Giliran Rumah Uya Kuya Diserbu Massa: Pagar Dijebol, Harta Benda Dijarah: Dari Rakyat Untuk Rakyat

Andi Ahmad S

Minggu, 31 Agustus 2025 | 00:32 WIB
Giliran Rumah Uya Kuya Diserbu Massa: Pagar Dijebol, Harta Benda Dijarah: Dari Rakyat Untuk Rakyat
Uya Kuya dan istri, Astri Kuya saat berada di Amerika Serikat (Instagram)
Baca 10 detik
  • Kronologi Penyerbuan di Pondok Bambu
  • Penjarahan Brutal Tanpa Kehadiran Aparat

Suara.com - Garis merah kembali dilintasi. Amuk massa yang membakar Indonesia kini tak lagi mengenal batas antara ruang publik dan privat.

Setelah rumah Eko Patrio, kini giliran kediaman anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama alias Uya Kuya, yang menjadi sasaran penyerbuan dan penjarahan.

Pada Sabtu (30/8/2025) malam, rumah politikus Partai Amanat Nasional (PAN) yang berlokasi di Pondok Bambu, Jakarta Timur, digeruduk puluhan massa.

Aksi brutal ini terekam dalam video amatir yang seketika viral di media sosial, menunjukkan betapa rentannya keamanan pribadi para pejabat publik saat ini.

Menurut keterangan dari akun Instagram @infojawabarat yang turut menyebarkan video tersebut, penyerbuan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

"BREAKING: Salah satu kediaman Uya Kuya mulai didatangi massa pada Sabtu (30/8) malam ini sekitar pukul 22:00 WIB. Terlihat puluhan massa merusak bagian rumah hingga menjarah barang-barang yang berada dalam rumah tersebut," tulis akun tersebut dikutip Suara.com.

Dalam rekaman video, terlihat jelas bagaimana massa dengan beringas menjebol pagar rumah bercat putih tersebut sambil meneriakkan yel-yel provokatif.

“Masukin-masukin, bongkar-bongkar!” teriak massa saat berhasil merobohkan pagar.

Setelah berhasil masuk, massa langsung merusak bagian depan rumah, termasuk memecahkan beberapa kaca jendela.

baca juga

Sama seperti beberapa insiden anarkis di daerah lain, penyerbuan rumah Uya Kuya juga diwarnai oleh absennya aparat kepolisian.
Ketiadaan penjagaan ini membuat massa dengan leluasa masuk dan mengacak-acak seluruh isi rumah.

Mereka menjarah semua barang berharga yang bisa dijangkau, bahkan hingga ke lantai dua kediaman tersebut. Beruntung, saat peristiwa mengerikan itu terjadi, Uya Kuya dan keluarganya dikabarkan sudah tidak berada di lokasi.

Fenomena yang tak kalah mengkhawatirkan adalah respons sebagian netizen di kolom komentar video viral tersebut.

Alih-alih mengecam, beberapa di antaranya justru melontarkan komentar bernada sinis dan seolah membenarkan tindakan penjarahan tersebut.

"Dari Rakyat Untuk Rakyat," tulis seorang netizen.

"Betapa bangga nya orang tua uya kuya melihat masyarakat berkunjung kerumah anak nya," tulis netizen lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suara Tahan Tangis Nafa Urbach: Maafkan Semua Perkataan Saya

Suara Tahan Tangis Nafa Urbach: Maafkan Semua Perkataan Saya

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 00:29 WIB

Gerindra Minta Maaf ke Rakyat, Hentikan Tunjangan Dewan dan Larang Anggota ke Luar Negeri

Gerindra Minta Maaf ke Rakyat, Hentikan Tunjangan Dewan dan Larang Anggota ke Luar Negeri

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 00:18 WIB

'Mundur atau Situasi Makin Parah,' Ultimatum Buat Ahmad Saroni, Eko Patrio, Uya Kuya dan Nafa Urbach

'Mundur atau Situasi Makin Parah,' Ultimatum Buat Ahmad Saroni, Eko Patrio, Uya Kuya dan Nafa Urbach

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 23:56 WIB

Uya Kuya Akhirnya Minta Maaf: Beri Saya Kesempatan Lagi untuk Lebih Baik

Uya Kuya Akhirnya Minta Maaf: Beri Saya Kesempatan Lagi untuk Lebih Baik

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 23:24 WIB

Viral Rumah Anggota DPR Eko Patrio Diserbu dan Dijarah Massa, TV Hingga Kulkas Diangkut

Viral Rumah Anggota DPR Eko Patrio Diserbu dan Dijarah Massa, TV Hingga Kulkas Diangkut

Entertainment | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 22:59 WIB

Setelah Rumah Ahmad Sahroni Diamuk Massa, Eko Patrio Minta Maaf Soal Aksi Jogetnya

Setelah Rumah Ahmad Sahroni Diamuk Massa, Eko Patrio Minta Maaf Soal Aksi Jogetnya

Entertainment | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 21:24 WIB

Terkini

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:12 WIB

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:05 WIB

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

×