Rumah Dijarah dan Dibakar, Uya Kuya: Aku Ikhlas Aja...

Ferry Noviandi Suara.Com
Minggu, 31 Agustus 2025 | 03:37 WIB
Rumah Dijarah dan Dibakar, Uya Kuya: Aku Ikhlas Aja...
Uya Kuya pasrah rumahnya dijarah dan dibakar. [Suara.com/Tiara Rosana]
Baca 10 detik
  • Rumah megah Uya Kuya di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi sasaran amuk massa.
  • Tanpa adanya penjagaan aparat keamanan, massa dengan leluasa masuk dan mengacak-acak setiap sudut rumah.
  • Uya Kuya sedih, tetapi dia sedih karena kucingnya ikut dijarah.

Suara.com - Setelah Ahmad Sahroni dan Eko Patrio, penjaraha juga terjadi di rumah Uya Kuya, artis yang juga anggota DPR, yang belakangan mendapat kecaman dari masyarakat.

Pada Sabtu (30/8) malam hingga Minggu (31/8/2025) dini hari, rumah megah Uya Kuya di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi sasaran amuk massa.

Aksi anarkis ini tidak hanya menyebabkan penjarahan harta benda, namun juga perusakan parah hingga pembakaran yang meluluhlantakkan kediaman sang presenter kondang.

Rekaman video yang viral di media sosial menunjukkan ratusan orang berbondong-bondong menjebol pagar rumah Uya Kuya.

Tanpa adanya penjagaan aparat keamanan yang memadai, massa dengan leluasa masuk dan mengacak-acak setiap sudut rumah.

Berbagai barang berharga, mulai dari barang mewah hingga koleksi kucing peliharaan Uya Kuya yang ditaksir bernilai puluhan juta rupiah, raib digasak.

Puncaknya, api terlihat berkobar dari dalam kediaman, menambah daftar kerugian materiil yang dialami Uya Kuya dan keluarga.

Menanggapi musibah ini, Uya Kuya menyatakan kesedihan mendalam, terutama atas hilangnya kucing-kucing kesayangannya.

Namun, ia berusaha ikhlas menerima cobaan tersebut. Uya juga mengklarifikasi bahwa insiden ini kemungkinan besar dipicu oleh hoaks dan kesalahpahaman yang beredar di masyarakat, termasuk video jogetnya di DPR yang disalahartikan sebagai perayaan kenaikan gaji.

Baca Juga: Kronologi Mencekam Penyerbuan Rumah Uya Kuya: Menit per Menit Pagar Dijebol Hingga Harta Dijarah

"Aku ikhlas saja, enggak apa-apa aku ikhlas. Cuma yang sedih kucing-kucing, makhluk hidup dijarah," ujar Uya, seraya menegaskan bahwa ia dan keluarganya dalam kondisi aman dan tidak berada di lokasi saat kejadian.

Insiden penjarahan dan pembakaran rumah Uya Kuya ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, rumah anggota DPR lain seperti Ahmad Sahroni dan Eko Patrio juga menjadi target amuk massa.

Rentetan peristiwa ini mencerminkan gelombang kemarahan publik yang memuncak terhadap para wakil rakyat, dipicu oleh berbagai kebijakan kontroversial pemerintah dan isu-isu yang dianggap menyengsarakan rakyat.

Video joget anggota DPR, termasuk Uya Kuya, yang viral di tengah kondisi tersebut, semakin memanaskan situasi dan memicu kemarahan kolektif.

Tragedi yang menimpa Uya Kuya ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya komunikasi yang transparan antara wakil rakyat dan masyarakat.

Ketika kepercayaan terkikis dan informasi disalahpahami, amarah dapat dengan mudah tersulut dan berujung pada tindakan anarkis yang merugikan semua pihak.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?