Sinopsis Film Horor Jawa Kental Nuansa Mistis dan Mencekam: Narik Sukmo

Muhammad Yunus

Rabu, 23 Juli 2025 | 20:36 WIB
Sinopsis Film Horor Jawa Kental Nuansa Mistis dan Mencekam: Narik Sukmo
Film Narik Sukmo. Genre Horor Mistik, Thriller Supranatural [Suara.com/Tangkapan Layar]

Suara.com - Sinopsis Film Horor Jawa Kental Nuansa Mistis dan Mencekam: Narik Sukmo

Ayu (Adhisty Zara), seorang mahasiswi fotografi yang logis dan modern, terpaksa pulang ke kampung halamannya yang terpencil, Desa Wangen, setelah menerima kabar kematian ayahnya yang mendadak dan janggal.

Menurut warga, ayahnya ditemukan "tertidur tapi tak bernyawa"—tubuhnya utuh tanpa bekas luka, namun tatapan matanya kosong seolah jiwanya telah direnggut paksa.

Bagi Ayu, penjelasan mistis dari para tetangga hanyalah takhayul usang. Ia yakin ada penjelasan rasional di balik kematian ayahnya.

Namun, Desa Wangen yang ia tinggalkan bertahun-tahun lalu kini terasa berbeda.

Udara terasa berat, senyum ramah warga menyembunyikan ketakutan yang mendalam, dan setiap malam Jumat Kliwon, desa seolah mati suri.

Tidak ada yang berani keluar rumah setelah magrib.

Keanehan mulai menyentuh Ayu secara langsung. Ia dihantui oleh mimpi buruk di mana sesosok bayangan tanpa wajah mencoba menarik sesuatu dari dalam dadanya, meninggalkan rasa sakit dan dingin yang menusuk bahkan setelah ia terbangun.

Suara bisikan dalam bahasa Jawa kuno menggema dari dinding-dinding kayu rumah peninggalan ayahnya.

baca juga

Rasa penasarannya membawa Ayu untuk bertemu dengan Pak Sastro (Lukman Sardi), sesepuh desa yang misterius dan satu-satunya orang yang berani berbicara tentang kutukan yang melanda desa.

Pak Sastro menjelaskan tentang "Narik Sukmo," sebuah ilmu hitam kuno yang memungkinkan pelakunya mencuri jiwa manusia untuk memperpanjang hidup atau menyempurnakan kekuatannya.

Korban tidak mati secara fisik, melainkan menjadi raga kosong, sementara sukma mereka terperangkap dalam siksaan abadi.

Teror semakin nyata ketika satu per satu warga ditemukan dalam kondisi yang sama seperti ayah Ayu. Mereka menjadi "mayat hidup" yang hanya bisa menatap kosong.

Ayu menemukan buku harian tua milik ayahnya yang berisi catatan-catatan mengerikan.

Ternyata, ayahnya sedang menyelidiki dalang di balik ritual Narik Sukmo ini, dan ia sudah sangat dekat untuk mengungkap identitasnya sebelum sukmanya ditarik.

Kini, Ayu sadar ia tidak sedang berduka, melainkan berada di tengah perburuan. Sosok pelaku Narik Sukmo tahu bahwa Ayu memiliki petunjuk terakhir dari ayahnya.

Setiap malam, teror semakin mendekat. Bayangan di sudut mata, ketukan di pintu saat tak ada orang, dan rasa sakit di dadanya yang semakin kuat menandakan bahwa sukmanya adalah target berikutnya.

Dalam keputusasaan, Ayu harus memilih antara melarikan diri untuk menyelamatkan nyawanya atau menyelesaikan perjuangan ayahnya untuk membebaskan jiwa-jiwa yang terperangkap.

Ia harus berpacu dengan waktu sebelum malam Jumat Kliwon berikutnya tiba—malam di mana sang dalang akan melakukan ritual puncak.

Di Desa Wangen, musuh terbesar bukanlah kematian, melainkan kehidupan tanpa jiwa. Dan Ayu harus bertarung melawan kegelapan yang mengincar sukma, satu-satunya hal yang membuatnya menjadi manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Predator Badlands Reboot Total, Yautja Jadi Protagonis? Ini yang Perlu Kamu Tahu

Predator Badlands Reboot Total, Yautja Jadi Protagonis? Ini yang Perlu Kamu Tahu

Entertainment | Rabu, 23 Juli 2025 | 20:10 WIB

Gak Sempat Nonton Ulang? Begini Ending All of Us Are Dead Season 1

Gak Sempat Nonton Ulang? Begini Ending All of Us Are Dead Season 1

Entertainment | Rabu, 23 Juli 2025 | 20:20 WIB

Dalang di Balik Suara Misterius Wall To Wall, Film Korea yang Trending di Netflix

Dalang di Balik Suara Misterius Wall To Wall, Film Korea yang Trending di Netflix

Entertainment | Rabu, 23 Juli 2025 | 20:30 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×