Imbas Laporan Richard Lee, Akun TikTok Doktif Disita Polisi

Yohanes Endra, Tiara Rosana

Kamis, 19 Juni 2025 | 20:44 WIB
Imbas Laporan Richard Lee, Akun TikTok Doktif Disita Polisi
Dokter Detektif alias Doktif didampingi kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis, 12 Juni 2025. [Suara.com/Tiara Rosana]

Suara.com - Perseteruan panjang antara dokter Richard Lee dan dokter Detektif alias Doktif memasuki babak baru.

Usai menjalani pemeriksaan lanjutan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis, 19 Juni 2025 pihak kepolisian memutuskan untuk menyita sementara akun TikTok milik Doktif sebagai bagian dari proses penyidikan.

Doktif yang didampingi kuasa hukumnya menyatakan dirinya sempat terkejut saat mengetahui bahwa akun media sosialnya akan disita polisi.

"Hari ini, dokter cukup surprise ya, kaget, karena ada berita bahwa akun dokter detektif akan disita. Atas laporan dari DRL," kata Doktif kepada awak media usai menjalani pemeriksaan hampir tiga jam.

Menurut Doktif, penyitaan tersebut didasarkan pada laporan Richard Lee terkait tiga hal, yakni konten tentang suplemen White Tomato, pernyataan soal sunscreen, serta tudingan bahwa Richard Lee tidak memiliki izin praktik di salah satu klinik miliknya.

"Atas laporan yang mana? Pertama, tomat putih, yang jelas sudah dirilis oleh Badan POM bahwa itu tidak ada tomatnya. Yang kedua, tentang merendahkan sunscreen. Yang ketiga, karena dokter mengatakan saudara DRL tidak memiliki izin praktik," beber Doktif.

Dokter Detektif alias Doktif didampingi kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis, 12 Juni 2025. [Suara.com/Tiara Rosana]
Dokter Detektif alias Doktif didampingi kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis, 12 Juni 2025. [Suara.com/Tiara Rosana]

"Dokter katakan sekali lagi bahwa itu adalah fakta yang sebenarnya, karena pada saat dokter datang ke klinik Athena Palembang, di situ tidak ada surat izin praktik atas nama Richard Lee," ucapnya menyambung.

Doktif menilai penyitaan akun TikTok miliknya sebagai bagian dari strategi yang telah dia duga sejak awal.

"Inilah yang dari awal dokter sudah duga. Mereka, geng sirkus atau yang mungkin sekarang dokter katakan geng tikus, ingin mengambil akun dokter detektif," sindirnya.

baca juga

Meski akun resminya disita, Doktif mengaku tak gentar. Dia bahkan menyampaikan peringatan kepada Richard Lee.

"Dan dokter ingatkan DRL, kamu jangan berasa berbangga hati bahwa kamu berhasil mengambil akun dokter. Karena akun kamu pun akan penyidik sita juga dalam waktu dekat. Jadi apa yang kamu lakukan tidak akan membuat dokter gentar," tegas Doktif.

Sebagai langkah antisipasi, Doktif mengumumkan bahwa dirinya telah memiliki akun alternatif bernama Dokter Detektif Hero, yang akan dia gunakan untuk tetap aktif menyuarakan kritik dan edukasi kesehatan.

"Dan dari akun dokter detektif akan dokter mengalihkan ke Dokter Detektif Hero di mana dulu juga pernah berusaha DRL hilangkan. Jadi dulu pernah juga dia berusaha menghilangkan tapi dia tidak mengaku, padahal di situ jelas klaim by Richard Lee," paparnya.

Adapun Doktif sendiri tak khawatir meskipun akunnya yang sudah memiliki lebih dari 3 juta followers tersebut kini tak dapat dia akses lagi.

Dokter yang terkenal selalu mengenakan topeng tersebut yakin, rezekinya tak akan luntur meskipun dihalau Richard Lee. 

"Doktif yakin rezeki itu Allah yang atur. Jadi seorang DRL tidak akan bisa menghambat rezekinya dokter. Dokter sama sekali tidak takut, gempar, khawatir bahwa rezeki Doktif akan hilang. Tidak ada. Bahkan dengan kejadian ini, masyarakat akan lebih cerdas, lebih tahu siapakah DRL ini. Siapakah di balik dia," imbuh Doktif.

Latar Belakang Perseteruan Richard Lee vs Doktif

Perseteruan antara Richard Lee dan Doktif bermula pada awal tahun 2025. Doktif menyoroti sejumlah produk kosmetik milik Richard Lee yang dinilainya tidak memiliki izin edar atau tidak sesuai klaim, termasuk suplemen White Tomato dan produk sunscreen. 

Dia juga sempat mempertanyakan legalitas izin praktik Richard Lee di klinik Athena, Palembang.

Akibat sejumlah konten kritis tersebut,  Richard Lee melaporkan Doktif ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Februari 2025 dengan tuduhan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE serta UU Perlindungan Konsumen.

Sementara itu, Doktif mengklaim apa yang disampaikannya adalah bentuk edukasi dan penyampaian fakta kepada publik. Dia juga mengaku pernah melaporkan balik Richard Lee ke Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK).

Hingga kini, proses hukum antara keduanya masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik, terutama di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Verra Oktavianti Bantah Tudingan Pemerasan 6 Oknum Dokter oleh Richard Lee: Ini Fitnah!

Verra Oktavianti Bantah Tudingan Pemerasan 6 Oknum Dokter oleh Richard Lee: Ini Fitnah!

Entertainment | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:05 WIB

Dituduh Danai Terorisme, Intip 3 Sudut Apartemen Sederhana Zakir Naik di Malaysia

Dituduh Danai Terorisme, Intip 3 Sudut Apartemen Sederhana Zakir Naik di Malaysia

Entertainment | Selasa, 10 Juni 2025 | 15:49 WIB

3 Merek Moisturizer Rekomendasi Dokter Detektif, Harga Mulai Rp60 Ribuan

3 Merek Moisturizer Rekomendasi Dokter Detektif, Harga Mulai Rp60 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 10 Juni 2025 | 15:47 WIB

Ada Artis Dituding Tularkan HIV ke Cucu Konglomerat, Siapa?

Ada Artis Dituding Tularkan HIV ke Cucu Konglomerat, Siapa?

Entertainment | Minggu, 08 Juni 2025 | 18:34 WIB

Dokter Richard Lee Curiga Laporan Doktif Cuma Persaingan Bisnis dan Iri Hati

Dokter Richard Lee Curiga Laporan Doktif Cuma Persaingan Bisnis dan Iri Hati

Entertainment | Rabu, 28 Mei 2025 | 07:13 WIB

Terkini

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:01 WIB

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:56 WIB

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:46 WIB

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:34 WIB

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:29 WIB

×