Rumah Eko Patrio dan Uya Kuya Dijarah Massa, Giliran Nafa Urbach Minta Maaf dengan Suara Bergetar

Sumarni Suara.Com
Minggu, 31 Agustus 2025 | 05:44 WIB
Rumah Eko Patrio dan Uya Kuya Dijarah Massa, Giliran Nafa Urbach Minta Maaf dengan Suara Bergetar
Nafa Urbach (Instagram/)
Baca 10 detik
  • Nafa Urbach menyampaikan permintaan maaf secara emosional kepada masyarakat Indonesia atas pernyataannya yang kontroversial.
  • Pernyataannya yang mendukung kenaikan tunjangan DPR dianggap tidak peka terhadap kondisi rakyat, memicu kecaman luas.
  • Permintaan maaf ini disampaikan setelah rumah sejumlah anggota DPR RI dijarah massa.

Suara.com - Artis sekaligus anggota DPR RI, Nafa Urbach, merilis video permohonan maaf di akun Instagram pribadinya pada Sabtu tengah malam, 30 Agustus 2025.

Video tersebut muncul setelah rumah dua rekan sesama anggota DPR, Eko Patrio dan Uya Kuya, dijarah massa buntut kemarahan publik atas pernyataan dan perilaku sejumlah wakil rakyat yang dianggap tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, Nafa Urbach tampak emosional. Suaranya bergetar dan matanya berkaca-kaca saat menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Indonesia.

"Selamat malam, dengan segala kerendahan hati dan hormat begitu besar untuk masyarakat Indonesia," ucap Nafa di awal video dengan nada lirih.

"Saya, Nafa Indria Urbach, meminta maaf yang sebesar-besarnya atas setiap perkataan yang keluar dari mulut saya yang menyakiti hati masyarakat Indonesia," lanjutnya sambil menunduk.

Nafa berharap masyarakat bisa membuka hati untuk memaafkan kekhilafannya. Ia menyadari bahwa pernyataannya telah menimbulkan keresahan dan menyakiti banyak pihak.

"Kiranya ada pintu maaf yang besar untuk saya dimaafkan," katanya.

"Sekali lagi, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia," imbuhnya mengakhiri.

Permintaan maaf tersebut datang setelah Nafa menjadi sorotan publik usai pernyataannya yang mendukung penuh kenaikan tunjangan anggota DPR RI.

Baca Juga: Usai Rumah Ahmad Sahroni Diamuk Massa, Giliran Alamat Eko Patrio Disebar

Ia menyatakan bahwa tunjangan rumah sebesar Rp50 juta per bulan adalah sesuatu yang wajar agar para anggota dewan bisa tinggal lebih dekat dengan Gedung DPR.

Menurut Nafa, ia kerap mengalami kemacetan parah ketika harus menempuh perjalanan dari rumahnya di kawasan Bintaro menuju Senayan. Hal ini disebutnya sebagai hambatan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Namun, pernyataan itu justru memicu kemarahan publik. Banyak yang menilai komentar Nafa tidak menunjukkan empati terhadap kondisi rakyat yang sedang menghadapi tekanan ekonomi.

Di media sosial, nama Nafa Urbach pun langsung menjadi trending topic, disertai kritik tajam dan tuntutan agar ia mundur dari jabatannya.

Beberapa warganet bahkan membandingkan keluhan Nafa dengan realitas masyarakat biasa yang harus menghadapi kemacetan, transportasi umum yang padat, serta beban ekonomi yang jauh lebih berat, tanpa tunjangan atau fasilitas istimewa.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?