikan pola makan, dan menghindari makanan dengan kandungan lemak trans.
Salah satu menu andalannya yakni nasi goreng sehat berbahan dasar oat, bukan nasi biasa.
"Aku ganti nasi dengan oat, dimasak pakai margarin Forvita yang bebas lemak trans. Rasanya enak, dan aku jadi punya energi lebih," ujar Marshanda.
Berapa bulan menjalani diet tersebut, Marshanda pun mulai merasakan dampak positif dari gaya hidup sehat.
Selain bobot tubuh yang menyusut, Marshanda juga merasakan perubahan signfikan.
Marshanda mengaku tidak lagi mudah lelah, sendi-sendi lututnya tak nyeri seperti dulu, dan kualitas tidurnya meningkat.
Hal ini pun turut berdampak pada kondisi mental dan emosionalnya.
"Dulu cepat capek, mood juga gampang naik-turun. Sekarang stamina lebih kuat, syuting enggak gampang lelah, dan saat bersama anak. Aku lebih stabil secara emosional," imbuh Marshanda.
![Marshanda [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/05/31/71208-marshanda.jpg)
Di acara yang sama, Reisa Broto Asmoro, dokter sekaligus health enthusiast, mengingatkan pentingnya menghindari lemak trans, zat berbahaya yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga kanker.
"Kita harus sadar apa yang masuk ke tubuh. Lemak trans meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik. Itu bisa jadi pemicu banyak penyakit kronis," kata Reisa.
Lemak trans umumnya ditemukan dalam makanan olahan yang menggunakan minyak hasil hidrogenasi parsial.
WHO pun telah menyerukan penghapusan global lemak trans melalui inisiatif REPLACE sejak 2023.
Forvita, sebagai merek margarin yang telah hadir sejak 2005, menjawab tantangan itu dengan menghadirkan produk bebas lemak trans tanpa proses hidrogenasi.
"Pada kegiatan ini, kami juga meluncurkan Program Care Forvita Life sebagai bentuk dukungan dan kepedulian pada kanker payudara melalui pembelian produk konsumen telah mendukung program edukasi Kanker Payudara dan juga penyintas Kanker Payudara di Indonesia," ujar Reisa.
Nani Firmansyah dari Yayasan Kanker Payudara Indonesia menambahkan bahwa kanker payudara masih menjadi jenis kanker paling umum di Indonesia.
Dia mengajak masyarakat untuk rutin melakukan gerakan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) sebagai langkah deteksi dini.
Tak hanya edukasi, acara ini juga menyajikan demo memasak sehat dari Chef Viktor Agustino.
Dua menu andalannya yakni Korean Cheese Garlic Bread dan Creamy Miso Udon, menggugah selera tanpa lemak trans.
"Jadi sehat itu bukan cuma soal fisik ramping, tapi juga soal energi, suasana hati, dan bagaimana kita hadir sepenuhnya dalam hidup," tutur Marshanda dengan senyum.